Baru-baru ini beredar video mengenai mobil relawan yang dihadang oleh sekumpulan pria ketika hendak menyalurkan bantuan untuk korban Gempa Cianjur, Jawa Barat. Selain mobil bantuan, pria tersebut juga menghadang semua mobil yang lewat termasuk ambulans.
Dalam video yang beredar terlihat sekumpulan pria yang berdiri di pinggir dan tengah jalan untuk menghentikan mobil pembawa bantuan untuk korban gempa Cianjur. Beberapa orang yang ada di dalam mobil pun sempat berdialog dan meminta untuk dibukakan jalan lantaran situasi darurat yang dialami.
Menurut penuturan akun Twitter Kangjaill yang pertama mengunggah video ini, kejadian tersebut berlangsung di Kampung Kabandungan Desa Padaluyu, Kecamatan Cugenang, Kabupaten Cianjur.
Rencananya, dirinya dan rombongan relawan hendak menuju Desa Sarampad Cigunang yang lebih mudah ditempuh lewat jalur tersebut.
Sayangnya dialog ini berakhir alot sehingga dirinya dan relawan memutuskan untuk mundur dan mencari jalur lain.
"Kita dijegat ya, orang orang ini minta bantuan diturunin di sini. Sementara kita mau ke ujung, orang-orang ini brentiin semua mobil yang ada tanpa terkecuali ambulan lokasi tidak jauh dari SMP Terbuka Cigunang Rancagoong. Hati hati buat semua relawan," cuit akun Kangjaill.
Dalam cuitan lainnya ia akhirnya memutuskan melewati jalur lain agar sampai ke tempat tujuan meski memakan waktu lebih lama akibat kejadian tersebut. Video ini akhirnya ramai dan diunggah ulang oleh akun Instagram lain salah satunya memomedsos.
Sudah Diamankan Polisi
Tak lama usai cuitan tersebut viral, kepolisian rupanya segera bertindak. Akun yang sama telah mengunggah bukti bila pria yang sempat menghadang telah diamankan oleh aparat kepolisian dari Polres Cianjur.
Baca Juga: Pilu, Ibu Korban Gempa Cianjur Ini Kehilangan 6 Anak, Tersisa 1 yang Bersamanya
Tiga pria yang sempat terekam kamera akhirnya membuat permintaan maaf. Penyataan maaf ini direkam dan kemudian disebar ke media sosial.
Mereka juga mengakui bila perbuatan tersebut salah dan berjanji tidak akan mengulangi lagi. Lebih lanjut mereka juga meminta agar warga Cianjur yang terdampak gempa tidak mencontoh perilaku ini dan menghubungi BNPB setempat untuk mendapat bantuan.
Berita Terkait
Terpopuler
- Dicukur Timnas Indonesia 5-1, Pemain Naturalisasi Kamboja Jadi Sasaran Kemarahan Fans
- 7 HP Murah Spesifikasi Terbaik di Bawah Rp2 Juta, Kamera 108 MP hingga NFC
- Bukan Sekadar Urusan Nasi Uduk di Matraman, 'Waspada Skenario Kerusuhan Agustus 2026'
- 4 Serum Wardah untuk Mengecilkan Pori, Kulit Halus dan Mulus Bertahap
- Nasib Berubah, Ini 4 Shio yang Panen Keberuntungan dan Rezeki pada 29 Juli 2026
Pilihan
-
Banyak Air Galon Isi Ulang di Bangka Barat Belum Diuji, Amankah Dikonsumsi Setiap Hari?
-
Dicecar 23 Pertanyaan Penyidik KPK, Ini Kata Plt Bupati Sukoharjo
-
Cuma Sisa Rp200 Juta! Perampok Rp1,2 Miliar di Kalideres Diciduk Usai Habiskan 1 M Dalam 8 Hari
-
Survei SMRC Juli 2026: Elektabilitas Prabowo Anjlok Drastis, Disalip Dedi Mulyadi
-
Malaysia Dikit Lagi Resmi Berstatus Negara Maju, Pendapatan Warga Rp 250 Juta per Tahun
Terkini
-
Karhutla Hanguskan 40 Hektare Lahan di Palangka Raya
-
50 Persen Pengaduan di Jateng Isinya Sama: Perusahaan Nekat Tahan Ijazah Mantan Karyawan
-
BI Luncurkan Layanan Baru Penukaran Uang Rusak, Warga Sumsel Kini Punya Lebih Banyak Pilihan
-
Dicap Menteri Problematik, Menhut Raja Juli Dikecam Usai Prioritaskan Hutan untuk TNI
-
Tol Akses Patimban Capai 68 Persen, Pemerintah Kebut Konektivitas ke Pelabuhan Strategis Nasional
-
Metodologi Audit BPKP Dinilai Tak Konsisten, Pakar Desak Evaluasi Total
-
Ada Jejaring Kolektif, Pakar Ungkap Kekayaan Negara Bocor Puluhan Tahun ke Kantong Pribadi
-
Truk Hantam Motor Scoopy di Cileungsi, Penjaga Warung Madura Tutup Usia di Tempat?
-
Perempuan Kini Tak Hanya Menabung, Tapi Juga Mulai Memilih Investasi yang Berdampak
-
Stop Jadi Beban Jalanan, Jasa Raharja-Korlantas Polri Perangi Budaya Melawan Arus