LINIMASA - Kabar mengejutkan baru saja muncul, terkait Ahmad Dhani blak-blakan mendukung Komisi Penyiaran Indonesia (KPI) untuk memboikot Dewi Perssik, imbas kisruh sapi kurban dengan Ketua RT.
Klaim tersebut sebagaimana terdapat dalam unggahan kanal YouTube CATATAN JURNALIS pada Senin (10/7/2023).
"Ahmad Dhani Blak-blakan Dukung KPI Boikot Dewi Persik di TV, Konflik dengan Ketua RT Alasan Utama," tulis judul video.
"KOAR-KOAR SAMPAI MINTA TOLONG, DEWI PERSIK LANGSUNG DIHAJAR HABIS-HABISAN SAMPAI BEGINI," bunyi keterangan thumbnail video.
Tampak potret Ahmad Dhani, Irfan Hakim, dan Raffi Ahmad yang tengah mencekik Dewi Perssik pada sampul thumbnail video tersebut.
Lantas, bagaimana kebenaran klaim video tersebut?
Setelah ditelusuri, tim cek fakta Linimasa Suara tidak mendapatkan bukti valid atas klaim yang menyebut Ahmad Dhani blak-blakan mendukung KPI untuk memboikot Depe dari acara tv, imbas kisruh sapi kurban dengan Ketua RT bernama Malkan.
Alih-alih begitu, narator hanya menarasikan terkait Ahmad Dhani yang sempat mengungkapkan bahwa selama ini masyarakat kerap dibuat tak nyaman dengan sindiran dan penyataan-pernyataan yang dilontarkan Depe.
Isi video dengan judul beserta keterangan thumbnail jelas-jelas sangat berbeda alias tidak sesuai. Sehingga dapat menimbulkan kekeliruan bagi penonton yang menyaksikan tayangan ini.
Artinya, kebenaran dalam unggahan tersebut tidak dapat dipertanggungjawabkan. Ditambah, sampul thumbnail unggahan ini merupakan hasil editan belaka, guna memancing publik untuk menyaksikan tayangan ini.
Hingga kini, video berdurasi 11 menit 31 detik itu telah ditonton sebanyak 13 ribu kali tayangan.
Kesimpulan:
Berdasarkan penjelasan di atas, dapat disimpulkan klaim yang menyebut Ahmad Dhani blak-blakan mendukung KPI untuk memboikot Dewi Perssik dari acara TV, imbas kisruh sapi kurban dengan Ketua RT merupakan informasi hoaks.
Catatan Redaksi:
Artikel ini merupakan bagian dari konten Cek Fakta Suara.com. Dibuat seakurat mungkin dengan sumber sejelas mungkin, namun tidak mesti menjadi rujukan kebenaran yang sesungguhnya (karena masih ada potensi salah informasi). Lebih lengkap mengenai konten Cek Fakta bisa dibaca di laman ini.
Pembaca (publik) juga dipersilakan memberi komentar/kritik, baik melalui kolom komentar di setiap konten terkait, mengontak Redaksi Suara.com, atau menyampaikan isu/klaim yang butuh diverifikasi atau diperiksa faktanya melalui email cekfakta@suara.com.
Berita Terkait
Terpopuler
- Gus Kikin Pimpin PBNU, Antara Satire 'Salah Dalil' hingga Guyon 'PWNU Jatim Cabang Jakarta'
- 8 Sepatu Jalan untuk Komuter KRL dan MRT yang Empuk dan Awet
- 4 Shio Beruntung Hari Ini 3 September 2026, Kesulitan Karier dan Keuangan Segera Berakhir
- Emil Audero Salah Pilih Klub? Pemerintah Serang Rayo Vallecano: Klub Gak Mampu
- Perbedaan Sunscreen Sejuta Umat Azarine vs Facetology, Bagus Mana?
Pilihan
-
Gempa M 5,3 Guncang Cilacap Siang Ini, Getaran Terasa hingga DIY dan Jabar
-
Api Masih Merah! 105 Personel Cari Korban Kebakaran Apartemen Pavilion Tanah Abang yang Terjebak
-
Kebakaran Melanda Apartemen Pavilion Tanah Abang, Petugas Sisir Penghuni Terjebak
-
Privilese TNI dari Suku Dayak Diduga Cara Rezim Amankan Ekspansi Bisnis Hutan
-
Sudah dari 2023, 'Nyelang' Jadi Napas Warga Pesisir Cilincing Demi Dapatkan Air Bersih
Terkini
-
Felix TJ: Menjaga Kopi Indonesia Tetap Punya Rasa, Cerita, dan Tradisi
-
Mengenal Tiga Karakter Daging Sapi Australia dan Cara Tepat Mengolahnya
-
Bupati Nonaktif Tulungagung Gatut Sunu Bantah Dakwaan Pemerasan dan Gratifikasi
-
Bayi Perempuan Ditemukan dalam Tas di Gang Karawang, Polisi Amankan Dua Orang
-
Dari Desa, Imigrasi untuk Rakyat, 171 Desa Binaan Jadi Benteng Awal Cegah TPPO
-
Bareskrim Rampungkan Perkara TPPU Direktur PT Indosterling, Berkas SWH P-21
-
Viral Tudingan soal Mantan Istri Polisi di Sumut, Akun Medsos Dilaporkan
-
Java United FC Tak Gentar Mulai Liga dengan Minus Dua Poin
-
Jalan Kolmas Ditutup Total 67 Hari, Polres Cimahi Siapkan Dua Jalur Alternatif
-
Eks Perawat Culik Bayi di RS Medan Secara Acak untuk Dijual ke Pasutri, Ini Kronologisnya