Punya Akses Keuangan Belum Tentu Finansial Sehat, Ini Tantangan UMKM Perempuan

Selasa, 29 September 2026 | 21:16 WIB
Ilustrasi umkm perempuan. (Unsplash)
BACA 10 DETIK
  • Indonesian Coalition for Financial Health merilis riset pada Kamis, 24 September 2026 di Jakarta.
  • Riset tersebut mengungkapkan bahwa hanya sekitar empat dari sepuluh UMKM Indonesia yang memiliki kesehatan finansial memadai.
  • Amartha bersama mitra meluncurkan program pelatihan serta pembiayaan guna memperkuat ketahanan dan pertumbuhan usaha UMKM.

Ketika usaha mulai berkembang, misalnya, pelaku UMKM juga membutuhkan akses pasar, perlindungan terhadap risiko usaha, serta sumber pembiayaan yang sesuai dengan kebutuhan bisnis.

Salah satu upaya yang dilakukan Amartha bersama Kementerian Pemberdayaan Perempuan dan Perlindungan Anak (KemenPPPA) serta Women's World Banking adalah program “Tumbuhkan Peluang” di Yogyakarta. Program tersebut mengembangkan market linkage dan formalisasi usaha bagi UMKM dan direncanakan diperluas ke Palu serta Palembang.

Amartha juga menyiapkan pembiayaan berupa invoice financing dan export financing bagi UMKM yang mulai berkembang dan membutuhkan dukungan pembiayaan untuk memperluas usaha.

Berbagai upaya tersebut menjadi bagian dari Indonesian Coalition for Financial Health (ICFH), sebuah kolaborasi lintas sektor yang mempertemukan pemerintah, sektor keuangan, dunia usaha, lembaga riset, akademisi, dan komunitas.

Diluncurkan pada Juni 2026, ICFH berfokus pada riset kesehatan finansial, pengembangan inovasi, serta kolaborasi untuk memperkuat kondisi keuangan masyarakat akar rumput, termasuk perempuan pelaku UMKM dan petani kecil.

Bagi pelaku usaha, ukuran sehat secara finansial pada akhirnya bukan hanya seberapa mudah mendapatkan modal, tetapi juga seberapa siap usaha tersebut menghadapi masa sulit dan tetap memiliki ruang untuk tumbuh.

Terkait
Terpopuler
Terkini
Lihat Artikel Lainnya

Dapatkan Aplikasi
Suara.com