Arti Suara Kucing Menangis Melengking di Luar Rumah Saat Malam Hari Menurut Kepercayaan Jawa

Sabtu, 26 September 2026 | 14:25 WIB
Ilustrasi kucing hitam di ujung gang (Gemini.ai)
BACA 10 DETIK
  • Masyarakat Jawa memiliki tradisi menafsirkan perilaku kucing berdasarkan naskah kuno Serat Ngalamating Kucing.
  • Anggapan suara kucing melengking malam hari sebagai pertanda kematian merupakan mitos tanpa dasar ilmiah.
  • Secara ilmiah, suara kucing melengking malam hari disebabkan aktivitas alami, perilaku seksual, atau masalah kesehatan.

Jadi, tidak tepat jika suara tersebut langsung disimpulkan sebagai tanda akan terjadi kematian atau musibah.

Penjelasan Ilmiah: Mengapa Kucing Menangis atau Melengking Malam Hari?

Dari sisi perilaku hewan, suara melengking pada kucing dapat memiliki sejumlah penyebab yang jauh lebih sederhana.

VCA Animal Hospitals menjelaskan bahwa vokalisasi kucing yang terus-menerus dapat berkaitan dengan perilaku mencari perhatian, perilaku seksual, bermain, masalah medis, rasa tidak nyaman, maupun perilaku agresif. Aktivitas kucing pada malam hari juga bukan sesuatu yang aneh.

Kucing juga dikenal lebih aktif pada waktu sekitar senja dan fajar atau bersifat crepuscular. Karena itu, aktivitas dan vokalisasi kucing dapat lebih mudah terdengar ketika lingkungan sekitar mulai sepi pada malam hari.

Kucing yang belum disteril juga dapat mengeluarkan suara panjang dan keras ketika mencari pasangan. Sementara itu, kucing dapat mengeong atau yowling karena mempertahankan wilayah, berkomunikasi dengan kucing lain, merasa stres, lapar, atau mengalami kondisi tertentu.

Karena itu, suara yang terdengar seperti kucing sedang menangis sebenarnya belum tentu menunjukkan sesuatu yang mistis.

Terkait
Terpopuler
Terkini
Lihat Artikel Lainnya

Dapatkan Aplikasi
Suara.com