/
Kamis, 28 September 2023 | 18:23 WIB
Cara memasak nasi goreng agar tak kalah dengan buatan warung pinggir jalan. (Pexels/Anna Tarazevich)

Nasi goreng adalah salah satu makanan favorit orang Indonesia. Namun, tahukah Anda bahwa ada berbagai macam nasi goreng yang berasal dari daerah-daerah di Indonesia?

Salah satunya adalah nasi goreng Jawa, yang memiliki ciri khas tersendiri dibandingkan dengan nasi goreng standar. Berikut ini adalah beberapa perbedaan antara nasi goreng Jawa dengan yang standar.

1. Bumbu

Nasi goreng Jawa menggunakan bumbu yang lebih kompleks dan kaya rasa, seperti kecap manis, gula merah, bawang merah, bawang putih, kemiri, ketumbar, kunyit, jahe, laos, lengkuas, serai, daun salam, dan daun jeruk.

Bumbu ini dihaluskan dan ditumis hingga harum sebelum dicampur dengan nasi. Sementara itu, nasi goreng standar biasanya hanya menggunakan bawang merah, bawang putih, cabai, dan kecap asin sebagai bumbunya.

2. Pelengkap

Nasi goreng Jawa biasanya disajikan dengan telur ceplok atau telur dadar, ayam suwir, kerupuk udang, dan acar timun. Selain itu, ada juga yang menambahkan sate ayam atau sate kambing sebagai pelengkap.

Nasi goreng standar umumnya disajikan dengan telur mata sapi atau telur dadar, irisan timun, tomat, dan bawang merah goreng. Ada juga yang menambahkan bakso atau sosis sebagai pelengkap.

3. Rasa

Baca Juga: Resep Opor Ayam Sederhana tetapi Nikmat, Ini Bahannya

Nasi goreng Jawa memiliki rasa yang lebih manis dan gurih, karena penggunaan kecap manis dan gula merah. Nasi goreng ini juga lebih berwarna cokelat karena bumbunya.

Nasi goreng standar memiliki rasa yang lebih asin dan pedas, karena penggunaan kecap asin dan cabai. Nasi goreng ini biasanya berwarna kuning atau merah karena bumbunya.

Itulah beberapa perbedaan antara nasi goreng Jawa dengan yang standar. Keduanya sama-sama lezat dan menggugah selera. Anda bisa mencoba membuatnya sendiri di rumah dengan resep-resep yang mudah ditemukan di internet. Selamat mencoba dan selamat menikmati!

Load More