- Kipas angin aman dari panas langsung, tetapi pengeringan yang terlalu lama membuat rambut rentan patah.
- Hair dryer mempercepat proses pengeringan rambut, namun suhu tinggi dapat menyebabkan kerusakan jika tekniknya keliru.
- Kesehatan rambut bergantung pada teknik yang tepat serta metode yang disesuaikan dengan kondisi rambut pengguna.
Suara.com - Mengeringkan rambut setelah keramas bisa dilakukan dengan berbagai cara, mulai dari menggunakan kipas angin hingga hair dryer.
Banyak wanita mungkin memilih kipas karena tidak menghasilkan panas, sedangkan lainnya mengandalkan hair dryer agar rambut lebih cepat kering.
Namun, mengeringkan rambut dengan kipas vs hair dryer sebenarnya lebih baik yang mana? Apakah udara dingin dari kipas lebih aman daripada panas dari pengering rambut?
Mengeringkan rambut menggunakan kipas maupun hair dryer masing-masing memiliki kelebihan dan kekurangannya sendiri.
Jawabannya ternyata tidak sesederhana itu karena teknik pengeringan juga berpengaruh terhadap kesehatan rambut. Mari simak ulasannya di bawah ini.
Kelebihan Mengeringkan Rambut dengan Kipas Angin
Menggunakan kipas angin menjadi pilihan praktis bagi orang yang ingin menghindari paparan panas langsung pada rambut.
Aliran udara membantu mempercepat penguapan air, meskipun prosesnya bisa memakan waktu lebih lama dibandingkan hair dryer.
Keuntungan utama metode ini adalah tidak adanya risiko kerusakan akibat panas langsung. Namun, rambut yang dibiarkan basah terlalu lama juga berpotensi mengalami kerusakan.
Dalam artikel Vogue Scandinavia berjudul Air dry vs blow dry – which is really worse for your hair?, penata rambut Cim Mahony menjelaskan bahwa rambut dapat menyerap air hingga 30 persen dari beratnya. Kondisi tersebut membuat rambut mengembang, melemah, dan lebih rentan patah.
Mahony juga menekankan pentingnya untuk tidak membiarkan rambut basah lebih lama dari yang diperlukan. Artinya, meskipun kipas tidak menghasilkan panas tinggi, proses pengeringan yang terlalu lama tetap perlu diperhatikan.
Mengeringkan Rambut dengan Hair Dryer
Hair dryer memiliki keunggulan dalam mempercepat proses pengeringan. Alat ini juga memudahkan pengguna menata rambut sesuai keinginan.
Namun, penggunaan suhu terlalu tinggi atau teknik yang kurang tepat bisa menyebabkan rambut kering, rapuh, dan bercabang.
Meski demikian, penggunaan hair dryer tidak selalu lebih buruk bagi rambut.
"Mengeringkan rambut secara hati-hati menggunakan hair dryer yang tepat pada pengaturan suhu dan kecepatan terendah hingga 90 persen kering lebih baik bagi rambut dibandingkan membiarkannya kering secara alami," menurut Mahony dalam Vogue Scandinavia.
Karena itu, kunci penggunaan hair dryer adalah mengatur suhu, menjaga jarak alat dari rambut, dan terus menggerakkan pengering agar panas tidak terpusat pada satu bagian.