Di Mana Letak Dapur yang Baik Menurut Feng Shui? Begini Posisi yang Disarankan

Senin, 14 September 2026 | 12:40 WIB
Ilustrasi dapur. (Pexels/Curtis Adams)
  • Aturan Feng Shui menyarankan agar letak dapur berada di bagian belakang rumah dan dihindari dari bagian tengah atau dekat pintu utama.
  • Kompor yang melambangkan elemen api harus diberi jarak dari wastafel atau kulkas untuk mencegah ketidakseimbangan energi air dan api.
  • Penghuni rumah perlu menjaga kebersihan dapur serta memastikan pencahayaan dan ventilasi udara berfungsi dengan baik demi kenyamanan.

Dapur yang pintunya atau areanya langsung berhadapan dengan pintu utama juga sebaiknya dihindari. Dalam Feng Shui, kondisi tersebut dipercaya membuat chi yang masuk melalui pintu utama langsung bertemu dengan energi api dari dapur.

Sivana menyebut dapur sebaiknya tidak menghadap pintu depan karena dipercaya dapat mengganggu aliran chi positif yang masuk ke rumah.

Prinsip serupa juga diterapkan pada ruang makan yang sebaiknya tidak langsung terlihat dari pintu utama agar energi yang dipercaya membawa rezeki tidak cepat "keluar".

4. Posisikan Kompor agar Bisa Melihat Pintu Dapur

Bukan hanya letak dapurnya, posisi kompor juga menjadi perhatian dalam Feng Shui. Kompor idealnya berada dalam posisi komando, yaitu orang yang sedang memasak dapat melihat pintu dapur tanpa kompor berada tepat sejajar dengan pintu.

OCBC menjelaskan bahwa posisi tersebut secara simbolis menggambarkan kemampuan penghuni untuk melihat orang, energi, dan peluang yang datang.

Jika posisi kompor tidak memungkinkan untuk melihat pintu, cermin dapat digunakan sebagai alternatif agar pantulan pintu terlihat dari area kompor.

Ilustrasi dapur. (Pexels/Curtis Adams)

5. Jangan Letakkan Kompor Tepat di Sebelah Wastafel

Dalam Feng Shui, kompor mewakili elemen api, sedangkan wastafel mewakili elemen air. Kedua elemen tersebut dianggap bertentangan sehingga sebaiknya tidak ditempatkan terlalu berdekatan.

Laman Scandia menyarankan agar terdapat jarak antara kompor dan wastafel. Jika kondisi dapur tidak memungkinkan, unsur kayu seperti tanaman kecil atau talenan kayu dapat ditempatkan di antara keduanya sebagai penyeimbang menurut prinsip Feng Shui.

6. Hindari Kompor Berhadapan Langsung dengan Kulkas

Selain wastafel, kulkas juga dianggap mewakili elemen air sehingga sebaiknya tidak ditempatkan tepat berhadapan dengan kompor. Interaksi langsung antara api dan air dipercaya dapat menciptakan ketidakseimbangan energi di dalam dapur.

Menurut keterangan di laman Interismo, penting juga untuk menghindari posisi kompor yang berhadapan dengan kulkas maupun terlalu dekat dengan elemen air lainnya. Penataan yang memberikan jarak antara kedua elemen tersebut dianggap lebih harmonis menurut Feng Shui.

7. Buat Posisi Kompor, Kulkas, dan Wastafel Membentuk Segitiga

Jika memungkinkan, tata kompor, kulkas, dan wastafel dengan konsep segitiga tradisional. Ketiganya tidak harus berdempetan, tetapi sebaiknya memiliki jarak yang membuat aktivitas memasak tetap nyaman dan ruang gerak tidak terganggu.

OCBC menyebut susunan segitiga tersebut sebagai salah satu denah dapur yang baik menurut Feng Shui. Selain dianggap lebih seimbang, penataan ini juga membuat aktivitas mengambil bahan makanan, mencuci, dan memasak menjadi lebih praktis.

8. Pastikan Dapur Memiliki Ventilasi dan Pencahayaan yang Baik

Dapur yang gelap dan pengap dianggap kurang baik dalam Feng Shui karena aliran energi di dalamnya dipercaya tidak dapat bergerak dengan lancar. Karena itu, usahakan dapur memiliki jendela, ventilasi, atau cooker hood untuk membantu mengeluarkan asap dan bau.

Scandia menyarankan penggunaan bukaan alami dan ventilasi untuk menjaga sirkulasi udara di dapur. Selain membantu menciptakan suasana yang lebih nyaman, pencahayaan yang cukup juga membuat dapur terlihat lebih bersih dan tidak terasa pengap.

9. Jaga Dapur Tetap Bersih dan Rapi

Kebersihan menjadi bagian penting dalam penataan dapur menurut Feng Shui. Tumpukan sampah, minyak yang menempel, peralatan yang berantakan, serta bahan makanan yang sudah kedaluwarsa dipercaya dapat menciptakan energi yang stagnan.

Karena itu, bersihkan kompor dan wastafel secara rutin serta simpan peralatan dapur dengan rapi. Scandia juga menyarankan untuk membuang makanan yang sudah kedaluwarsa agar area dapur tetap bersih dan nyaman.

10. Hindari Kompor di Bawah Jendela

Posisi kompor tepat di depan atau di bawah jendela dianggap kurang baik dalam sejumlah prinsip Feng Shui. Interismo menyebut posisi tersebut secara simbolis dapat menggambarkan kurangnya dukungan bagi penghuni rumah.

Jika tata letak rumah membuat posisi tersebut sulit diubah, prinsip Feng Shui memiliki beberapa solusi penyeimbang. Namun, dari sisi praktis, pastikan pula posisi kompor tetap aman dan memiliki ventilasi yang memadai.

Pada akhirnya, posisi dapur yang dianggap baik menurut Feng Shui bukan hanya berkaitan dengan arah mata angin, tetapi juga hubungan dapur dengan pintu utama, posisi kompor, elemen air, serta kebersihan ruangan.

Secara umum, dapur di bagian belakang rumah dan tidak berhadapan langsung dengan pintu utama menjadi salah satu pilihan yang paling sering disarankan dalam sumber-sumber Feng Shui yang dibahas.

Perlu diingat, Feng Shui merupakan tradisi atau kepercayaan dalam penataan ruang sehingga manfaat terkait energi, rezeki, atau keberuntungan tidak dapat dianggap sebagai kepastian.

Jika ingin menerapkannya, prinsip-prinsip tersebut dapat dijadikan pertimbangan tambahan tanpa mengabaikan faktor praktis seperti keamanan, ventilasi, pencahayaan, dan kenyamanan saat menggunakan dapur.

Terkait
Terkini
Lihat Artikel Lainnya

Dapatkan Aplikasi
Suara.com