Kewajiban Sertifikasi Halal Makin Dekat, Industri Kosmetik dan Farmasi Siap Sambut Aturan Baru

Rabu, 30 September 2026 | 22:41 WIB
Ilustrasi kosmetik halal. (Ist)
BACA 10 DETIK
  • PT Darya-Varia Laboratoria Tbk meraih dua penghargaan industri halal terbaik dari Kemenperin di ICE BSD pada 24 September 2026.
  • Penghargaan tersebut diberikan atas keberhasilan perusahaan menerapkan standar halal pada seluruh fasilitas pabrik dan portofolio produknya.
  • Pencapaian ini mendukung persiapan pemberlakuan kewajiban sertifikasi halal tahap berikutnya yang ditetapkan pada 18 Oktober 2026.

Suara.com - Industri halal Indonesia terus berkembang seiring meningkatnya kebutuhan terhadap produk yang tidak hanya aman dan berkualitas, tetapi juga memenuhi standar halal. Penguatan ekosistem ini semakin penting menjelang pemberlakuan kewajiban sertifikasi halal tahap berikutnya pada 18 Oktober 2026.

Ketentuan tersebut mencakup sejumlah sektor strategis, mulai dari makanan dan minuman, kosmetik, farmasi, tekstil, alas kaki dan kulit, hingga tableware dan glassware. Bagi industri farmasi dan kosmetik, kesiapan sertifikasi halal menjadi bagian dari upaya memastikan seluruh proses produksi, mulai dari bahan baku hingga produk jadi, memenuhi ketentuan yang berlaku.

Di tengah persiapan tersebut, PT Darya-Varia Laboratoria Tbk mendapatkan dua penghargaan dalam Indonesia Halal Industry Awards (IHYA) 2026 yang diselenggarakan Kementerian Perindustrian (Kemenperin).

Penghargaan tersebut diberikan pada Kamis, 24 September 2026, dalam rangkaian Halal Indo 2026 di ICE BSD, Tangerang. Darya-Varia meraih penghargaan Perusahaan Industri Kosmetik Halal Terbaik (Subkategori Industri Besar, Terbaik I) serta Perusahaan Industri Farmasi dan Obat Tradisional Halal Terbaik (Subkategori Industri Besar, Terbaik II).

Darya-Varia Sabet Dua Penghargaan IHYA 2026 dari Kemenperin. (Dok. Ist)

Capaian tersebut sekaligus menunjukkan perkembangan penerapan standar halal di sektor farmasi dan kosmetik. Pada IHYA 2025, Darya-Varia sebelumnya meraih predikat Perusahaan Industri Kosmetik Halal Terbaik II pada subkategori industri besar.

Presiden Direktur Darya-Varia, dr. Ian Kloer, mengatakan penerapan jaminan halal bukan hanya berkaitan dengan pemenuhan regulasi, tetapi juga menjadi bagian dari upaya industri menghadirkan produk kesehatan yang aman dan berkualitas.

“Kami bersyukur atas kepercayaan yang diberikan Kemenperin. Penghargaan ini menjadi pengingat bahwa jaminan halal bukan hanya kewajiban regulasi, tetapi komitmen kami kepada masyarakat demi menghadirkan produk kesehatan yang aman dan berkualitas,” ujar Ian dalam keterangan resmi.

Di Darya-Varia, penerapan standar halal mencakup seluruh 231 SKU produk yang telah bersertifikat halal. Seluruh fasilitas pabrik perusahaan juga telah menerapkan Sistem Jaminan Halal dalam setiap tahapan produksi, termasuk memastikan bahan dan peralatan yang digunakan memenuhi standar halal.

Penerapan standar tersebut juga menjadi bagian dari pengembangan bisnis. Penjualan ekspor Darya-Varia tercatat meningkat dari Rp184,4 miliar pada 2024 menjadi Rp234,05 miliar pada 2025 atau tumbuh sekitar 27 persen.

Selain memperkuat proses produksi, perusahaan juga terlibat dalam pengembangan ekosistem halal melalui program CSR Halalpreneur yang telah memasuki tahun kelima. Program tersebut menjadi wadah kolaborasi antara industri, pendidikan vokasi, dan UMKM.

Menurut Ian, kesiapan industri farmasi dan kosmetik menjadi semakin penting seiring dengan semakin luasnya penerapan kewajiban sertifikasi halal.

“Ekosistem halal yang kuat akan meningkatkan kepercayaan konsumen sekaligus daya saing produk Indonesia,” katanya.

IHYA sendiri merupakan penghargaan tahunan pemerintah bagi pelaku industri yang dinilai berperan dalam pengembangan industri halal nasional. Bagi sektor farmasi dan kosmetik, perkembangan ekosistem halal tidak hanya berkaitan dengan sertifikasi produk, tetapi juga bagaimana standar tersebut diterapkan secara konsisten dalam proses bisnis.

Darya-Varia menilai penghargaan yang diterima tahun ini bukan menjadi akhir dari proses tersebut.

“Penghargaan ini bukan garis akhir. Kami akan terus meningkatkan standar dan memastikan konsistensi penerapan sistem jaminan produk halal di seluruh portofolio kami,” tutup Ian.

Terkait
Terpopuler
Terkini
Lihat Artikel Lainnya

Dapatkan Aplikasi
Suara.com