- Sifat abrasif dalam baking soda atau soda kue dapat merusak material halus tertentu di rumah.
- Penggunaan soda kue tidak disarankan untuk pembersihan sejumlah benda.
- Intip 7 benda yang tidak cocok untuk dibersihkan dengan baking soda.
Suara.com - Baking soda atau soda kue bukan hanya bahan pengembang kue. Senyawa natrium bikarbonat (NaHCO) ini juga digunakan untuk membantu membersihkan rumah karena sifat basanya dan teksturnya yang dapat mengangkat kotoran.
Namun, tidak semua material dan perabotan di rumah dapat dibersihkan dengan soda kue yang mudah ditemukan dan harganya terjangkau.
Meskipun soda kue bagus untuk membersihkan banyak permukaan, seperti meja dapur, wastafel, dan bak mandi, teksturnya yang abrasif dapat merusak material yang lebih halus, kata ahli kebersihan Robin Murphy dikutip dari The Spruce.
Karena itu, soda kue sebaiknya tidak dianggap sebagai pembersih serbaguna untuk semua benda yang kotor atau tersumbat.
Berikut tujuh benda yang sebaiknya tidak dibersihkan menggunakan baking soda agar permukaannya tetap terjaga.
1. Perabot dan Lantai Kayu
Soda kue dapat terlalu abrasif untuk permukaan kayu. Penggunaannya berisiko membuat lapisan pelindung dan finishing menjadi kusam atau terkikis.
Untuk perawatan rutin, gunakan pembersih yang memang diformulasikan untuk kayu sesuai petunjuk produsen agar permukaan tetap terlindungi.
2. Meja Marmer dan Granit
Meja marmer dan granit sebaiknya tidak dibersihkan dengan soda kue karena sifat abrasifnya dapat menggores permukaan.
Hindari pembersih keras pada permukaan yang terbuat dari marmer dan granit. Untuk pembersihan ringan, gunakan air dan sedikit sabun cuci piring, lalu lap hingga bersih.
3. Perhiasan Emas Putih dan Permata Tertentu
Soda kue dapat menggores perhiasan dan berisiko mengikis lapisan akhir. Pada emas putih, bahan abrasif dapat merusak lapisan rhodium.
Batu permata tertentu, termasuk mutiara, opal, pirus, dan zamrud, juga perlu perlakuan lembut. Gunakan metode pembersihan sesuai jenis logam dan batu permata.
4. Layar Elektronik