- Double cleansing seharusnya membantu membersihkan wajah, bukan membuat kulit semakin bermasalah.
- Cleanser, frekuensi mencuci wajah, dan cara menggosok kulit bisa menjadi pemicunya.
- Produk yang tidak cocok juga dapat membuat beruntusan semakin terlihat.
Beruntusan yang muncul setelah double cleansing bisa saja berkaitan dengan salah satu produk dalam rutinitas tersebut.
Cleansing balm, cleansing oil, makeup remover, maupun cleanser dapat menjadi produk yang perlu dievaluasi jika tekstur kulit mulai berubah setelah pemakaian. Untuk kulit yang rentan berjerawat, produk berlabel non-comedogenic, oil-free, atau won't clog pores dapat menjadi pilihan.
Jika beruntusan muncul setelah mencoba produk baru, perhatikan perubahan tersebut dan pertimbangkan untuk menghentikan produk yang dicurigai.
5. Kulit menjadi terlalu kering
Membersihkan wajah secara berlebihan dapat membuat kulit kehilangan kelembapan dan terasa kering. Kondisi ini juga dapat membuat kulit lebih mudah mengalami iritasi.
Kulit yang terlalu kering dapat memicu produksi minyak lebih banyak. Minyak berlebih kemudian berpotensi menyumbat pori-pori dan menyebabkan breakout.
Setelah membersihkan wajah, gunakan pelembap yang sesuai dengan kondisi kulit. Untuk kulit yang mudah berjerawat, pilih produk dengan keterangan non-comedogenic, oil-free, atau won't clog pores.
Cara Double Cleansing agar Tidak Memicu Beruntusan
Double cleansing sebaiknya dilakukan dengan gerakan yang lembut, bukan menggosok wajah sampai terasa kesat. Tahap pertama dapat digunakan untuk membantu mengangkat makeup dan sunscreen, lalu dilanjutkan dengan cleanser yang lembut.
Baca Juga: Apakah Air Mawar Viva Bisa Memutihkan Wajah? Begini Ulasan Jujur Pengguna
Gunakan ujung jari saat mencuci wajah dan bilas dengan air suam-suam kuku. Setelahnya, keringkan dengan menepuk wajah secara perlahan menggunakan handuk bersih.
Jika wajah justru makin beruntusan setelah melakukan double cleansing, coba evaluasi kembali produk yang digunakan, cara membersihkan wajah, dan frekuensinya. Bila beruntusan terus muncul atau semakin parah, kondisi tersebut sebaiknya diperiksakan untuk memastikan penyebabnya.
Berita Terkait
-
Apakah Air Mawar Viva Bisa Memutihkan Wajah? Begini Ulasan Jujur Pengguna
-
3 Toner Wajah dengan Kandungan Symwhite 377 untuk Samarkan Flek Hitam
-
5 Cleansing Oil Berbahan Plant Oil untuk Kulit Sensitif, Auto Bersih Tanpa Iritasi!
-
5 Cara Membersihkan Wajah Kusam dan Berminyak Secara Alami
-
Sunscreen Viva Bisa Mencerahkan? Cek Klaim Resmi dan Review Pengguna
Terpopuler
- Gus Kikin Pimpin PBNU, Antara Satire 'Salah Dalil' hingga Guyon 'PWNU Jatim Cabang Jakarta'
- 8 Sepatu Jalan untuk Komuter KRL dan MRT yang Empuk dan Awet
- 4 Shio Beruntung Hari Ini 3 September 2026, Kesulitan Karier dan Keuangan Segera Berakhir
- Emil Audero Salah Pilih Klub? Pemerintah Serang Rayo Vallecano: Klub Gak Mampu
- Perbedaan Sunscreen Sejuta Umat Azarine vs Facetology, Bagus Mana?
Pilihan
-
Muncul Kubah Lava Baru di Gunung Anak Krakatau, PVMBG Jawab Kekhawatiran Potensi Tsunami
-
Gunung Anak Krakatau Erupsi Tengah Malam: Fenomena Lava Air Mancur Muncul
-
Gunung Anak Krakatau Meletus Abu Membubung 15 Km, BMKG Jepang Pantau Ancaman Tsunami
-
Gempa M 5,3 Guncang Cilacap Siang Ini, Getaran Terasa hingga DIY dan Jabar
-
Api Masih Merah! 105 Personel Cari Korban Kebakaran Apartemen Pavilion Tanah Abang yang Terjebak
Terkini
-
5 Perbedaan Kulkas Direct Cooling vs No Frost, Penting Diketahui sebelum Membeli
-
Kenapa Sepatu Lari Berwarna Mencolok dan Terang? Alasannya Lebih dari Sekadar Gaya-gayaan
-
Drama China How Dare You: Terjebak di Dunia Novel sebagai Tokoh Antagonis
-
Saiful Tewas Diamuk Massa karena Tuduhan Pencurian Pisang di Lampung Selatan
-
Harga Emas Antam Ambruk Rp30 Ribu, Menuju Level Terendah Sebulan
-
Tablet Xiaomi Pad 9 Pro Max Siap Debut, Bawa Xring O3 yang Diklaim Tembus 5,22 Juta AnTuTu
-
Kemacetan di Pelabuhan Ketapang Mulai Terurai, Antrean Truk dari 16 Km Jadi 7 Km
-
Muncul Kubah Lava Baru di Gunung Anak Krakatau, PVMBG Jawab Kekhawatiran Potensi Tsunami
-
Prajurit Penyiram Air Keras Tak Dipecat, Bentuk Normalisasi Teror Kekerasan Lewat Peradilan Militer?
-
Ahmad Luthfi Tinjau TPA Putri Cempo, Pemadaman dan Perlindungan Warga Menjadi Prioritas