Setelah sejumlah ramalannya di 2022 disebut terbukti, kini parapsikolog asal Palembang, Hardiansyah Gumay alias Hard Gumay, membeberkan beberapa terawangannya di 2023 pada Denny Sumargo alias Densu.
Sebagian di antaranya berkaitan dengan nasib pesohor berinisial R. Ada tiga orang yang ia bacakan: R, RB, dan RD.
"Kalau R yang pertama, di 2023 bagaimana dia? Kan 2022 sesuai yang lu lihat tuh, 2023 gimana?" tanya Densu, dikutip dari video yang ditayangkan kanal YouTube CURHAT BANG Denny Sumargo pada Selasa (3/1/2023).
"Kalau untuk hubungannya, enggak lanjut. Pisah," jawab Hard Gumay.
Sama seperti R, ia mengatakan bahwa perpisahan dengan pasangan ini juga bakal terjadi pada RB.
"2023?" tanya Densu.
"Enggak," kata Hard Gumay. "Yang perempuan masih bertahan."
Ia kemudian memastikan, berdasarkan apa yang ia lihat, RB akan pisah. Densu pun kaget mendengarnya.
"Gua agak serem kalau ngobrol sama kau ini ya," celetuknya.
Sementara itu, karier RB juga diramalkan gelap, dan Hard Gumay mengatakan, nasib itu bisa berubah jika RB mau introspeksi dan mengoreksi diri, termasuk mendengar masukan dari orang lain.
"Ini reminder aja ya? Dan lu bisa salah dong ya?" tanya Densu.
"Betul, betul," sahut Hard Gumay, membenarkan.
Selain R dan RB, Hard Gumay juga menjelaskan pandangannya ke depan terhadap pesohor berinisial RD.
"Pisah," kata dia, singkat, membuat Densu terdiam sambil menarik napas panjang. Ia kaget lantaran tak melihat ada tanda-tanda menuju perpisahan dalam hubungan RD dan pasangannya.
"Ah enggak ada tanda-tanda pisah, lu ada-ada aja lu pisah," kata mantan atlet yang kini dijuluki sebagai Pebasket Sombong ini.
"Ini kan kasus dia udah mulai adem, nih. Kasus RD udah mulai adem, adem, adem, hilang, bener-bener hilang, pisah," jelas Hard Gumay.
Kendati begitu, kembali ia menegaskan bahwa ramalan yang ia baca ini bisa saja salah.
Selain itu, Hard Gumay juga menerangkan soal lawan RD. Ia mengingatkan, lawan RD itu bisa berakhir di penjara.
"Harus hati-hati karena makin ke depan dia ini makin lose control dan akhirnya bisa bermasalah dengan hukum, bisa sampai ke penjara," ungkapnya.
"Seserius itu? Serem juga. Tapi ini bisa salah?" timpal Densu.
"Bisa salah, kalau tiba-tiba dia dapat teguran, hidayah, dia mau ngerubah diri," sahut Hard Gumay.
Densu juga mengingatkan, seperti di awal 2022 lalu, Hard Gumay telah menyatakan bahwa segala pengelihatan di masa depan yang ia tangkap bisa berubah karena hanya prediksi, sedangkan semuanya ditentukan oleh Tuhan.
Berita Terkait
Terpopuler
- Menteri Agama RI Nasaruddin Umar Disebut Mengundurkan Diri
- Partai Kaesang Tutup Pintu Rapat untuk Ketum Projo: Tempat Budi Arie Bukan di PSI
- Desil Tak Akurat Bisa Bikin Warga Kehilangan Hak Bansos!
- Dilaporkan ke Bareskrim Polri, Gus Lilur Tantang 4 Tokoh NU Ngaji Kitab Kuning Saat Muktamar
- Harga Kulkas Mini 1 Pintu Termurah di Pasaran, Ini 3 Rekomendasinya Mulai Rp400 Ribuan
Pilihan
-
Massa Bikin Barikade di Jalan Palmerah Utara, Hadapi Polisi yang Tembakkan Gas Air Mata
-
Palmerah Dihujani Gas Air Mata oleh Polisi, Massa Terus Melawan
-
Dua Sepeda Motor yang Dibakar Massa di Pos Polisi Pejompongan Diduga Milik Intel
-
Sepeda Motor Dibakar Dekat Pos Polisi Pejompongan, Bentrok Pecah
-
Tolak MBG dan Kopdes, FMN: Anggaran Hanya Lari ke Prabowo dan Kroni-kroninya!
Terkini
-
Momen Hangat Rudy Susmanto di Balai Kesejahteraan Sosial: Dari Beri Makan Warga hingga Cek Fasilitas
-
Massa Pati Dikecam Ojol usai Tinggalkan Aksi DPR, Botok Buka Suara
-
Palmerah Dihujani Gas Air Mata oleh Polisi, Massa Masih Terus Melawan
-
Cerita Suara Dentuman Kagetkan Warga Pandeglang: Rumah Hancur Meledak, Penghuni Berhamburan
-
AMPB Akhirnya Minta Maaf ke Ojol Usai Dikecam karena Tinggalkan Massa Aksi di Jakarta
-
Perang 400 Anggota Gangster Pecah di Jalan Raya Jakarta-Bogor, Satu Orang Terluka Bacok
-
Massa Bikin Barikade di Jalan Palmerah Utara, Hadapi Polisi yang Tembakkan Gas Air Mata
-
Revaldo Kembali Tergiur Narkoba Setelah Bertemu Pemasok di Bogor
-
Demo DPR Ricuh, Polisi Bubarkan Massa dengan Gas Air Mata
-
Palmerah Membara: Pospol Petamburan Dikabarkan Dibakar Massa, Gas Air Mata Pecah Berkali-kali