Kenapa Halloween Dirayakan Setiap Tanggal 31 Oktober? Ini Sejarahnya

Minggu, 25 Oktober 2026 | 15:10 WIB
Ilustrasi Halloween (Pixabay/artsmile)
BACA 10 DETIK
  • Perayaan Halloween berakar dari festival kuno Samhain milik masyarakat Keltik dan tradisi malam Hari Semua Orang Kudus.
  • Tanggal 31 Oktober dipilih karena menandai peralihan musim panen ke musim dingin serta malam sebelum Hari Semua Orang Kudus.
  • Imigran Irlandia dan Skotlandia membawa tradisi ini ke Amerika Utara pada abad ke-19 hingga menjadi perayaan populer global.

Suara.com - Halloween dirayakan setiap tanggal 31 Oktober di berbagai negara, terutama Amerika Serikat, Kanada, dan Inggris.

Perayaan ini identik dengan kostum menyeramkan, labu yang diukir menjadi lentera, dekorasi bertema horor, hingga tradisi trick or treat yang dilakukan anak-anak.

Namun, pernahkah kamu bertanya-tanya kenapa Halloween dirayakan setiap tanggal 31 Oktober? Tanggal tersebut ternyata memiliki kaitan dengan tradisi kuno masyarakat Keltik yang telah berlangsung selama ribuan tahun.

Untuk memahami asal-usulnya, simak sejarah Halloween dan alasan perayaan ini jatuh pada akhir Oktober berikut ini.

Berasal dari Festival Kuno Samhain

Salah satu akar sejarah Halloween dapat ditelusuri ke festival Samhain yang dirayakan masyarakat Keltik kuno di wilayah yang kini mencakup Irlandia dan Inggris.

Festival ini menandai berakhirnya musim panen dan dimulainya musim dingin. Masyarakat Keltik merayakan Samhain pada malam 31 Oktober hingga 1 November.

Mereka meyakini bahwa pada malam tersebut, batas antara dunia manusia dan dunia roh menjadi lebih tipis. Roh orang yang telah meninggal dipercaya dapat kembali ke dunia manusia.

Untuk menyambut atau melindungi diri dari roh-roh tersebut, masyarakat mengadakan ritual tertentu dan menyalakan api unggun. Tradisi inilah yang kemudian dikaitkan dengan sejumlah simbol Halloween modern.

Pengaruh Tradisi Kristen

Seiring berkembangnya agama Kristen di Eropa, perayaan pada akhir Oktober mengalami perubahan dan mendapat pengaruh dari tradisi keagamaan.

Tanggal 1 November ditetapkan sebagai Hari Semua Orang Kudus atau All Saints' Day, yakni hari untuk mengenang para santo dan orang-orang kudus. Malam sebelumnya dikenal sebagai All Hallows' Eve.

Istilah Halloween berasal dari penyebutan tersebut. Seiring waktu, nama ini berkembang menjadi istilah yang digunakan untuk menyebut perayaan pada malam 31 Oktober.

Perpaduan tradisi masyarakat Keltik dan kebiasaan Kristen turut membentuk perayaan Halloween yang dikenal hingga sekarang.

Mengapa Harus Tanggal 31 Oktober?

Terkait
Terpopuler
Terkini
Lihat Artikel Lainnya

Dapatkan Aplikasi
Suara.com