Inspirasi Gaya Preppy Kampus Inggris, Kemeja Kotak-Kotak hingga Sweater Jadi Andalan

Kamis, 15 Oktober 2026 | 15:50 WIB
Ilustrasi Gaya Preppy Kampus Inggris. (dok. Uniqlo)
BACA 10 DETIK
  • Desainer Jonathan Anderson berkolaborasi dengan UNIQLO meluncurkan koleksi busana Fall/Winter 2026 di Indonesia.
  • Koleksi busana bergaya preppy klasik tersebut mulai dijual serentak di Indonesia pada Jumat, 16 Oktober 2026.
  • Produk kolaborasi ini tersedia di beberapa gerai pilihan serta melalui situs dan aplikasi resmi UNIQLO Indonesia.

Suara.com - Gaya preppy yang identik dengan busana kampus Inggris kembali mendapat sentuhan modern. Perpaduan kemeja kotak-kotak, sweater bermotif, jaket klasik, hingga rok lipit menjadi pilihan untuk menghadirkan tampilan rapi tanpa terkesan terlalu formal.

Terinspirasi dari gaya akademik atau academia, estetika ini mengandalkan siluet klasik, permainan motif, dan padu padan berlapis. Sentuhan vintage membuat tampilannya terasa timeless, sementara potongan yang lebih santai memberi ruang untuk bereksperimen dengan gaya personal.

Nuansa tersebut hadir dalam koleksi Fall/Winter 2026 hasil kolaborasi UNIQLO dan desainer Inggris Jonathan Anderson, yang tersedia di Indonesia mulai Jumat (16/10/2026).

Koleksi ini memadukan karakter klasik British dengan inspirasi dunia teater dan seni. Permainan warna, motif, serta detail fungsional menjadi bagian dari interpretasi gaya preppy yang lebih relevan untuk keseharian.

Sweater Bermotif dan Jaket Klasik Jadi Andalan

Pakaian rajut menjadi salah satu elemen yang lekat dengan gaya preppy. Sweater bermotif Fair Isle, misalnya, menghadirkan nuansa klasik yang bisa dipadukan dengan kemeja maupun celana berpotongan lurus.

Rompi rajut juga bisa menjadi pilihan untuk menciptakan tampilan berlapis. Sementara itu, jaket blouson berpotongan pendek menawarkan siluet lebih santai yang memberi sentuhan modern pada gaya klasik.

Untuk tampilan yang lebih dinamis, jaket padded dengan volume yang tegas dapat menjadi alternatif luaran. Perpaduan berbagai tekstur dan potongan ini membuat gaya preppy tidak harus selalu terlihat formal atau kaku.

Kemeja Kotak-Kotak hingga Rok Lipit

Gaya preppy juga bisa diterapkan lewat padu padan busana kasual. Kemeja flanel bermotif kotak-kotak, misalnya, dapat dikenakan bersama denim berpotongan lurus untuk tampilan santai yang tetap memiliki karakter klasik.

Bagi pencinta rok, siluet lipit menawarkan pilihan yang lekat dengan estetika kampus Inggris. Potongan asimetris memberi sentuhan berbeda pada model klasik tersebut sehingga terasa lebih kontemporer.

Sementara itu, celana berpotongan lurus bisa menjadi pilihan bagi mereka yang menyukai tampilan minimalis. Kuncinya terletak pada perpaduan siluet sederhana dengan motif atau tekstur yang menjadi aksen.

Aksesori untuk Sentuhan Akhir

Aksesori turut melengkapi gaya preppy, mulai dari beanie, syal, kaus kaki, hingga tas bahu. Selain memiliki fungsi praktis, pemilihan aksesori yang tepat dapat memperkuat karakter tampilan tanpa membuatnya terkesan berlebihan.

Jonathan Anderson mengatakan koleksi musim ini mengeksplorasi dunia teater dan budaya akademik sebagai ruang bertemunya kreativitas dan kebebasan berekspresi.

“Koleksi musim ini mengeksplorasi konsep akan dunia teater dan academia (budaya di lingkungan kampus), yang menjadi ruang bertemunya kreativitas dan kebebasan berekspresi. Berangkat dari gaya-gaya klasik yang timeless, kami hadirkan koleksi yang memadukan warna, motif, dan elemen fungsional untuk menemani berbagai momen dalam keseharian,” ujar Anderson.

Koleksi UNIQLO x JW ANDERSON Fall/Winter 2026 tersedia mulai 16 Oktober 2026 di sejumlah gerai UNIQLO di Indonesia, termasuk Pondok Indah Mall, Senayan City, Grand Indonesia, 23 Paskal Bandung, Pakuwon Mall Surabaya, dan Pakuwon Mall Jogja.

Koleksi ini juga dapat diperoleh melalui situs resmi UNIQLO Indonesia dan aplikasi UNIQLO, dengan harga mulai Rp99.000 untuk aksesori hingga Rp1.490.000 untuk sejumlah luaran.

Terkait
Terpopuler
Terkini
Lihat Artikel Lainnya

Dapatkan Aplikasi
Suara.com