- Pakar dermatologi Blair Jenkins menyatakan bahwa tidak ada perbedaan besar antara sabun batang dan sabun cair untuk perawatan kulit.
- Sabun batang berisiko memicu dermatitis kontak iritan, sedangkan sabun cair berpotensi menyebabkan dermatitis kontak alergi karena kandungan bahan tertentu.
- Blair Jenkins menyarankan konsumen memeriksa label produk serta menyesuaikan formula sabun dengan kondisi dan kebutuhan kesehatan kulit masing-masing.
Karena itu, Blair Jenkins menyarankan agar konsumen lebih memperhatikan label dan mencari produk tanpa pewangi yang diformulasikan untuk kulit sensitif daripada sekadar memilih berdasarkan bentuk sabun.
Artinya, sabun batang maupun sabun cair dapat menjadi pilihan selama formulanya sesuai dengan kondisi kulit masing-masing.
Ada pengecualian bagi orang yang memiliki kondisi kulit tertentu dan membutuhkan formula khusus.
Beberapa sabun medis untuk menangani jerawat atau folikulitis tersedia dalam bentuk sabun cair atau body wash, sehingga dokter kulit mungkin lebih merekomendasikan jenis tersebut sesuai kebutuhan pasien.
Jadi, ketika memilih sabun, jangan hanya melihat apakah produknya berbentuk batang atau cair.
Periksa daftar bahan, pertimbangkan kondisi kulit, dan pilih produk yang tidak membuat kulit terasa terlalu kering, tertarik, atau mengalami iritasi setelah digunakan.