7 Cara Mengatasi Wajah Breakout dan Bruntusan Akibat Salah Moisturizer

Selasa, 13 Oktober 2026 | 19:40 WIB
Ilustrasi wajah breakout akibat salah moisturizer (Magnific)
BACA 10 DETIK
  • Penggunaan pelembap yang tidak sesuai pada wajah dapat memicu masalah seperti kemerahan, gatal, dan bruntusan.
  • Hentikan pelembap pemicu, menggunakan pembersih lembut, serta menyederhanakan rangkaian produk perawatan kulit.
  • Jika kondisi kulit memburuk atau tidak kunjung membaik, segera lakukan pemeriksaan langsung ke dokter kulit.

Saat breakout dan bruntusan muncul, hentikan sementara penggunaan produk tambahan seperti exfoliating toner, peeling serum, retinol, atau scrub jika berpotensi memperparah iritasi.

Fokuslah pada pembersih lembut, moisturizer yang dapat ditoleransi kulit, dan sunscreen pada pagi hari.

Rutinitas sederhana membantu mengurangi paparan bahan yang berpotensi memicu reaksi.

4. Pilih Moisturizer yang Sesuai dengan Jenis Kulit

Setelah kondisi kulit lebih tenang, pilih moisturizer berdasarkan kebutuhan kulit.

Kulit berminyak dapat mencoba tekstur gel ringan, sedangkan kulit kering biasanya membutuhkan pelembap dengan daya hidrasi lebih tinggi.

Cari produk berlabel nonkomedogenik sebagai salah satu pertimbangan, meskipun label tersebut tidak menjamin produk pasti cocok.

Jika kulit sensitif, pilih formula sederhana tanpa pewangi bila memungkinkan.

5. Hindari Memencet Jerawat dan Bruntusan

Memencet jerawat atau mengorek bruntusan dapat meningkatkan risiko peradangan, infeksi, dan bekas kehitaman.

Biarkan kulit pulih tanpa memberikan tekanan berlebihan.

Jika muncul jerawat meradang, hindari menumpuk berbagai obat jerawat sekaligus tanpa memahami cara penggunaannya.

6. Lakukan Uji Coba sebelum Mengganti Produk

Sebelum menggunakan moisturizer baru pada seluruh wajah, lakukan uji tempel pada area kecil kulit selama beberapa hari sesuai petunjuk produk.

Perhatikan apakah muncul kemerahan, gatal, atau sensasi terbakar.

Perlu diingat, uji tempel tidak sepenuhnya menjamin produk tidak akan menyebabkan jerawat ketika digunakan pada wajah.

7. Periksa ke Dokter jika Kondisi Memburuk

Jika breakout semakin parah, terasa nyeri, disertai pembengkakan, atau tidak membaik setelah penggunaan produk pemicu dihentikan, konsultasikan dengan dokter kulit.

Reaksi alergi yang menimbulkan pembengkakan pada bibir atau kesulitan bernapas memerlukan pertolongan medis segera.

Jangan langsung menganggap semua bruntusan disebabkan oleh moisturizer karena kondisi tersebut juga dapat dipicu oleh jerawat, dermatitis, atau masalah kulit lainnya.

Terkait
Terpopuler
Terkini
Lihat Artikel Lainnya

Dapatkan Aplikasi
Suara.com