Ananda Soebandono, kakak kandung Alyssa Soebandono, tiba-tiba menjadi perbincangan hangat di media sosial setelah mengungkapkan keputusannya untuk meninggalkan agama Islam dan memeluk Kristen. Dalam sebuah video yang beredar di TikTok, Ananda menceritakan tentang reaksi keluarganya saat ia mengambil langkah berani ini.
Dalam video tersebut, Ananda dengan jujur mengakui bahwa awalnya keluarganya merespons dengan penolakan terhadap keputusannya. Dia menceritakan, "Mereka tidak terima, banyak penolakan. Tetapi, saya yakin bahwa Tuhan Yesus baik walaupun perkataan dari keluarga saya itu menyakitkan hati saya. Sangat tidak setuju dengan pilihan saya sampai ada caci maki, ada kebencian."
Untuk menghindari konflik yang lebih besar dengan keluarganya, Ananda akhirnya memutuskan untuk meninggalkan rumah dan hidup sendiri. Namun, orangtua Ananda merasa khawatir dan bahkan mencari bantuan dari orang-orang bijak untuk mencarinya.
Ananda menjelaskan, "Saya ngekos. Jaga jarak dengan keluarga. Saat saya menjaga jarak, orangtua mencari saya. Sampai orangtua itu bilang ke orangtua saya, dia tidak bisa melihat hati saya karena hati saya gelap."
Namun, pada suatu waktu, Ananda akhirnya bertemu dengan ayahnya. Saat itu, mereka berbicara dari hati ke hati, termasuk membahas keputusan Ananda untuk berpindah agama. Akhirnya, sang ayah berusaha untuk menghormati pilihan anaknya dan memberikan pesan yang mendukung.
Ananda menceritakan momen tersebut dengan haru, "Akhirnya ketemu (ayah), ngobrol gue ceritain kenapa gue bisa memutuskan menerima Tuhan Yesus. Ada kata-kata ayah yang tajam banget, 'Nanda, no matter what, I still love you, you are my son. Kalau ini hubungan kamu dengan Tuhan, lanjutkan'. Dan di situ gue nangis, 'Terima kasih Tuhan', keluarga gue bisa nerima siapa gue sekarang."
Berita Terkait
Terpopuler
- 10 HP Murah Memori 128 GB dan Kamera Bening di Bawah Rp1,5 Juta untuk Multitasking
- Dicukur Timnas Indonesia 5-1, Pemain Naturalisasi Kamboja Jadi Sasaran Kemarahan Fans
- 7 HP Murah Spesifikasi Terbaik di Bawah Rp2 Juta, Kamera 108 MP hingga NFC
- Bukan Sekadar Urusan Nasi Uduk di Matraman, 'Waspada Skenario Kerusuhan Agustus 2026'
- 9 Rekomendasi Lipstik Tahan Lama yang Cocok untuk Kulit Sawo Matang
Pilihan
-
Hukum Tak Mampu Meyakinkan Publik, Main Hakim Sendiri Jadi Jalan Pintas
-
Rupiah Jebol ke Rp18.083 per Dolar AS, Terpuruk Paling Dalam di Asia usai Perry Warjiyo Mundur
-
Adik Kim Jong un ke Indonesia Cs: Hei Antek-antek Asing, Stop Jadi Corong Bayaran AS
-
Melania Trump Hendak Dibunuh saat Belanja Baju, Ada 'Orang Dalam' Berkhianat
-
Bayi 'Putri Duyung' Lahir di OKI, Apa Itu Sirenomelia yang Membuat Kakinya Menyatu?
Terkini
-
Pertamina EP Adera Sambung Harapan Anak Putus Sekolah Lewat Program Sekolah Kembali
-
Apa Itu Aplikasi AMPERA 24/7? Kini Warga Palembang Bisa Akses Layanan Polisi dari Ponsel
-
Murid Mengeluh Sepatunya Mengganjal saat Dipakai Sekolah, Isinya Diduga Paket Sabu
-
5 Fakta Mahasiswa KKN Tenggelam di Sungai Rawas, Perahu Terbalik Usai Tabrak Kayu
-
Ada Apa di Kejari Kabupaten Bogor? Kasi Pidsus Mendadak Dipanggil Kejagung
-
Pemenuhan Gizi Jadi Fondasi Tumbuh Kembang Anak, Ini yang Harus Diketahui Orang Tua
-
Dari Gudang hingga Rumah, Begini Perjalanan Produk Sebelum Sampai ke Tangan Konsumen
-
Ancaman Belum Usai: Sosiolog UNJ Ingatkan Bentrokan Matraman Rawan Dibajak Isu SARA
-
Tuntas Uji Coba 3 Bulan, Pemkab Bogor Godok Rute Baru Bus Listrik Bojong Gede - Exit Tol Citeureup
-
Ditahan KPK, Moch Mahrus Suap Anggota DPR Rp1,5 Miliar demi Raih Hibah Pokmas Jatim