- Nasi sebaiknya tidak disimpan dalam mode pemanasan rice cooker lebih dari 12 jam.
- Waktu simpan yang terlalu lama dalam rice cooker dapat menurunkan kualitas tekstur dan aroma nasi.
- Penyimpanan nasi sebaiknya memindahkan nasi ke wadah tertutup dan memasukkannya ke dalam lemari es.
Proses pemasakan bergantung pada panas dan uap di dalam rice cooker. Terlalu sering membuka tutup dapat mengganggu proses tersebut dan membuat nasi matang tidak merata.
5. Aduk nasi setelah matang
Begitu nasi matang, aduk perlahan menggunakan sendok nasi bersih. Cara ini membantu melepaskan uap berlebih sehingga nasi tidak terlalu lembap dan menggumpal.
6. Gunakan mode keep warm secukupnya
Mode keep warm sebaiknya digunakan hanya ketika nasi memang akan segera dikonsumsi. Jika ingin menyimpan nasi lebih lama, pindahkan ke wadah bersih dan tertutup, kemudian simpan dengan metode penyimpanan yang sesuai.
7. Simpan ke kulkas
Jika nasi tidak segera dikonsumsi dan hendak disimpan lebih lama, sebaiknya matikan rice cooker dan pindahkan nasi ke wadah bersih serta tertutup.
Untuk keamanan pangan, nasi yang tidak akan segera dimakan sebaiknya didinginkan dan disimpan di lemari es, bukan dibiarkan pada suhu ruang.
8. Jaga kebersihan rice cooker
Saat membersihkan bagian dalam rice cooker, pastikan kabel listrik sudah dicabut. Inner pot dapat dicuci dan dikeringkan dengan lap bersih.
Bagian dalam rice cooker juga bisa dilap secara hati-hati agar tidak lembap dan tetap higienis.