/
Kamis, 18 Mei 2023 | 20:45 WIB
Potret Habib Bahar Bin Smith saat Sidang, Selasa (5/4/2022). ANTARA FOTO/Raisan Al Farisi

LINIMASA - Bareskrim Mabes Polri tengah melakukan penyelidikan terhadap luka yang dialami oleh Habib Bahar bin Smith. Dalam perkembangan terbaru, polisi menduga bahwa luka yang dialami oleh Bahar bukan disebabkan oleh tembakan senjata api atau senpi, seperti yang sebelumnya diberitakan.

Kadiv Humas Polri, Irjen Pol Sandi Nugroho, mengungkapkan bahwa pihaknya sedang mengumpulkan saksi dan bukti-bukti lainnya guna memastikan penyebab sebenarnya dari luka yang dialami oleh Habib Bahar. 

"Kita masih mengumpulkan saksi dan alat bukti untuk bisa menjawab apakah ini penembakan atau ada penyebab lainnya," ujar Irjen Pol Sandi Nugroho kepada wartawan pada hari Rabu (17/5/2023).

Irjen Sandi juga mengakui bahwa pihak kepolisian masih belum mengetahui dengan pasti kronologi kejadian penembakan yang diduga dialami oleh Habib Bahar. "Setiap kali ada tindak pidana, pasti ada alur cerita yang akan dibangun," tambahnya.

Hingga saat ini, penyidik belum menemukan bukti otentik maupun saksi-saksi yang dapat mengarahkan pada kasus penembakan yang dilaporkan oleh Habib Bahar. "Penanganan kasus penembakan ini harus didasarkan pada saksi dan bukti yang kuat," jelas Irjen Sandi.

Seperti yang diketahui, Habib Bahar bin Smith diduga menjadi korban penembakan oleh orang tidak dikenal (OTK). 

Kejadian penembakan terjadi di dekat Pusat Pendidikan dan Pelatihan Kementerian Perhubungan (Pusbang Kemenhub) di Kecamatan Kemang, Kabupaten Bogor pada Jumat (12/5/2023) sekitar pukul 08.00 atau 09.00 WIB.

Insiden tersebut terjadi saat Pimpinan Pondok Pesantren Tajul Alawiyyin turun dari mobil yang sedang dikendarainya. Saat itu, penembakan terjadi dan Habib Bahar langsung mengalami luka di bagian perutnya. 

Dalam keadaan bersimbah darah, darah korban bercucuran hingga mengotori pakaian dan sarung yang dikenakannya. Bahkan, darah tersebut juga menodai bagian dalam mobil tempatnya berada.

Baca Juga: Mulai Panas, Gerindra Sentil Ganjar Pranowo Soal Elektabilitas

Habib Bahar segera melaporkan kejadian tersebut kepada pihak kepolisian. Namun, saat olah Tempat Kejadian Perkara (TKP) dilakukan oleh polisi, tidak ditemukan adanya proyektil peluru. "Tidak ada proyektil peluru yang ditemukan di TKP," ungkap Kabid Humas Polda Jabar, Kombes Ibrahim Tompo pada hari Senin (15/5/2023).

Rumah Sakit PMI Bogor mengonfirmasi bahwa mereka telah memeriksa kondisi Habib Bahar bin Smith setelah dia mengaku ditembak oleh orang tak dikenal di Kawasan Bogor, Jawa Barat pada Jumat (12/5/2023).

Seorang petugas di rumah sakit tersebut, yang enggan disebutkan namanya, mengungkapkan bahwa mereka melakukan visum terhadap luka di perut Habib Bahar yang diduga akibat tembakan. 

Namun, petugas tersebut belum memberikan hasil visum tersebut, karena hingga saat ini hasilnya masih belum keluar.

"Iya, Habib Bahar menjalani visum di Rumah Sakit PMI Bogor. Hasil visum belum keluar. Saya tidak tahu tentang pemeriksaan awal, karena saya tidak melakukan visumnya," kata petugas tersebut kepada awak media pada hari Rabu (17/5/2023).

Load More