Lifestyle / Komunitas
Senin, 03 Agustus 2026 | 14:53 WIB
Lambang tunas kelapa Pramuka.
Baca 10 detik
  • Sunardjo Atmodipuro menciptakan lambang tunas kelapa Pramuka yang ditetapkan resmi lewat SK Kwartir Nasional pada tahun 1972.
  • Tunas kelapa bermakna sebagai cikal bakal generasi penerus bangsa yang kuat, tangguh, dan mampu beradaptasi di mana saja.
  • Pohon kelapa melambangkan individu berprinsip tinggi, jujur, serta berguna bagi keluarga, masyarakat, bangsa, dan negara.

Suara.com - Lambang tunas kelapa sudah menjadi identitas Gerakan Pramuka Indonesia sejak lama. Namun, tahukah kamu makna di balik lambang tersebut?

Di balik gambarnya yang sederhana, tersimpan filosofi mendalam tentang karakter yang harus dimiliki setiap anggota Pramuka.

Pencipta lambang  tersebut adalah Sunardjo Atmodipuro,  Andalan Nasional dan Pembina Pramuka.

Dilansir dari laman Pramuka.or.id, lambang tunas kelapa atau nyiur itu ditetapkan melalui SK Kwartir Nasional Nomor 06/KN/72. 

Berikut makna lambang tunas kelapa Pramuka yang terdiri dari 6 kiasan, sesuai dalam lampiran SK.

1. Melambangkan Generasi Penerus Bangsa

"Buah Nyiur dalam keadaan tumbuh dinamakan cikal dan istilah cikal bakal di Indonesia berarti: penduduk aseli yang pertama, yang menurunkan generasi baru."

Buah kelapa yang sedang tumbuh disebut cikal. Dalam bahasa Indonesia dikenal istilah cikal bakal, yaitu asal mula atau generasi yang akan melanjutkan kehidupan.

Karena itu, tunas kelapa melambangkan bahwa setiap anggota Pramuka merupakan generasi penerus yang akan menjaga dan membangun masa depan bangsa Indonesia.

Baca Juga: Alasan Hari Ini 14 Agustus Dinobatkan Jadi Hari Pramuka

2. Menggambarkan Pribadi yang Kuat dan Tangguh

"Buah Nyiur dapat bertahan lama dalam keadaan yang bagaimanapun djuga."

Buah kelapa dikenal mampu bertahan lama meski berada dalam berbagai kondisi. Filosofi ini menggambarkan bahwa seorang Pramuka harus memiliki fisik dan mental yang kuat, pantang menyerah, serta mampu menghadapi berbagai tantangan kehidupan.

Sikap tangguh ini menjadi salah satu karakter penting yang ditanamkan dalam pendidikan kepramukaan.

3. Mampu Beradaptasi di Mana Saja

"Nyiur dapat tumbuh di mana saja, yang membuktikan besarnya daya-upayanya dalam menyesuaikan dirinya dengan keadaan sekelilingnya."

Load More