- Pemilik kulit sawo matang dapat mencegah wajah tampak keputihan dengan memilih shade bedak yang sesuai undertone.
- Pemilihan jenis bedak, formula, serta kandungan produk yang tepat sangat menentukan hasil akhir riasan yang natural.
- Penggunaan teknik aplikasi yang tipis serta pengujian produk di bawah cahaya alami membantu menghindari efek seperti kapur.
Suara.com - Bedak adalah andalan makeup untuk meratakan warna kulit, mengontrol minyak, dan membuat wajah tampak matte. Tapi sering kali, bedak justru bikin wajah keputihan — tampil pucat, abu-abu, atau seperti berlapis kapur.
Masalah ini terutama mengganggu pemilik kulit sawo matang hingga gelap. Agar bedak tetap natural dan menyatu sempurna, berikut cara memilihnya dengan tepat.
1. Sesuaikan Shade dengan Undertone Kulit
Kesalahan paling umum adalah memilih bedak hanya berdasarkan warna kulit tanpa memperhatikan undertone. Kulit Indonesia umumnya memiliki undertone kuning, zaitun, atau netral. Bedak yang terlalu pink atau abu-abu mudah membuat wajah terlihat pucat dan keputihan.
Cara terbaik: uji bedak di rahang atau sisi wajah di bawah cahaya alami. Shade yang tepat harus hampir “menghilang” di kulit. Hindari bedak yang terlalu terang dibanding foundation atau warna kulit asli. Banyak merek kini menyediakan shade khusus Asia atau “warm” yang lebih cocok.
2. Perhatikan Jenis dan Formula Bedak
Loose powder atau bedak tabur cenderung lebih mudah terlihat keputihan jika diaplikasikan berlebihan, sementara pressed powder biasanya lebih mudah dikontrol. Pilih formula yang mengandung silica, mica, atau mineral yang menyatu baik, bukan yang terlalu tinggi titanium dioxide tanpa balancing agent.
Untuk kulit berminyak, pilih bedak matte yang oil-absorbing tapi tidak terlalu drying. Untuk kulit kering, carilah bedak dengan sedikit luminosity atau hydrating ingredients agar tidak tampak kapur. Bedak “blur” atau “soft focus” modern sering lebih baik dalam menyamarkan pori tanpa efek putih tebal.
3. Uji di Cahaya Alami dan Berbagai Kondisi
Jangan hanya mengandalkan pencahayaan toko yang kuning atau LED terang. Setelah mencoba bedak, keluarlah ke cahaya matahari atau dekat jendela. Amati apakah warna tetap natural setelah 30–60 menit, terutama saat kulit mulai berminyak.
Selain itu, cek bagaimana bedak bereaksi dengan foundation dan setting spray yang biasa digunakan. Beberapa bedak bagus sendiri, tapi menjadi keputihan saat digabungkan dengan produk lain.
4. Perhatikan Kandungan dan Klaim Produk
Baca label. Bedak yang mengandung high coverage pigment atau “whitening” effect kadang justru memperburuk masalah keputihan. Pilih yang dilabeli “no white cast”, “translucent yang benar-benar transparan”, atau “for medium to deep skin tones”.
Baca Juga: Two Way Cake Apa yang Bagus dan Tahan Lama? Ini 5 Pilihan dan Review Pengguna
Translucent powder klasik sering masih meninggalkan cast putih pada kulit gelap. Solusinya: pilih translucent tinted atau loose powder dengan slight color. Beberapa merek lokal dan internasional kini sudah membuat formula khusus yang lebih ramah untuk kulit sawo matang.
5. Teknik Aplikasi Juga Menentukan
Meski sudah memilih bedak yang tepat, cara pakai tetap penting. Gunakan kuas fluffy atau puff yang sudah diketuk sisa bedaknya (tap-off excess). Aplikasikan secara tipis-tipis, lalu build jika perlu. Jangan “baking” berlebihan di area yang tidak berminyak.
