Lifestyle / Female
Kamis, 30 Juli 2026 | 07:00 WIB
Ilustrasi perempuan reapply sunscreen. (Freepik)
Baca 10 detik
  • Masih banyak orang yang belum sadar akan pentingnya reapply sunscreen.
  • Para ahli dermatologi menyarankan agar reapply sunscreen setiap 2 jam.
  • Namun, mengapa harus reapply sunscreen setiap 2 jam sekali?

Suara.com - Banyak dari kita yang merasa sudah aman hanya dengan mengoleskan sunscreen sekali saja di pagi hari sebelum beraktivitas.

Padahal, perlindungan dari sinar matahari bukanlah sesuatu yang bersifat "sekali untuk selamanya". Para ahli dermatologi pun selalu menyarankan agar reapply setiap 2 jam dengan produk sebanyak dua ruas jari.

Namun, mengapa harus reapply sunscreen setiap 2 jam sekali? Kenapa angka tersebut begitu krusial?

Melansir dari Dermatology & Skin Health, berikut adalah alasan ilmiah mengapa kamu tidak boleh melewatkan sesi reapply sunscreen. 

1. Bahan Aktif Sunscreen Mengalami Kerusakan (Breakdown)

Sunscreen bekerja dengan cara membentuk lapisan pelindung di atas kulit. Namun, lapisan ini tidak bertahan selamanya.

Menurut sumber dari Dermatology & Skin Health, bahan aktif dalam sunscreen, terutama jenis kimiawi bekerja dengan
menyerap sinar UV dan mengubahnya menjadi panas untuk dilepaskan dari kulit.

"Bahan aktif dalam sunscreen akan rusak seiring waktu karena terpapar radiasi UV," demikian dijelaskan dalam laman tersebut.

Artinya, semakin lama kamu berada di bawah sinar matahari, semakin cepat efektivitas sunscreen tersebut menurun.

2. Keringat dan Minyak Alami Kulit

Meskipun kamu tidak sedang berenang, kulit kita secara alami memproduksi minyak (sebum) dan keringat sepanjang hari.

Baca Juga: Apakah Sunscreen Badan Boleh Dipakai di Wajah? Begini Anjuran Aman dari Dokter

Cairan tubuh ini dapat melunakkan dan mengangkat lapisan sunscreen yang telah kita aplikasikan.

Akibatnya, perlindungan menjadi tidak merata dan meninggalkan celah bagi sinar UV untuk merusak sel kulit.

3. Gesekan Fisik yang Tidak Disadari

Tanpa disadari, kita sering menyentuh wajah, menyeka keringat dengan tisu, atau bergesekan dengan pakaian dan masker.

Gesekan-gesekan kecil ini cukup untuk menghapus lapisan tipis sunscreen dari permukaan kulit.

Dengan melakukan reapply setiap 2 jam, kamu memastikan bahwa area yang "terhapus" tersebut mendapatkan perlindungan kembali.

4. Tidak Ada Sunscreen yang Benar-Benar "Waterproof"

Banyak produk berlabel water-resistant atau tahan air, namun perlu diingat bahwa tidak ada sunscreen yang sepenuhnya waterproof.

Jika kamu beraktivitas di luar ruangan atau berolahraga, reapply setiap 2 jam atau bahkan lebih sering adalah hal wajib.

5. Memastikan Cakupan yang Lebih Merata

Seringnya pada aplikasi pertama di pagi hari, kita melewatkan beberapa titik kecil seperti area dekat telinga, garis rambut, atau sisi hidung.

Mengaplikasikan ulang sunscreen setiap 2 jam berfungsi sebagai "cadangan" untuk menutupi area-area yang mungkin terlewat sebelumnya, sehingga perlindungan menjadi lebih menyeluruh.

Load More