LINIMASA - Aldila Jelita dianggap menjadi orang yang paling bersalah dalam kasus gugatan cerai terhadap Indra Bekti. Hal itu yang dirasakan warganet.
Aldila Jelita, istri Indra Bekti, ramai-ramai disalahkan warganet karena tindakannya yang menggugat cerai sang suami, Indra Bekti.
Menanggapi masalah tersebut, Aldila Jelita hanya bisa pasrah dan tak lagi mempedulikan ocehan warganet yang menyalahkan dirinya.
Aldila Jelita mengatakan kalau ia tak ambil pusing karena ia Indra Bekti dalam kondisi baik-baik saja.
"Aku terserah apa omongan orang, aku sama Mas Indra sendiri udah fine-fine aja dengan keadaan ini, kita punya kesepakatan berdua juga," kata Aldila Jelita dikutip dari tayangan kanal YouTube Melaney Ricardo, Rabu (29/03/2023) sebagaimana diberitakan yoursay.id.
Ibu dua anak tersebut mengatakan kalau ia dan Indra Bekti masih berhubungan baik. Ia pun kerap kali berkomunikasi dengan Bekti khususnya membahas soal kabar anak-anak mereka. Kedua anak Indra Bekti kini tinggal bersama Aldila Jelita.
"Aku bukannya melarikan diri, nggak video call dia, nanya kabar dia, nggak begitu, kita sama-sama keep in touch, nanyain anak," ucapnya.
Meski sudah berpisah dengan Indra Bekti, Aldila Jelita mengaku kalau ia sebetulnya masih sayang kepada suaminya tersebut. Namun, bentuk kasih sayang Aldila dalam bentuk berbeda.
"Kalau 12 tahun nggak sayang, itu nggak mungkin," ucapnya.
Aldila pun mengaku tak menutup kemungkinan bila suatu hari nanti ia bisa kembali rujuk dengan Indra Bekti. Namun, urusan rujuk tidak bisa dilakukan cepat-cepat dan terjadi secara tiba-tiba.
Aldila ingin menenangkan diri, dan keduanya harus bisa melakukan introspeksi masing-masing agar bisa menjadi pribadi yang lebih baik lagi.
"Jadi berharapnya dari seperti aku ngomong, berdua ini kita berubah," kata wanita kelahiran 1986 itu.
"Kalau memang mau kayak Mas Bekti pengen balik ke aku, aku juga pengen balik lagi ke Mas Bekti, ya udah kita harus dua-duanya berubah untuk jadi yang lebih baik lagi," tutupnya.
Berita Terkait
Terpopuler
- Ogah Bayar Tarif Selat Hormuz ke Iran, Singapura: Ingat Selat Malaka Lebih Strategis!
- Harga Minyak Dunia Turun Drastis Usai Pengumuman Gencatan Senjata Perang Iran
- Dicopot Dedi Mulyadi Gegara KTP, Segini Fantastisnya Gaji Kepala Samsat Soekarno-Hatta!
- Intip Kekayaan Ida Hamidah, Pimpinan Samsat Soetta yang Dicopot Dedi Mulyadi gara-gara Pajak
- 7 Tablet Rp2 Jutaan SIM Card Pengganti Laptop, Spek Tinggi Cocok Buat Editing Video
Pilihan
-
Resmi! Liliek Prisbawono Jadi Hakim MK Gantikan Anwar Usman
-
Apartemen Bassura Jadi Markas Vape Narkoba, Wanita Berinisial E Diciduk Bersama Ribuan Barang Bukti!
-
Mendadak Jakarta Blackout Massal: Sempat Dikira Peringatan Hari Bumi, MRT Terganggu
-
Benjamin Netanyahu Resmi Diseret ke Pengadilan Duduk di Kursi Terdakwa
-
Biadab! Israel Bunuh Jurnalis Al Jazeera di Gaza pakai Serangan Drone
Terkini
-
Importir Sepakat Jaga Harga Kedelai Rp11.500/Kg untuk Pengrajin Tahu Tempe
-
Ajudan Gubernur Riau Nonaktif Abdul Wahid Gugat KPK Rp11 Miliar
-
Siswa di Siak Meninggal saat Praktik Sains, Polisi Selidiki Bubuk Hitam-Potongan Besi
-
3 Dekade Berkarya, ADA Band Rilis 'Selalu Ada': Refleksi tentang Kehadiran dan Perpisahan
-
Internet Ngebut di Palembang, Jaringan 5G Telkomsel Makin Luas dan Ini Dampaknya bagi Pengguna
-
Santai Jelang Lawan Persija Jakarta, Bernardo Tavares: Tekanan Menang di Mereka!
-
KPK OTT di Tulungagung, Bupati Gatut Sunu Diamankan
-
Anggota DPR Soroti Tragedi Siswa SMP di Siak Meninggal saat Praktik: Saya Tak Habis Pikir
-
HUT ke-45 PTBA Lebih Bermakna, Aksi Donor Darah Libatkan Banyak Pihak
-
2 Gitaris Baru Seringai Belum Personel Tetap, Masih Penjajakan Temukan Chemistry