Mario Teguh, seorang pria berusia 67 tahun, sedang menjadi sorotan publik karena dilaporkan ke Polda Metro Jaya atas dugaan kasus penipuan dan penggelapan uang.
Laporan terhadap Mario Teguh tersebut diajukan oleh Sunyoto, yang mengaku sebagai korban, melalui kuasa hukumnya, Djamaluddin Koedoeboen, pada tanggal 19 Juni 2023.
Djamaluddin Koedoeboen menyatakan, "Pada tanggal 19 Juni 2023, kami telah membuat laporan terhadap seseorang yang berinisial MT, dan laporan tersebut, dengan nomor 3505, sedang ditindaklanjuti oleh rekan-rekan di Polda Metro Jaya," saat diwawancara di Polda Metro Jaya, Kamis (13/7/2023), seperti dilansir dari Matamata.
Dugaan penipuan yang dilakukan oleh Mario Teguh terkait dengan kerjasama bisnis skincare yang dimiliki oleh Sunyoto. Disebutkan bahwa Mario Teguh, sebagai Brand Ambassador, telah melanggar isi perjanjian yang telah dibuat dengan Sunyoto.
Sebelumnya, Mario Teguh telah menjanjikan kepada mitranya bahwa jika dia diangkat sebagai Brand Ambassador, Sunyoto akan mendapatkan keuntungan hingga miliaran rupiah per bulan.
Namun, ternyata Mario Teguh tidak menjalankan isi perjanjian tersebut, yaitu mengunggah produk skincare, sehingga menyebabkan kerugian sebesar Rp5 miliar dalam beberapa tahap.
"Perjanjian yang berlaku adalah untuk mengunggah produk skincare atau mempromosikan bisnis dari klien kami, tetapi pada akhirnya hal tersebut tidak dilakukan oleh Mario Teguh, sehingga klien kami mengalami kerugian yang cukup besar dan telah mengeluarkan sejumlah uang sekitar Rp5 miliar," ungkap Djamaluddin.
"Dilakukan sekali tetapi tidak ada yang menyukai bahkan tidak ada yang membeli," tambahnya.
Sebelumnya, Mario Teguh disebut telah menerima somasi sebanyak tiga kali dari pihak Sunyoto, tetapi sang motivator tetap tidak merespons, sehingga akhirnya Sunyoto memutuskan untuk melaporkan kasus ini kepada pihak kepolisian.
Baca Juga: Nathalie Holshcer Dicibir usai Buka Hijab, Reaksinya Bikin Nggak Nyangka
"Kami telah mengirimkan somasi sebanyak tiga kali kepada yang bersangkutan, tetapi tidak ada tanggapan. Oleh karena itu, kami terpaksa melaporkan kasus ini," katanya.
Pada minggu depan, Sunyoto direncanakan akan dipanggil oleh penyidik untuk dimintai keterangannya.
(Matamata/Yohanes Endra)
Berita Terkait
Terpopuler
- 4 Sepatu Jalan Kaki Lokal Terbaik Harga Rp300 Ribuan Sesuai Review, Kualitas Jempolan
- Daripada Nyicil BeAT: Ini 5 Motor Keren Murah Bertenaga untuk Pelajar, Harga Mulai 5 Jutaan Saja
- 4 Pompa Air Kedalaman 20 Meter ke Atas, Hemat Listrik dan Tekanan Air Stabil
- Beroperasi Bertahun-tahun Tanpa Izin Resmi, Pabrik Pengolahan Oli Bekas di Tangerang Resmi Ditutup
- Suzuki Burgman 15 Sudah Ada di Dealer, Skutik Penantang NMAX dengan Layar TFT dan Traction Control
Pilihan
-
Anak Mantan Bupati Sleman, Raudi Akmal Jadi Tersangka Korupsi Dana Hibah Pariwisata
-
Resmi! Roy Suryo dan Dokter Tifa Tak Ditahan Jaksa, Ini Syarat yang Harus Dipenuhi
-
Sudewo Tolak Dakwaan Gabungan Kasus DJKA dan Perangkat Desa, Kuasa Hukum Sebut Langgar KUHAP!
-
Salah Sasaran Evaluasi: Menilai Program MBG Lewat Respons Anak Itu Absurd
-
Dasco di Mobil Komando Aksi: Aspirasi Kawan-kawan Sudah Disampaikan, Hidup Mahasiswa!
Terkini
-
Iran vs Barat: Skema Asuransi Selat Hormuz Bisa Lumpuhkan Perdagangan Dunia
-
Cetak Gol Tendangan Roket ke Gawang Irak, Mbappe Selisih 3 Gol dari Messi
-
Lionel Scaloni Blak-blakan: Argentina Lolos ke 32 Besar, Tapi Masih Banyak PR
-
Cristiano Ronaldo Baru 8 Gol, Messi 18 Gol, Miroslav Klose: Selamat Champ!
-
Pelatih Paraguay Serang FIFA: Piala Dunia 2026 Hanya untuk Orang Kaya Esensi Hilang
-
Pengakuan Jujur Lionel Messi Usai Menyandang Top Skor Sepanjang Masa Piala Dunia
-
Argentina Hajar Austria: Lionel Messi 18 Gol Top Skor Sepanjang Masa Piala Dunia
-
Dari Persia Kuno! Isi Lengkap Surat Timnas Iran, Kirim Pesan Damai untuk Dunia
-
Kylian Mbappe: Jujur, Lionel Messi Pemain Terbaik Dunia
-
Ilmu Lagi Aje dari Gue! Viking Row Suporter Norwegia Berakar dari Konser Metal