Cara Membersihkan Kacamata yang Baik dan Benar, Boleh Dicuci Pakai Air?

Minggu, 01 November 2026 | 10:46 WIB
Ilustrasi Kacamata. (Pexels/Karola G)
BACA 10 DETIK
  • Kacamata yang digunakan setiap hari rentan terkena debu, minyak, keringat, dan sidik jari sehingga perlu dibersihkan secara rutin.
  • Membersihkan kacamata tidak boleh sembarangan karena cara yang keliru dapat menyebabkan goresan dan merusak lapisan pelindung lensa.
  • Pengguna perlu mengetahui bahan pembersih yang aman dan langkah perawatan yang tepat, termasuk apakah kacamata boleh dicuci menggunakan air.

Jika tidak memiliki cairan khusus, beberapa panduan seperti Eiger Adventure dan Cascadia Eye memperbolehkan penggunaan sedikit sabun pencuci piring yang lembut untuk mengangkat minyak membandel.

Namun, karena rekomendasi bahan pembersih dapat berbeda berdasarkan jenis lapisan lensa, sebaiknya utamakan cairan yang direkomendasikan oleh produsen kacamata.

4. Bersihkan Lensa dan Bingkai secara Perlahan

Gosok permukaan lensa menggunakan ujung jari yang bersih dengan gerakan lembut. Jangan lupa membersihkan bagian bingkai, bantalan hidung, serta gagang kacamata karena area tersebut sering menjadi tempat menumpuknya minyak dan keringat.

5. Bilas hingga Bersih

Setelah selesai dibersihkan, bilas kembali kacamata menggunakan air mengalir. Pastikan tidak ada sisa cairan pembersih atau sabun yang tertinggal karena residunya dapat membuat lensa terlihat buram.

6. Keringkan Menggunakan Kain Mikrofiber

Goyangkan kacamata secara perlahan untuk mengurangi sisa air. Selanjutnya, keringkan menggunakan kain mikrofiber yang bersih dan lembut dengan gerakan perlahan tanpa memberikan tekanan berlebihan.

Hindari Hal Ini saat Membersihkan Kacamata

Ilustrasi Kacamata. (Pexels/Towfiqu Barbhuiya)

Selain mengetahui langkah membersihkan kacamata yang benar, penting juga untuk memahami kebiasaan yang sebaiknya dihindari. Mengutip Cascadia Eye, berikut beberapa hal yang dapat merusak lensa maupun lapisan pelindungnya.

1. Mengelap Lensa dalam Kondisi Kering

Jangan langsung menggosok lensa ketika masih terdapat debu atau partikel kecil yang menempel. Kebiasaan tersebut dapat membuat kotoran bergesekan dengan permukaan lensa dan menimbulkan goresan halus.

2. Menggunakan Tisu atau Ujung Pakaian

Tisu, handuk kertas, dan ujung pakaian bukan pilihan ideal untuk membersihkan lensa kacamata. Serat dan partikel debu yang menempel pada bahan tersebut berpotensi menyebabkan goresan. Sebaiknya selalu gunakan kain mikrofiber khusus kacamata yang bersih.

3. Menggunakan Bahan Kimia Keras

Hindari membersihkan kacamata menggunakan pemutih, pembersih kaca, amonia, maupun cairan dengan kandungan alkohol tinggi. Bahan kimia tersebut dapat merusak lapisan pelindung lensa dan membuat permukaannya terlihat berkabut.

4. Mencuci Kain Mikrofiber dengan Pelembut Pakaian

Pelembut pakaian dapat meninggalkan lapisan berminyak atau berlilin pada serat kain mikrofiber. Akibatnya, kain justru berpotensi meninggalkan residu pada lensa dan membuatnya semakin sulit dibersihkan.

5. Mencoba Menghilangkan Goresan dengan Menggosoknya

Jika lensa sudah terlanjur tergores, jangan mencoba menghilangkannya dengan menggosok permukaan secara berlebihan. Cara tersebut justru berisiko memperparah kerusakan dan mengganggu kualitas penglihatan.

Jika terdapat goresan atau lapisan lensa mulai rusak, sebaiknya konsultasikan kondisinya kepada petugas optik.

Dengan memahami cara membersihkan kacamata yang benar, lensa dapat tetap jernih dan nyaman digunakan.

Pastikan juga menyimpan kacamata di dalam kotak khusus ketika tidak digunakan agar terhindar dari debu, benturan, dan goresan.

Terkait
Terpopuler
Terkini
Lihat Artikel Lainnya

Dapatkan Aplikasi
Suara.com