- Sabun Kojie San asli dan palsu bisa memiliki tampilan yang sekilas mirip.
- Perbedaan detail pada kemasan dan label perlu dicermati sebelum membeli.
- Kenali ciri-cirinya agar tidak keliru memilih produk.
Berikut langkah memeriksanya.
- Buka situs resmi Cek BPOM
- Masukkan nomor izin edar atau nama produk pada kolom pencarian.
- Periksa apakah nama produk, merek, ukuran kemasan, dan informasi perusahaan sesuai dengan barang yang dibeli.
- Jika data tidak ditemukan atau tidak cocok, tunda penggunaan produk dan konfirmasikan kepada penjual atau BPOM.
Perlu diingat, nomor BPOM yang tercetak pada kemasan saja belum cukup untuk memastikan keaslian sabun. Informasi tersebut perlu dicocokkan dengan data resmi agar tidak hanya mengandalkan tulisan yang tertera pada produk.
3. Perhatikan Kode Produksi dan Tanggal Kedaluwarsa
Sabun Kojie San asli seharusnya memiliki informasi kode produksi atau batch number serta tanggal kedaluwarsa yang dapat diperiksa.
Menurut situs resmi Kojie San, produk tiruan dapat memiliki kode produksi atau tanggal kedaluwarsa yang tidak dicantumkan maupun dicetak secara tidak wajar.
Pastikan pula tanggal kedaluwarsa belum terlewati. Jika ada keraguan mengenai kode produksi, pembeli dapat meminta konfirmasi kepada penjual atau distributor resmi sebelum menggunakan sabun.
4. Amati Bentuk, Tekstur, dan Aroma Sabun
Kualitas fisik sabun juga bisa menjadi bahan pemeriksaan.
Situs resmi Kojie San menjelaskan bahwa produk aslinya memiliki hasil akhir yang relatif seragam, sedangkan produk tiruan dapat menunjukkan kualitas bentuk atau permukaan yang tidak konsisten.
Aroma yang berbeda dari produk yang biasa digunakan juga patut diperhatikan.
Namun, perbedaan warna, tekstur, atau aroma tidak bisa langsung dijadikan bukti bahwa sabun tersebut palsu. Kondisi penyimpanan, paparan udara, dan lama penyimpanan dapat memengaruhi kondisi produk.
Apabila sabun mengeluarkan aroma yang tidak biasa, berubah secara mencolok, atau memiliki kondisi fisik yang mencurigakan, sebaiknya hentikan pemakaian sampai keasliannya dapat dikonfirmasi.
5. Jangan Tergiur Harga yang Terlalu Murah
Harga juga bisa menjadi salah satu pertimbangan ketika membeli sabun Kojie San.
Harga yang jauh di bawah harga penjual tepercaya patut diperiksa lebih lanjut, terlebih jika disertai foto produk yang tidak jelas atau informasi penjual yang minim.
Sebelum membeli, bandingkan harga dari beberapa toko dan periksa ulasan pembeli, reputasi toko, serta kejelasan informasi produk.
Perhatikan pula apakah foto yang digunakan memperlihatkan barang sebenarnya atau hanya gambar katalog.
Untuk mengurangi risiko mendapatkan produk tiruan, pembeli dapat mengutamakan toko resmi Kojie San Indonesia di marketplace.
Situs resminya menyebut akun penjualan di Shopee, Tokopedia, dan Lazada berada di bawah naungan PT UICCP Indonesia.
6. Beli dari Penjual Tepercaya dan Terapkan Cek KLIK
BPOM menganjurkan masyarakat menerapkan prinsip Cek KLIK sebelum membeli kosmetik. Prinsip ini mencakup pemeriksaan kemasan, label, izin edar, dan kedaluwarsa.
Berikut ringkasan yang bisa digunakan saat membeli sabun Kojie San.
- Kemasan: Pastikan tidak rusak dan tidak menunjukkan kejanggalan.
- Label: Periksa nama produk, komposisi, serta informasi produsen atau importir.
- Izin edar: Cocokkan nomor BPOM dengan data resmi.
- Kedaluwarsa: Pastikan tanggalnya jelas dan produk belum melewati batas penggunaan.
Jika menemukan produk yang diduga palsu atau tidak memenuhi ketentuan, pembeli dapat meminta klarifikasi kepada penjual dan melaporkannya melalui kanal pengaduan resmi BPOM.