Bukan Sekadar Mandi Biasa, Ini 6 Fakta Unik Festival Air Terbesar di Bhutan

Kamis, 01 Oktober 2026 | 06:45 WIB
Festival air terbesar di Bathing Carnival Bhutan 2026. (Dok. Ist)
BACA 10 DETIK
  • Festival Bathing Carnival Bhutan kedua digelar pada 6 hingga 8 November 2026 di wilayah Telung, Nganglam, PemaGatshel.
  • Acara ini terinspirasi dari tradisi Thruebab yang memadukan aktivitas air, budaya, olahraga, dan hiburan kontemporer.
  • Penyelenggaraan festival bertujuan memperkenalkan wilayah PemaGatshel kepada wisatawan melalui beragam program budaya dan rekreasi alam.

5. BCB juga menjadi cara mengenal PemaGatshel

Bathing Carnival berlangsung di PemaGatshel, wilayah Bhutan bagian timur yang ingin diperkenalkan lebih jauh kepada wisatawan. Penyelenggara menggambarkan PemaGatshel sebagai wilayah dengan lanskap alam, kehidupan masyarakat, dan warisan budaya yang kaya untuk dieksplorasi. BCB diharapkan menjadi pintu masuk untuk mengajak wisatawan menjelajah di luar destinasi Bhutan yang sudah populer.

Singay Dorji, Dzongdag (Gubernur) PemaGatshel, mengatakan penyelenggaraan kedua BCB membawa lebih banyak aktivitas dan program budaya.

“Bathing Carnival Bhutan berkembang menjadi sesuatu yang benar-benar istimewa, menghadirkan kebahagiaan dan makna melalui alam serta perayaan kebersamaan. Pada penyelenggaraan tahun keduanya, kami menambahkan lebih banyak aktivitas menarik, hiburan, program budaya yang bermakna, serta keindahan luar biasa dari dua Dzongkhag untuk menjadikan festival ini sebagai pengalaman yang seru, unik, dan tak terlupakan. Festival ini juga merupakan sebuah ajakan untuk menemukan dan merasakan pengalaman di PemaGatshel, Lotus Valley yang luar biasa di Bhutan bagian timur,” ujar Singay Dorji.

6. Menawarkan pengalaman fly fishing di sungai Bhutan

Aktivitas alam menjadi daya tarik lain dari festival ini. Lungten Jamtsho, Dzongdag Mongar, menyebut pengunjung dapat menikmati pengalaman di sepanjang sungai-sungai yang masih alami, termasuk fly fishing.

“Selamat datang di Bathing Carnival 2.0, sebuah perayaan warisan budaya yang terus hidup di Bhutan bagian timur. Bergabunglah bersama kami di sepanjang sungai-sungai yang masih alami dan lanskap yang megah untuk kembali terhubung dengan tradisi kuno, merasakan pembaruan budaya, serta menemukan ketenangan dari aliran air Bhutan, termasuk pengalaman fly fishing kelas dunia di salah satu sungai terpanjang di wilayah kami,” tutur Lungten Jamtsho.

Terkait
Terpopuler
Terkini
Lihat Artikel Lainnya

Dapatkan Aplikasi
Suara.com