- Penurunan hormon estrogen saat menopause memicu ketidakstabilan produksi melanin yang membuat flek hitam di wajah semakin jelas.
- Wanita berusia 45 hingga 55 tahun rentan mengalami hiperpigmentasi karena kulit menipis serta akumulasi paparan sinar ultraviolet.
- Pencegahan dan perawatan efektif dapat dilakukan menggunakan tabir surya, skincare pencerah, pelembap, serta konsultasi dokter kulit.
Suara.com - Menopause membawa berbagai perubahan besar dalam tubuh wanita, mulai dari hot flashes, gangguan tidur, hingga perubahan suasana hati. Salah satu dampak yang sering terabaikan namun sangat terlihat adalah perubahan pada kulit wajah, khususnya muncul atau semakin parahnya flek hitam.
Flek hitam atau hiperpigmentasi di wajah bisa berupa melasma (bercak simetris di pipi, dahi, atau bibir atas) maupun bintik penuaan (solar lentigo). Kondisi ini tidak berbahaya secara medis, namun sering menurunkan rasa percaya diri.
Pertanyaan yang kerap muncul adalah apakah penurunan hormon saat menopause memicu flek hitam semakin parah di wajah?
Jawaban singkatnya: ya, menopause bisa memicu atau memperburuk flek hitam di wajah pada sebagian wanita. Perubahan kadar estrogen dan progesteron memengaruhi aktivitas sel penghasil pigmen (melanosit). Ditambah dengan penipisan kulit, penurunan regenerasi sel, dan paparan sinar matahari yang menumpuk bertahun-tahun, flek hitam pun semakin terlihat jelas.
Meski tidak semua wanita mengalami perburukan yang sama—beberapa bahkan merasa melasma mereka stabil atau sedikit membaik setelah hormon stabil—banyak yang melaporkan flek semakin gelap atau muncul di area baru. Memahami hubungannya dengan menopause membantu kita mengambil langkah pencegahan dan perawatan yang tepat sejak dini.
Berikut penjelasan lengkap mengenai hubungan menopause dan flek hitam di wajah, beserta tips mengatasinya.
Penurunan Estrogen Mengganggu Regulasi Melanin
Estrogen berperan penting dalam mengatur aktivitas melanosit dan menjaga keseimbangan produksi melanin.
Saat kadar estrogen menurun drastis selama perimenopause dan menopause, regulasi ini menjadi tidak stabil. Akibatnya, sel-sel pigmen lebih mudah bereaksi berlebihan terhadap rangsangan seperti sinar UV.
Beberapa studi menunjukkan bahwa fluktuasi hormon di fase ini dapat memicu produksi melanin berlebih, sehingga flek hitam yang sudah ada menjadi lebih gelap atau muncul bercak baru.
Baca Juga: 3 Toner Wajah dengan Kandungan Symwhite 377 untuk Samarkan Flek Hitam
Kulit Menjadi Lebih Tipis dan Rentan terhadap UV
Selain memengaruhi pigmen, penurunan estrogen juga mengurangi produksi kolagen dan membuat barrier kulit melemah. Kulit yang lebih tipis dan kering lebih mudah ditembus sinar ultraviolet.
Kerusakan akibat paparan matahari yang menumpuk selama puluhan tahun pun semakin terlihat jelas sebagai flek hitam atau bintik penuaan.
Inilah mengapa banyak wanita merasa flek “tiba-tiba” muncul atau semakin parah di usia 45–55 tahun.
Hasil Penelitian yang Bervariasi, Namun Cenderung Menunjukkan Risiko
Beberapa penelitian menemukan hasil campuran. Ada yang melaporkan 38 persen wanita mengalami perburukan melasma setelah menopause, sementara sebagian lain melihat perbaikan atau tidak ada perubahan.
Yang menarik, melasma ekstra-fasial (di luar wajah) lebih sering ditemukan pada wanita pascamenopause.
Artinya, meskipun tidak selalu memicu melasma klasik di wajah, menopause tetap meningkatkan risiko gangguan pigmentasi secara keseluruhan.
Berita Terkait
Terpopuler
- 4 Shio Beruntung Hari Ini 3 September 2026, Kesulitan Karier dan Keuangan Segera Berakhir
- Emil Audero Cabut, Cesc Fabregas Blak-blakan Dibuat Kecewa Kiper Como
- Maarten Paes Mulai Kehilangan Tempat di Ajax, Petinggi PSSI Pasang Badan
- Powder Foundation Wardah untuk Kulit Sawo Matang Shade Apa? Ini 5 Pilihannya
- 5 Shio Beruntung Hari Ini 4 September 2026, Urusan Mulai Lancar
Pilihan
-
Terungkap! Sebelum Audiensi dengan Pimpinan DPR, Botok Ditelpon Prabowo
-
Sebaran Abu Vulkanik Anak Krakatau Terdeteksi hingga Bandung, BMKG Ungkap Dua Klaster
-
Gemuruh Erupsi Gunung Anak Krakatau Terdengar Hingga Pesisir Pandeglang: Bikin Rumah Bergetar
-
Muncul Kubah Lava Baru di Gunung Anak Krakatau, PVMBG Jawab Kekhawatiran Potensi Tsunami
-
Gunung Anak Krakatau Erupsi Tengah Malam: Fenomena Lava Air Mancur Muncul
Terkini
-
Persija Sikat Borneo FC, Ini Klasemen Sementara Pekan I Super League 2026/2027
-
Kapolda-Pangdam Cek Karhutla Siak, Empat Wilayah Riau Jadi Atensi
-
Lantik Pengurus Golkar Jateng, Bahlil Lahadalia Targetkan Penambahan Kursi di Pemilu 2029
-
Jumenengan Hangabehi Sebatas Melengkapi Adat, Gusti Neno: Belum Ada Raja Definitif
-
Erupsi Gunung Anak Krakatau: Lampung Selatan Siaga, Masyarakat Diminta Tak Terpancing Hoaks
-
Terungkap! Sebelum Audiensi dengan Pimpinan DPR, Botok Ditelpon Prabowo
-
Link Streaming Debut Emil Audero Malam Ini Rayo Vallecano vs Racing Santander
-
Bandar Lampung Berselimut Abu Gunung Anak Krakatau, Warga Diimbau Gunakan Masker
-
AHY Bicara Keras di HUT ke-25 Demokrat: TNI-Polri dan ASN Jangan Jadi Alat Politik
-
AHY Tiba-tiba Soroti Aparat Negara Jadi Antek-antek Politik