-
- Pengukuran panjang inseam memberi acuan ukuran frame lebih akurat dibanding tinggi badan.
- Sisa ruang standover height krusial untuk keamanan saat turun di medan ekstrem.
- Ukuran frame yang tepat mencegah cedera otot punggung serta mengoptimalkan kayuhan.
Suara.com - Memilih ukuran frame atau rangka sepeda gunung (mountain bike) yang tepat merupakan langkah paling krusial sebelum memutuskan untuk membelinya.
Ukuran rangka yang pas akan memberikan kontrol maksimal saat melintasi jalur bergelombang serta mencegah risiko cedera otot.
Banyak pesepeda pemula hanya berfokus pada desain atau ukuran roda saat memilih kendaraan untuk menjelajah alam.
Padahal, ketidaksesuaian ukuran frame dapat menyebabkan rasa pegal luar biasa pada area punggung dan lutut.
Berikut adalah panduan lengkap mengenai tips memilih ukuran frame sepeda gunung yang pas agar pengalaman bersepeda Anda lebih maksimal.
1. Gunakan Tabel Tinggi Badan sebagai Referensi Awal
Cara termudah untuk menentukan ukuran frame adalah dengan merujuk pada tinggi badan Anda. Produsen sepeda biasanya memberikan panduan ukuran dalam bentuk S (Small), M (Medium), L (Large), hingga XL.
Meskipun setiap merek memiliki standar yang sedikit berbeda, berikut adalah acuan umum:
Tinggi 150 cm – 165 cm: Frame S (13 - 15 inci)
Baca Juga: 5 Sepeda Gunung MTB Polygon Termurah, Tangguh dan Awet Untuk Harian
Tinggi 165 cm – 175 cm: Frame M (16 - 18 inci)
Tinggi 175 cm – 185 cm: Frame L (19 - 20 inci)
Tinggi di atas 185 cm: Frame XL (21 inci ke atas)
Catatan: Selalu cek situs resmi produsen sepeda yang ingin Anda beli, karena geometri tiap merek (seperti Polygon, United, Specialized, atau Giant) bisa berbeda.
2. Ukur Inseam (Panjang Kaki Bagian Dalam)
Tinggi badan saja terkadang menipu karena ada orang yang memiliki torso panjang namun kaki pendek, atau sebaliknya. Oleh karena itu, mengukur inseam sangatlah penting.
Berita Terkait
Terpopuler
- Tak Lagi Disamping Prabowo, Kursi Wapres Gibran Geser Sejajar Menteri di Sidang Kabinet
- Media Italia Bongkar Ada Kontrak Lebih dari Rp25 T di Balik Hibah Kapal Induk Giuseppe Garibaldi
- John Herdman Coret 27 Pemain Jelang Timnas Indonesia vs Kamboja di Piala AFF 2026
- Apa Sunscreen Terbaik untuk Flek Hitam pada Usia 50 Tahun? Ini 5 Rekomendasi sesuai Review
- 10 Simbol Feng Shui di Rumah Old Money yang Dipercaya Membawa Kemakmuran
Pilihan
-
Takut Lumpuh, Hotman Paris Pilih Mundur Jadi Pengacara Febrie Usai Pijit di Bojong Gede Tak Mempan
-
Saraf Terjepit, Hotman Paris Putuskan Mundur Jadi Kuasa Hukum Eks Jampidsus Febrie Adriansyah
-
Dokter Tifa Menang, Sidang Kasus Ijazah Jokowi Resmi Dihentikan
-
Menang Lima Gol, Timnas Putri Indonesia Back to Back Juara AFF Women's Cup 2026
-
Sudaryono Jabat Kepala BGN, Sudah Diworo-woro Istana Sejak Selasa Malam
Terkini
-
Ramai Postingan Kurir "Ngelas", Ternyata Ini Maksud Sebenarnya
-
Agent Kim Reactivated: Saat Pertengkaran Remaja Sukses Guncang Dua Negara
-
Kasus Suap Muara Enim Makin Meluas, KPK Periksa Mantan Pj Bupati hingga Kepala Bappeda
-
Puncak Harlah PKB ke-28 Jadi Ajang Kumpul Elite Politik, Prabowo dan Gibran Juga Hadir
-
Bagaimana AI Membantu Sektor Industri Mengelola Konsumsi Energi? Begini Kata Indosat
-
Curhat ke Sri Sultan, GNB Ungkap Krisis Kepercayaan Publik pada Negara Kian Mengkhawatirkan
-
Belajar STEM Sejak Dini Bantu Anak Jadi Lebih Kreatif dan Percaya Diri
-
Cara Memilih Shade Bedak Sesuai Warna Kulit agar Hasil Makeup Tampak Natural
-
PSIM Yogyakarta Datangkan Mantan Bek Timnas Ceko, Ondrej Rudzan
-
RUU Perampasan Aset Belum Rampung, Pemerintah Tunggu DPR