-
Pintu kayu menyusut atau justru longgar kerap jadi persoalan di rumah.
-
Kondisi ini bisa disebabkan oleh cuaca, suhu, kualitas kayu dan proses pemasangan.
-
Ketahui penyebab dan cara mengatasinya agar tidak langsung ganti baru.
Suara.com - Pintu kayu yang tiba-tiba sulit ditutup, terasa seret saat dibuka, atau justru memiliki celah lebar sering membuat penghuni rumah kebingungan.
Padahal saat dipasang, pintu kayu tersebut sudah sesuai ukuran, namun mendadak longgar dan menyusut dengan sendirinya.
Kondisi ini sering dikira pertanda kerusakan. Namun sejatinya normal terjadi karena kayu merupakan material alami yang dapat berubah ukuran akibat perubahan suhu dan kelembapan udara.
Lantas, kenapa pintu kayu bisa longgar dan menyusut sendiri? Berikut ulasannya seperti dikutip dari berbagai sumber.
7 Penyebab Pintu Kayu Longgar dan Menyusut
1. Perubahan Suhu dan Kelembapan Udara
Kayu memiliki sifat higroskopis, yaitu mampu menyerap dan melepaskan uap air dari lingkungan. Ketika kelembapan udara meningkat, kayu menyerap air dan dapat mengembang, sedangkan saat udara lebih kering, kayu melepaskan air sehingga menyusut.
Perubahan tersebut membuat pintu terkadang sulit ditutup saat cuaca lembap atau memiliki celah lebih besar ketika kondisi udara mengering.
2. Pengaruh Cuaca Ekstrem
Cuaca panas dan perubahan kondisi lingkungan dapat memengaruhi kadar air dalam kayu. Paparan panas matahari secara langsung, berpotensi menyebabkan pengeringan tidak merata dan membuat kayu melengkung atau berubah bentuk.
Sebaliknya, kelembapan tinggi dalam waktu lama dapat meningkatkan risiko pengembangan kayu dan kerusakan lapisan pelindung, sehingga sulit ditutup kembali.
3. Jenis dan Kualitas Kayu
Setiap jenis kayu memiliki karakteristik penyusutan, pengembangan, dan kestabilan dimensi yang berbeda. Kayu yang tidak sesuai untuk kondisi lingkungan tertentu atau memiliki banyak cacat dapat lebih rentan mengalami perubahan bentuk.
Karena itu, pemilihan kayu yang tepat dan berkualitas penting untuk menjaga pintu tetap stabil dalam penggunaan jangka panjang.
4. Kayu Tidak Dikeringkan dengan Baik
Proses pengeringan berperan penting sebelum kayu diolah menjadi pintu. Jika kadar air kayu masih terlalu tinggi ketika dipasang, material tersebut berpotensi menyusut setelah menyesuaikan diri dengan kelembapan lingkungan.