- Prinsip feng shui menekankan pemilihan warna lembut dan material alami untuk menciptakan aliran energi positif di kamar tidur.
- Penggunaan dekorasi simetris, berpasangan, dan bentuk tumpul sangat dianjurkan guna menjaga keharmonisan.
- Pengaturan pencahayaan, pembatasan elemen cermin, serta pemilihan karya seni bernuansa tenang berperan meningkatkan kualitas tidur.
Suara.com - Kamar tidur merupakan tempat melepaskan lelah sekaligus mengisi ulang energi. Menurut prinsip feng shui, penataan dan pemilihan elemen dekorasi di kamar tidur berperan penting.
Penataan kamar tidur menciptakan aliran energi positif (chi) yang memengaruhi kualitas tidur, kesehatan, hingga keharmonisan hubungan.
Berikut ini cara efektif memilih produk dekorasi untuk kamar tidur menurut fengshui agar tidur menjadi berkualita dan nyaman.
1. Pilih Warna yang Menenangkan
Prioritaskan warna netral seperti krem, beige, soft blue, atau sage green yang mewakili elemen Air dan Kayu.
Hindari elemen dekoratif yang didominasi warna merah menyala atau hitam pekat dalam jumlah berlebihan karena dapat memicu energi yang terlalu aktif (yang) dan mengganggu istirahat.
Saat memilih seprai, cat dinding, atau bantal, pastikan nuansanya lembut dan tidak mencolok.
2. Utamakan Material Alami
Feng shui sangat mengagungkan keaslian alam. Saat memilih sprei, tirai, karpet, atau hiasan dinding, prioritaskan bahan-bahan alami seperti katun, linen, kayu, atau batu alam.
Baca Juga: 4 Cara Menata Kamar Tidur Biar Hoki Sesuai Feng Shui, Lengkap dengan Rekomendasi Produk dari Azko
Bahan sintetis cenderung menahan energi stagnan, sementara material alami membantu menyalurkan aliran energi yang menyegarkan dan menyehatkan.
3. Terapkan Prinsip Simetri dan Berpasangan
Untuk menciptakan keharmonisan terutama dalam hubungan asmara, pilih dekorasi yang berpasangan.
Gunakan dua buah lampu tidur yang identik di kanan-kiri ranjang, dua bantal dekoratif, atau pajangan berpasangan.
Hindari menempatkan objek tunggal atau seni yang menggambarkan kesendirian agar tidak menarik energi kesepian.
4. Hindari Dekorasi Berujung Tajam
Berita Terkait
Terpopuler
- Bedak Wardah Apa yang Cocok untuk Usia 40 Tahun? Ini 5 Rekomendasi Terbaik agar Flawless dan Fresh
- Tak Lagi Disamping Prabowo, Kursi Wapres Gibran Geser Sejajar Menteri di Sidang Kabinet
- 7 Statistik Miris Argentina Saat Dipecundangi Spanyol di Final Piala Dunia 2026
- Persib dan Persija Dikabarkan Tak Lolos IPO di Bursa Efek Indonesia
- Perbedaan Eau De Parfum dan Eau De Toilette, Mana yang Sesuai Kebutuhanmu?
Pilihan
-
Laporkan Hotman Paris ke Polda Metro, PWI Ragukan Ketulusan Permohonan Maaf Sang Pengacara
-
Mendukung Working Mom Mengelola Keuangan Keluarga Lebih Efisien dengan AstraPay
-
Usai Nobar Final Piala Dunia, Bupati Lombok Barat Lalu Ahmad Zaini Kena OTT KPK
-
Menteri PU Dody Hanggodo Bakal Dicopot Agustus? 'Prabowo Tak Suka Menteri yang Bikin Gaduh'
-
Tersangka Don Ritto Dikawal Rantis Brimob saat Tiba di Kejagung, Emas hingga Brankas Ikut Dibawa
Terkini
-
Bukan Sekedar Catatan Masa Lalu, Peristiwa Kudatuli Merupakan Simbol Perjuangan Lawan Ketidakadilan
-
Usut Aliran Rp 91 Miliar Suap Bea Cukai, KPK Tetapkan Tersangka Baru
-
Korupsi Disebut Kejahatan HAM, Mengapa Hak Korban Belum Jadi Perhatian?
-
Aksesori Estetik Makin Digemari, Ini Tempat Belanja Lengkap Incaran Reseller hingga Jastiper
-
Salah Setting Aplikasi Navigasi, Pemotor RX-King Nekat Masuk Tol Jagorawi
-
Anggaran Jasa Belanja Tenaga Ahli Banten Tembus Rp55,47 Miliar, Kepala BPKAD Mengaku Kaget
-
Jembatan di Serang Mulai Dibangun Andra Soni Usai 25 Tahun Tak Tersentuh Perbaikan
-
Langkah Kecil yang Diam-Diam Bisa Membuat Perempuan Lebih Percaya Diri
-
JPMorgan Optimistis Kepada BBRI, Saham Dinilai Masih Murah
-
Fakta Lain Hibah Kapal Induk Giuseppe Garibaldi: Dua Lembaga Negara Italia Boikot