Gibran Rakabuming Raka resmi diusung oleh Partai Golkar sebagai cawapres mendampingi Prabowo Subianto di Pilpres 2024.
Semenjak beredar isu bahwa Gibran akan menjadi cawapres, banyak pihak tidak berkenan mendukung, salah satunya Ahok.
Ahok yang merupakan mantan rekan kerja Presiden Jokowi di Pemerintahan Provinsi DKI Jakarta terang-terangan mengaku bakal memiliki paslon Ganjar Pranowo dan Mahfud MD.
"Yang pasti kalau buat saya, misal Mas Gibran jadi maju (cawapres) gitu ya, ya saya pilih Ganjar sama Mahfud lah, karena lebih teruji kan," ujar Ahok, dikutip dari video yang diunggah ulang akun TikTok @infoseputarpresiden, Jumat (20/10/2023).
Menurutnya, putra sulung Presiden Jokowi itu belum memiliki pengalaman yang mumpuni di bidang pemerintahan. Pasalnya, Gibran baru dua tahunan menjadi wali kota.
"Anda jadi wali kota dua tahun tiga tahun kan belum teruji, ini mau urus negara, mau jadi presiden lho," sambungnya.
Kalau Anda belum lengkap, belum pernah di legislatif, belum pernah di eksekutif yang tingkat provinsi, Anda nggak ngerti jadi presiden nanti, ini bukan soal belajar coba-coba loh," terang Komisaris Utama PT. Pertamina itu.
Lebih lanjut, Ahok menegaskan ia tidak meremehkan anak muda. Namun baginya soal mengurus negara, harus memiliki pemahaman konstitusi.
"Ini negara sebentar lagi 300 juta penduduk kita, mana boleh kita kasih orang coba-coba. Saya tidak meremehkan anak muda ya, anak muda bisa lebih kreatif gitu ya, tapi bicara negara harus ngerti konstitusi," jelas Ahok.
Baca Juga: Hina Gibran Rakabuming Punya Wajah Berbau Neraka, Akun Ini Berujung Dikuliti Netizen
Pernyataan Ahok itu sontak saja menuai beragam respons netizen. Banyak yang setuju dan merawa terwakili dengan jawaban Ahok.
"Betul apa kata pak ahok mending pilih ganjar sdah pasti," komentar salah satu netizen.
"Alasan yg tepat di sampaikan Ahok..negara bukan utk main main," tambah yang lain.
"Betull...mas Gibran 10 tahun lgi lh...jdi gubernur dulu lah," sahut yang lain.
"Ahok realistis," tambah netizen lain.
Tag
Berita Terkait
Terpopuler
- 10 HP Murah Memori 128 GB dan Kamera Bening di Bawah Rp1,5 Juta untuk Multitasking
- Dicukur Timnas Indonesia 5-1, Pemain Naturalisasi Kamboja Jadi Sasaran Kemarahan Fans
- 7 HP Murah Spesifikasi Terbaik di Bawah Rp2 Juta, Kamera 108 MP hingga NFC
- Bukan Sekadar Urusan Nasi Uduk di Matraman, 'Waspada Skenario Kerusuhan Agustus 2026'
- 9 Rekomendasi Lipstik Tahan Lama yang Cocok untuk Kulit Sawo Matang
Pilihan
-
Hukum Tak Mampu Meyakinkan Publik, Main Hakim Sendiri Jadi Jalan Pintas
-
Rupiah Jebol ke Rp18.083 per Dolar AS, Terpuruk Paling Dalam di Asia usai Perry Warjiyo Mundur
-
Adik Kim Jong un ke Indonesia Cs: Hei Antek-antek Asing, Stop Jadi Corong Bayaran AS
-
Melania Trump Hendak Dibunuh saat Belanja Baju, Ada 'Orang Dalam' Berkhianat
-
Bayi 'Putri Duyung' Lahir di OKI, Apa Itu Sirenomelia yang Membuat Kakinya Menyatu?
Terkini
-
Pertamina EP Adera Sambung Harapan Anak Putus Sekolah Lewat Program Sekolah Kembali
-
Apa Itu Aplikasi AMPERA 24/7? Kini Warga Palembang Bisa Akses Layanan Polisi dari Ponsel
-
Murid Mengeluh Sepatunya Mengganjal saat Dipakai Sekolah, Isinya Diduga Paket Sabu
-
5 Fakta Mahasiswa KKN Tenggelam di Sungai Rawas, Perahu Terbalik Usai Tabrak Kayu
-
Ada Apa di Kejari Kabupaten Bogor? Kasi Pidsus Mendadak Dipanggil Kejagung
-
Pemenuhan Gizi Jadi Fondasi Tumbuh Kembang Anak, Ini yang Harus Diketahui Orang Tua
-
Dari Gudang hingga Rumah, Begini Perjalanan Produk Sebelum Sampai ke Tangan Konsumen
-
Ancaman Belum Usai: Sosiolog UNJ Ingatkan Bentrokan Matraman Rawan Dibajak Isu SARA
-
Tuntas Uji Coba 3 Bulan, Pemkab Bogor Godok Rute Baru Bus Listrik Bojong Gede - Exit Tol Citeureup
-
Ditahan KPK, Moch Mahrus Suap Anggota DPR Rp1,5 Miliar demi Raih Hibah Pokmas Jatim