Teras Rumah Jadi Kunci Sukses dan Kaya, Begini Cara Mengaturnya Menurut Feng Shui

Sabtu, 29 Agustus 2026 | 11:30 WIB
ilustrasi teras rumah (Pexels/Quang Nguyen Vinh)
  • Pakar Kang Hong Kian jelaskan pentingnya Feng Shui teras rumah.

  • Ruang tamu di bagian depan rumah diibaratkan rahang penampung hoki. 

  • Teras rumah subsidi bisa disulap jadi serambi berpenyekat penarik rezeki. 

Suara.com - Dalam ilmu Feng Shui, teras rumah bukan sekadar area transisi antara luar dan dalam ruangan.

Teras rumah ternyata memegang peranan vital sebagai gerbang masuknya energi keberuntungan, kesuksesan, hingga kekayaan bagi penghuninya.

Pakar Feng Shui ternama, Kang Hong Kian, mengungkapkan bahwa banyak pemilik rumah melakukan kekeliruan fatal dalam mengatur teras dan ruang tamu, sehingga rezeki yang seharusnya masuk justru tertolak kembali.

Posisi ruang tamu tidak boleh jauh dari teras rumah untuk mendatangkan rezeki dan kesuksesan bagi penghuni rumah.

Lantas, bagaimana cara mengatur teras rumah agar hoki mengalir deras? Simak ulasannya berikut ini.

Ilustrasi rumah sesuai Feng Shui (Gemini AI)

1. Filosofi Mulut dan Rahang

Kang Hong Kian memberikan perumpamaan yang unik mengenai pintu utama dan area teras atau ruang tamu. Ia mengibaratkan pintu utama sebagai "mulut" dan ruang tamu sebagai "rahang".

"Analoginya, kita butuh mulut yang berseimbangan. Kalau kita makan itu masuknya ke mulut dulu, baru ke kerongkongan, baru ke lambung. Nah, di mulut ada yang namanya rahang. Kalau nggak ada rahang, bagaimana kita bisa mengunyah?" ujar Kang Hong Kian seperti dikutip dari kanal YouTube FSE nthusiast.

Ia menegaskan bahwa rumah yang memiliki pintu utama tetapi tidak memiliki ruang tamu yang jelas di bagian depan akan sulit mendatangkan hoki.

"Bagaimana uang bisa tersedot masuk ke dalam kalau nggak punya rahang untuk mengunyah?" tambahnya.

2. Hindari Ruang Tamu yang Terlalu Masuk ke Dalam

Salah satu pantangan besar dalam Feng Shui adalah meletakkan ruang tamu jauh di dalam rumah, apalagi jika tamu harus melewati lorong panjang atau pintu-pintu lain sebelum sampai ke sana.

"Nggak boleh ada ruang tamu di bagian dalam rumah, melampaui atau melewati sebuah lorong, apalagi melewati pintu-pintu kamar. Itu adalah satu pantangan. Kalau itu satu saja nggak ada (ruang tamu di depan), jangan harap ada hokinya," tegas Kang Hong Kian.

3. Solusi untuk Rumah Kecil atau Subsidi

Bagi masyarakat yang memiliki rumah dengan lahan terbatas, seperti rumah subsidi, Kang Hong Kian menyarankan untuk menyulap area teras menjadi ruang tamu.

Terkait
Terkini
Lihat Artikel Lainnya

Dapatkan Aplikasi
Suara.com