Untuk area bawah mata dan T-zone, pilih bedak yang lebih lembut. Gunakan setting spray setelahnya agar bedak “meleleh” dan menyatu lebih baik, mengurangi risiko tampilan powdery.
6. Coba Sebelum Membeli dalam Jumlah Besar
Manfaatkan tester di counter atau beli ukuran mini/sample dulu. Banyak brand kini menyediakan shade finder online atau virtual try-on.
Baca review dari orang dengan skin tone serupa di platform seperti YouTube, TikTok, atau forum beauty Indonesia.
7. Pertimbangkan Kebutuhan Khusus
Jika sering makeup event atau cuaca panas, pilih bedak long-lasting yang residual-nya minimal. Untuk sehari-hari, bedak ringan sudah cukup.
Pemilik kulit sensitif sebaiknya menghindari bedak dengan fragrance kuat atau bahan yang berpotensi iritasi.
Dengan memperhatikan shade, formula, cara uji, dan teknik aplikasi, bedak tidak lagi menjadi sumber wajah keputihan. Hasilnya lebih natural, seolah-olah kulit memang sehalus itu tanpa lapisan putih yang mengganggu. Pilih dengan teliti, aplikasikan secukupnya, dan wajah akan tetap terlihat fresh sepanjang hari.
Tag
Berita Terkait
Terpopuler
- Guru Besar UII: Publik Tak Cukup Tuntut Maaf, Layak Layangkan Mosi Tidak Percaya pada Prabowo
- Sayembara Rp10 Juta Dedi Mulyadi Dikritik UGM, Dinilai Cermin Gagalnya Negara Jamin Keamanan
- Tak Terima Disita, Pemilik Emas dan Uang Sitaan Kejagung di Kasus Febrie Bakal Ajukan Praperadilan
- Serum Viva untuk Flek Hitam Warna Apa? Ini 2 Varian Terbaiknya
- 5 Rekomendasi Parfum Aroma Vanilla di Alfamart, Wangi Mewah Tahan Lama untuk Harian
Pilihan
-
Adik Kim Jong un ke Indonesia Cs: Hei Antek-antek Asing, Stop Jadi Corong Bayaran AS
-
Melania Trump Hendak Dibunuh saat Belanja Baju, Ada 'Orang Dalam' Berkhianat
-
Bayi 'Putri Duyung' Lahir di OKI, Apa Itu Sirenomelia yang Membuat Kakinya Menyatu?
-
Bukan Sekadar Urusan Nasi Uduk di Matraman, 'Waspada Skenario Kerusuhan Agustus 2026'
-
Penjaga Rumah Febrie Adriansyah Ditemukan Tewas, Mulut dan Hidung Berbusa
Terkini
-
Perry Warjiyo Berpotensi Dipanggil KPK Usai Mundur dari Gubernur BI, Ini Kasusnya
-
Siapa Teuku Jusuf Muda Dalam, Satu-satunya Pejabat dan Gubernur BI yang Dihukum Matii
-
Ekonom UGM Kritik Kebijakan Pemerintah: Data Tak Sinkron hingga Risiko Inflasi dari MBG
-
Kenapa Komunitas Beatbox di Indonesia Bikin Ketagihan? Ini Cerita di Baliknya!
-
7 Cara Memilih Bedak agar Tidak Keputihan
-
Di Mana Tempat Beli Sepatu Salomon Ori? Ini 5 Rekomendasi Toko Resmi dan Tepercaya di Indonesia
-
2 Anak Medan Ditangkap Kasus Narkoba Lintas Pulau, Modus Kirim Paket Ekspedisi
-
Setelah Eksfoliasi Boleh Pakai Moisturizer Niacinamide? Jangan Asal Gabung, Ini 4 Pilihan Terbaik
-
Adik Kim Jong-un Serang Indonesia Cs: Kalian Itu Sesat Pikir dan Bodoh!
-
Pertumbuhan Pelanggan Transjakarta Melambat, Baru 6 Persen Warga DKI Aktif Naik Transportasi Umum