Wajah sebaiknya dibersihkan setiap pagi dengan lembut.
Retinoid dapat meningkatkan sensitivitas kulit terhadap sinar matahari.
Gunakan pelembap dan sunscreen setelah membersihkan wajah.
Suara.com - Apakah sisa krim malam retinol wajib dibersihkan dengan sabun cuci muka pada pagi hari? Pertanyaan ini kerap muncul di kalangan pengguna skincare, terutama mereka yang rutin menggunakan produk berbahan aktif untuk mengatasi jerawat, flek hitam, hingga tanda penuaan.
Retinol merupakan salah satu jenis retinoid, yaitu kelompok bahan turunan vitamin A yang banyak digunakan dalam produk perawatan kulit. Bahan aktif ini dapat membantu memperbaiki tekstur kulit, menyamarkan garis halus, dan mengatasi masalah pigmentasi.
Namun, penggunaan retinol juga perlu disertai perhatian terhadap kondisi kulit dan paparan sinar matahari. Lantas, apakah sisa krim retinol harus dibersihkan menggunakan facial wash setelah bangun tidur?
Apakah Sisa Krim Retinol Wajib Dibersihkan pada Pagi Hari?
Pada umumnya, membersihkan wajah pada pagi hari merupakan bagian dari rutinitas perawatan kulit yang dianjurkan. American Academy of Dermatology (AAD) menyarankan penggunaan pembersih wajah yang lembut untuk membantu menjaga kebersihan kulit.
Setelah menggunakan krim retinol pada malam hari, pengguna dapat mencuci muka pada pagi hari menggunakan facial wash yang sesuai dengan jenis kulit.
Pembersihan ini membantu mengangkat minyak, keringat, kotoran, dan sisa produk yang masih berada di permukaan kulit.
Meski demikian, tidak semua produk retinol memiliki aturan pemakaian yang sama. Karena itu, pengguna perlu mengikuti petunjuk pada kemasan atau arahan dokter, terutama jika menggunakan retinoid yang termasuk obat resep.
Perlu dipahami bahwa membersihkan wajah pada pagi hari merupakan rutinitas kebersihan kulit, bukan berarti semua retinol wajib dihilangkan dengan sabun khusus agar aman terkena sinar matahari.
Penjelasan Dr. Michael Ang tentang Retinoid dan Paparan Matahari
Dokter spesialis kulit Dr. Michael Ang menjelaskan bahwa penggunaan krim malam perlu disesuaikan dengan komposisi bahan aktifnya, terutama apabila produk tersebut mengandung retinoid acid.
Dalam penjelasannya yang dimuat Suara.com pada artikel mengenai penggunaan krim malam untuk pekerja shift malam, Dr. Michael Ang menyebutkan bahwa retinoid acid sebaiknya digunakan pada malam hari. Jika terpaksa digunakan pada siang hari, pengguna perlu memastikan kulit tidak terpapar sinar matahari. Suara.com.
Dr. Michael Ang mengatakan, apabila krim mengandung retinoid acid dan penggunaannya terpaksa dilakukan pada siang hari, pengguna perlu memastikan kulit tidak terpapar sinar matahari.
“Penggunaan retinoid acid ini sendiri meningkatkan sensitivitas kulit terhadap sinar matahari. Sehingga kalau misal pakainya di siang hari di ruangan tertutup, kemudian tiba-tiba ada kegiatan di luar ruangan, maka harus dibersihkan dahulu sisa-sisa retinoid acid dan gunakan sunscreen dan reapply tiap 2-3 jam sekali," jelasnya dilansir dari video TikTok-nya.
Pernyataan tersebut secara khusus membahas situasi ketika produk yang mengandung retinoid acid digunakan pada siang hari, kemudian penggunanya harus beraktivitas di luar ruangan.
Dengan demikian, anjuran membersihkan sisa retinoid sebelum keluar rumah dalam konteks tersebut tidak otomatis berarti semua krim retinol yang digunakan pada malam hari wajib dibersihkan dengan sabun pada pagi hari karena alasan yang sama.
Mengapa Retinol Sebaiknya Digunakan pada Malam Hari?
Retinol merupakan salah satu jenis retinoid yang digunakan untuk membantu memperbaiki tekstur kulit, mengatasi tanda penuaan, dan menyamarkan ketidakmerataan warna kulit.