- Abdul Latif asal Kediri mengajarkan pengetahuan batin Jawa melalui kelas daring dan komunitas Nafas Batin.
- Ia menerapkan pengalaman disiplin pabrik dan teknologi digital untuk menyusun latihan pernapasan serta olah rasa.
- Latif menolak praktik instan komersial serta mewajibkan muridnya mengutamakan kemandirian dan ikhtiar medis secara berdampingan.
Ia juga rutin menggelar siaran langsung di TikTok melalui akun @nafas.batin, dengan format tenang seperti radio malam. Topiknya meliputi semedi, tirakat, laku luhuring budi, hingga sangkan paraning dumadi, yakni pemahaman tentang asal dan tujuan hidup manusia.
Selain itu, Latif tengah menyiapkan buku berjudul Kawruh Pitulung melalui penerbit yang ia dirikan, Gurusabdo Pustaka. Buku itu berisi tuntunan laku harian, welas asih, dan cara belajar hening secara mandiri.
Semboyan yang ia pakai di situs resminya, gurusabdoroso.id, merangkum arah ajarannya: Laku Hening, Jernihing Roso, Luhur ing Budi.
“Harapan saya sederhana. Orang pulang ke dalam dirinya sendiri, lebih tenang, lebih welas asih, dan tetap memegang agamanya masing-masing,” pungkas Latif.