- Rumah menghadap barat dalam feng shui melambangkan kreativitas, kebahagiaan keluarga, serta memperoleh limpahan sinar matahari sore.
- Kekurangan utama hunian ini adalah suhu ruangan yang cenderung panas sehingga memerlukan ventilasi dan penataan tepat.
- Keberuntungan rumah menghadap barat tidak bersifat mutlak karena dipengaruhi faktor tahun kelahiran dan tata letak bangunan.
Suara.com - Memilih arah hadap rumah menjadi salah satu hal yang sering dipertimbangkan dalam ilmu Feng Shui. Salah satu arah yang cukup umum dijumpai adalah rumah menghadap barat.
Dalam feng shui, arah barat memiliki elemen Logam (Metal) dan berhubungan dengan kreativitas, kebahagiaan, serta keturunan.
Namun, seperti arah lainnya, rumah menghadap barat juga memiliki kelebihan dan kekurangan yang perlu dipahami sebelum membeli atau membangunnya.
Lalu, bagaimana pandangan feng shui terhadap rumah menghadap barat? Berikut penjelasannya.
1. Melambangkan kreativitas dan kebahagiaan keluarga
Dalam feng shui, arah barat dikaitkan dengan elemen Logam dan melambangkan kreativitas, anak-anak, serta kebahagiaan dalam keluarga.
Rumah yang menghadap ke arah ini dipercaya dapat mendukung terciptanya suasana rumah yang harmonis dan penuh semangat.
Bagi mereka yang bekerja di bidang kreatif, seperti desainer, seniman, penulis, hingga content creator, arah barat juga diyakini mampu membantu memunculkan ide-ide baru dan meningkatkan produktivitas.
2. Mendapat sinar matahari sore yang melimpah
Baca Juga: Dari Resep Keluarga ke Petak Enam, Tuan Wen 1980 Hidupkan Lagi Kue Peranakan Tionghoa
Salah satu kelebihan rumah menghadap barat adalah memperoleh paparan sinar matahari pada sore hari. Dari sisi feng shui, cahaya alami dapat membantu menjaga aliran energi positif di dalam rumah sehingga suasana terasa lebih hidup.
Selain itu, pencahayaan yang cukup juga dapat mengurangi kesan lembap dan gelap pada beberapa area rumah.
3. Cocok dipadukan dengan elemen Logam dan Tanah
Karena berada di bawah naungan elemen Logam, rumah menghadap barat akan terasa lebih seimbang jika menggunakan unsur-unsur yang mendukung, seperti warna putih, abu-abu, silver, emas, atau krem.
Material berbahan logam, batu alam, dan keramik juga dianggap mampu memperkuat energi positif menurut feng shui.
Sebaliknya, penggunaan elemen Api secara berlebihan, misalnya warna merah yang mendominasi, sebaiknya dihindari karena dapat melemahkan unsur Logam.
Berita Terkait
Terpopuler
- Putusan MK soal Kuota Internet Hangus Ubah Peta Bisnis Operator, Pakar: Paket Data Bakal Berubah
- Melayat ke Yogya, Susi Pudjiastuti Kenang Sosok Nasirun
- Fortuna Sittard Ogah Jual Justin Hubner ke Klub Super League
- Kado Kemerdekaan: Pemutihan Pajak Kendaraan di Agustus 2026, Buruh dan Ojol Dapat Diskon Khusus
- Prabowo Singgung Nuklir Iran, Badan Atom Internasional Ungkap Faktanya
Pilihan
-
Pagar Besi di Mal-mal, Benarkah untuk Antisipasi Plot Kerusuhan Agustus?
-
Desa Kecil, Mimpi Mendunia: Ketika Kolaborasi Mengubah Wajah Kemiren
-
Kejagung Geledah Rumah Eks Jampidsus Febrie yang Pernah Dijaga TNI
-
Kematian Sutrimo dan Rangkaian Kejanggalan yang Muncul dari Kampung Halaman
-
Pengintai Misterius dan CCTV Mendadak, Kejanggalan di Rumah Sutrimo
Terkini
-
Staf KPK Dicecar Penyidik soal Mekanisme Pemerasan Terkait Perkara Bupati Pemalang
-
Feng Shui Rumah Menghadap Barat, Ini Kelebihan dan Kekurangannya
-
Media Singapura soal Pagar Tinggi di Mal Jakarta: Khawatir Ada Demo Besar-besaran Agustus Ini
-
Kuasa Hukum Febrie Adriansyah Bakal Ajukan Praperadilan Terhadap Kejagung dan Polri
-
Memprihatinkan! Hampir Semua Pesantren di Indonesia Belum Penuhi Standar Air Minum dan Sanitasi
-
Perbanyak Gerai AZKO, ACES Raup Cuan Rp390,3 Miliar di Semester I
-
Murah, Mudah Didapat, Sulit Ditinggalkan, Kisah Kelam Mantan Pengguna Obat Keras di Jogja
-
Curhat ke IMF dan World Bank, Purbaya: Saya Menteri Paling Apes di Dunia
-
Krim Malam Bagusnya Dipakai Jam Berapa? Ini Panduan Memilih Produk Sesuai Jenis Kulit
-
Bedak Marcks Warna Pink Cocok untuk Kulit Apa? Kenali Fungsinya sebelum Membeli