Olivia Padang dan Perjalanan Mengubah Sampah Plastik Jadi Produk Bernilai

Kamis, 22 Oktober 2026 | 15:19 WIB
Olivia Padang dan Bali Waste Cycle (BWC). (dok. BWC)
BACA 10 DETIK
  • Olivia Padang mendirikan Bali Waste Cycle pada 2019 untuk mengatasi permasalahan sampah di Bali melalui pengumpulan dan pengolahan material.
  • Bali Waste Cycle mengembangkan papan daur ulang dari kemasan plastik sulit diurai untuk dimanfaatkan sebagai fasilitas umum di Denpasar.
  • Olivia mengikuti PepsiCo Greenhouse Program untuk mengeksplorasi potensi komersial serta meningkatkan kesejahteraan pekerja pemilah sampah agar sistem berkelanjutan.

Pengalaman itu memperluas perspektifnya bahwa solusi lingkungan perlu mempertimbangkan aspek teknis sekaligus ekonomi. Produk daur ulang yang berhasil dibuat belum tentu dapat diproduksi secara berkelanjutan jika tidak ada permintaan yang konsisten.

Bagi Olivia, keberhasilan pengelolaan sampah pada akhirnya bukan hanya soal berapa banyak plastik yang berhasil dikumpulkan. Hal yang lebih penting adalah memastikan material tersebut terus bergerak dalam sistem dan kembali memiliki nilai guna.

Ia juga menekankan pentingnya peran para pekerja pengumpul dan pemilah sampah yang selama ini menjadi bagian penting dalam rantai daur ulang. Ketelitian mereka menentukan kualitas material yang sampai ke fasilitas pengolahan.

“Jika kita ingin sistem pengelolaan sampah yang lebih baik, maka kondisi kerja, keterampilan, dan kesejahteraan ekonomi mereka juga harus ikut ditingkatkan,” kata Olivia.

Perjalanan Olivia menunjukkan bahwa inovasi lingkungan tidak berhenti pada menemukan cara mengolah sampah. Tantangan berikutnya adalah membangun sistem yang menghubungkan pengumpulan, pengolahan, kebutuhan pasar, dan orang-orang yang bekerja di dalamnya agar solusi tersebut dapat terus berjalan.

Terkait
Terpopuler
Terkini
Lihat Artikel Lainnya

Dapatkan Aplikasi
Suara.com