- Pelari pria harus mengukur kaki pada sore hari untuk mengakomodasi pembengkakan alami akibat aktivitas harian.
- Gunakan kaos kaki yang tepat dan pastikan terdapat ruang sekitar satu sentimeter bagi ibu jari.
- Pemilihan ukuran yang akurat meningkatkan performa serta mencegah risiko lecet, nyeri, hingga cedera saat lari.
4. Pilih Model Sesuai Bentuk Kaki
Pria memiliki variasi bentuk kaki: lebar, sempit, atau tinggi lengkungan. Pilih sepatu dengan toe box yang sesuai.
Jika kaki lebar, hindari model tapered yang menyempit di ujung. Coba beberapa brand karena setiap merek punya ukuran berbeda meski labelnya sama (misalnya UK 9 di Nike vs Adidas). Perhatikan juga drop heel-to-toe dan tipe pronasi kaki.
5. Coba Sepatu untuk Lari
Setelah membeli, gunakan sepatu tersebut untuk lari pendek 3-5 km di rumah. Perhatikan apakah muncul hot spot, lecet, atau rasa tidak nyaman setelah 20-30 menit.
Sepatu lari yang benar terasa nyaman sejak awal, bukan “akan nyaman setelah di-break in”. Pilih toko yang memberikan kebijakan pengembalian 30 hari jika ternyata kurang pas.
Memilih ukuran sepatu lari pria memang butuh ketelitian. Kaki yang nyaman mendukung performa lebih baik dan mengurangi risiko cedera jangka panjang.
Jangan ragu berkonsultasi dengan staf toko khusus running atau podiatrist jika memiliki masalah kaki khusus.
Baca Juga: 5 Tips Meletakkan Sepatu di Rumah Menurut Feng Shui agar Rezeki Tidak Seret
Berita Terkait
-
4 Sepatu Lari Terbaik untuk Jarak 5-10K, Nyaman Dipakai Daily Trainer hingga Race
-
Beli Onitsuka Tiger Ori di Mana? Ini Rekomendasi Toko Tepercaya untuk Hindari Barang Palsu
-
7 Walking Shoes Lokal Tanpa Tali Mulai Rp100 Ribuan, Nyaman dan Praktis untuk Jalan Jauh
-
5 Rekomendasi Sepatu Lari Lokal yang Nyaman dan Tahan Lama, Performa Bagus Mulai Rp300 Ribu
-
Asics Gel Nimbus 27 Vs Asics Novablast 5, Mana Sepatu Lari yang Cocok untuk Long Run?
Terpopuler
- Bedak Wardah Apa yang Cocok untuk Usia 40 Tahun? Ini 5 Rekomendasi Terbaik agar Flawless dan Fresh
- 7 Statistik Miris Argentina Saat Dipecundangi Spanyol di Final Piala Dunia 2026
- Persib dan Persija Dikabarkan Tak Lolos IPO di Bursa Efek Indonesia
- Perbedaan Eau De Parfum dan Eau De Toilette, Mana yang Sesuai Kebutuhanmu?
- 3 HP Murah dengan Kamera Underwater Rp2 Jutaan, Cocok Buat Foto dan Video dalam Air
Pilihan
-
Laporkan Hotman Paris ke Polda Metro, PWI Ragukan Ketulusan Permohonan Maaf Sang Pengacara
-
Mendukung Working Mom Mengelola Keuangan Keluarga Lebih Efisien dengan AstraPay
-
Usai Nobar Final Piala Dunia, Bupati Lombok Barat Lalu Ahmad Zaini Kena OTT KPK
-
Menteri PU Dody Hanggodo Bakal Dicopot Agustus? 'Prabowo Tak Suka Menteri yang Bikin Gaduh'
-
Tersangka Don Ritto Dikawal Rantis Brimob saat Tiba di Kejagung, Emas hingga Brankas Ikut Dibawa
Terkini
-
5 Cara Memilih Ukuran Sepatu Lari Pria yang Tepat agar Nyaman dan Terhindar dari Lecet
-
Posisi Duduk Gibran Bergeser di Sidang Kabinet, Sinyal Hubungan Tak Lagi Satu Irama dengan Prabowo?
-
Investor Asing Mulai Ragu, Purbaya Mulai Berburu Dana ke Pasar Obligasi China
-
Ketika Alam Dikorbankan demi Penerimaan Negara yang Tak Sebanding
-
Bahlil Yakin Mobil Hidrogen Bakal Saingi Kendaraan Listrik
-
Simfoni Mobilitas Jakarta: Menemukan Ketenangan Lewat Integrasi Transportasi Publik
-
Cegah Gugatan Berulang di MK, DPR Matangkan RUU Pemilu agar Lebih Sempurna
-
2 Juta Warga Tumpah Ruah di Madrid Sambut Timnas Spanyol Kampiun Piala Dunia 2026
-
Rupiah Paling Kuat se-Asia, Tembus Level Rp17.888 per Dolar AS
-
Jakarta IP Market 2026 Hadir untuk Mendorong Lahirnya Kolaborasi dan Peluang Bisnis Baru