- Ahli menyarankan untuk tidak keramas sebelum mewarnai rambut agar minyak alami tetap terjaga.
- Minyak alami kulit kepala berfungsi melindungi diri dari iritasi akibat bahan kimia cat rambut.
- Menghindari keramas dalam 24 hingga 48 jam terakhir membuat hasil warna cat lebih maksimal.
Suara.com - Mengubah warna rambut menjadi salah satu cara terfavorit untuk tampil beda dan lebih percaya diri. Namun, sebelum mulai mengoleskan cat rambut, sering kali timbul pertanyaan, sebaiknya keramas dulu atau tidak, ya?
Banyak orang mengira bahwa rambut harus dalam kondisi sebersih mungkin agar warna cat bisa menempel sempurna. Padahal, jawaban ahli justru sebaliknya.
Saat akan mewarnai rambut, kamu justru sangat disarankan untuk tidak keramas terlebih dahulu. Mengapa demikian? Berikut adalah alasan medis dan teknis di baliknya.
1. Minyak Alami Kulit Kepala Berfungsi sebagai Pelindung
Secara alami, kulit kepala kita menghasilkan minyak atau sebum. Minyak ini bertindak sebagai lapisan pelindung alami yang membentengi kulit kepala dari bahan-bahan kimia keras yang terkandung dalam cat rambut, seperti amonia dan peroksida.
Ketika kamu keramas tepat sebelum mengecat, lapisan minyak alami ini akan hilang terbilas sampo. Dampaknya, bahan kimia dari cat rambut akan bersentuhan langsung dengan kulit kepala tanpa penghalang.
"Hal ini dapat menimbulkan sensasi seperti terbakar, karena tidak ada lapisan minyak yang melindungi kulit kepala," demikian dikutip dari penjelasan medis KlikDokter.
2. Mencegah Risiko Iritasi dan Luka Kecil
Proses keramas yang diiringi dengan pijatan atau garukan jari di kulit kepala sering kali meninggalkan mikro-luka atau goresan halus yang tidak kasatmata.
Jika luka kecil ini terkena cairan cat rambut, reaksinya bisa sangat mengganggu.
"Cara keramas yang tidak tepat berisiko menimbulkan luka kecil atau goresan pada permukaan kulit kepala. Keadaan ini bisa menimbulkan iritasi setelah melakukan pengecatan pada rambut," jelas laman KlikDokter.
3. Hasil Warna Menjadi Lebih Maksimal
Banyak yang khawatir jika rambut sedikit lepek, warna cat tidak akan menyerap. Sebenarnya, minyak alami pada rambut tidak akan menghalangi penyerapan pigmen warna.
Sebaliknya, rambut yang terlalu bersih justru cenderung lebih licin dan kurang ideal untuk menahan pigmen warna kimia. Laman KlikDokter juga menegaskan pentingnya menunda keramas sebelum proses pewarnaan:
"Dan yang paling penting, ketika ingin mengecat rambut, ada baiknya untuk tidak keramas atau mencuci rambut sebelumnya. Selain untuk menghindari efek samping yang tidak diinginkan, tindakan tersebut juga bertujuan agar warna rambut setelah pengecatan bisa benar-benar sesuai dengan harapan," terang laman tersebut.
Berapa Lama Idealnya Tidak Keramas sebelum Cat Rambut?
Idealnya, beri jeda sekitar 24 hingga 48 jam (1–2 hari) dari waktu keramas terakhir sebelum kamu mewarnai rambut. Jangka waktu ini memberikan kesempatan yang cukup bagi kulit kepala untuk memproduksi minyak alami sebagai benteng perlindungan.
Jadi, jika kamu berencana mengubah warna rambut dalam waktu dekat, simpan dulu sampo untuk keramas. Biarkan minyak alami kulit kepala bekerja melindungi agar proses pengecatan berjalan aman, nyaman, dan menghasilkan warna yang cantik memukau.