Bagaimana Cara Memilih Shade Tinted Sunscreen agar Tidak Abu-abu?

Jum'at, 23 Oktober 2026 | 12:15 WIB
tinted sunscreen (magnific)
BACA 10 DETIK
  • Pemilihan warna tinted sunscreen yang tidak sesuai dengan undertone sering menyebabkan hasil akhir wajah terlihat abu-abu.
  • Anda harus mengenali undertone dan mengetes produk langsung pada area rahang di bawah cahaya alami.
  • Pemilihan kedalaman warna, pengecekan formula, serta teknik aplikasi yang tepat mencegah efek warna abu-abu.

Suara.com - Memilih tinted sunscreen yang tepat sering kali terasa seperti teka-teki. Banyak orang mengeluh hasilnya terlihat abu-abu, kusam, atau tidak menyatu dengan warna kulit alami. Padahal, produk ini seharusnya memberikan perlindungan UV sekaligus meratakan warna wajah secara natural.

Masalah abu-abu biasanya muncul karena ketidaksesuaian antara shade produk dengan undertone atau kedalaman warna kulit. Cahaya ruangan toko, foto di layar HP, atau bahkan swatch di tangan sering menyesatkan. Akibatnya, setelah diaplikasikan di wajah, tinted sunscreen justru membuat wajah terlihat pucat atau keabu-abuan.

Tinted sunscreen berbeda dengan foundation biasa. Formula sunscreenn-nya biasanya lebih ringan dan mengandung filter UV yang bisa memengaruhi tampilan akhir warna. Karena itu, pemilihan shade harus lebih teliti dibanding makeup biasa.

Berikut panduan lengkap memilih shade tinted sunscreen agar hasilnya natural, menyatu, dan tidak abu-abu. Ikuti langkah-langkah di bawah ini agar kulit tetap terlindungi sekaligus tampak sehat.

1. Kenali Undertone Kulit Anda

Langkah pertama dan paling penting adalah menentukan undertone. Undertone dibagi menjadi tiga: warm (kuning/emas), cool (pink/kemerahan), dan neutral (campuran).

Cara termudah adalah melihat warna pembuluh darah di pergelangan tangan. Jika dominan hijau, undertone Anda warm. Jika biru atau ungu, cenderung cool. Jika sulit dibedakan, kemungkinan neutral.

Orang dengan undertone warm sering mengalami masalah abu-abu ketika memakai shade yang terlalu pink atau cool. Sebaliknya, undertone cool bisa terlihat kuning pucat jika memakai shade terlalu warm.

Pilih tinted sunscreen yang dilabeli sesuai undertone atau memiliki deskripsi “yellow-based”, “pink-based”, atau “neutral”.

2. Tes di Wajah, Bukan di Tangan

Jangan hanya mengandalkan swatch di tangan atau lengan. Warna kulit wajah sering berbeda dengan area tubuh lain. Oleskan sedikit produk di rahang atau pipi, lalu biarkan 5–10 menit. Amati di bawah cahaya alami (dekat jendela) dan cahaya buatan.

Jika setelah beberapa menit produk terlihat abu-abu atau “mengambang”, berarti shadenya kurang cocok. Idealnya, batas antara produk dan kulit hampir tidak terlihat.

3. Perhatikan Depth atau Kedalaman Warna

Selain undertone, perhatikan depth (light, medium, tan, deep). Banyak brand menyediakan range shade yang cukup luas. Mulailah dari shade yang paling mendekati warna kulit alami saat tidak memakai makeup.

Hindari memilih yang terlalu terang dengan harapan “mencerahkan”, karena justru sering menyebabkan efek abu-abu atau topeng. Jika ragu antara dua shade, pilih yang sedikit lebih gelap atau yang lebih netral.

Banyak orang menemukan bahwa shade satu tingkat lebih gelap justru menyatu lebih baik setelah di-blend.

4. Cek Formula dan Kandungan

Beberapa tinted sunscreen mengandung zinc oxide atau titanium dioxide dalam jumlah tinggi yang bersifat white cast. White cast ini bisa berubah menjadi abu-abu jika tidak cocok dengan kulit.

Cari formula yang diklaim “no white cast” atau “sheer tint”. Baca review pengguna dengan skin tone serupa. Formula water-based biasanya lebih mudah menyatu dibanding yang terlalu thick atau creamy.

Terkait
Terpopuler
Terkini
Lihat Artikel Lainnya

Dapatkan Aplikasi
Suara.com