Metro, Suara.com- Forum Masyarakat Selatan Barat (Sebar) menggelar pelatihan pembuatan tas anyaman bagi para anggotanya di Sekretariat Sebar, Minggu (8/1/2022).
Keua Sebar Pur mengatakan pelatihan yang diikuti para Srikandi Sebar ini menghadirkan Titi anggota Srikandi Sebar untuk berbagi keterampilan dan pengalaman pembuatan tas berbahan eceng gondok kepada para anggota lainnya.
"Pelatihan ini diberikan kepada pada anggota Sebar untuk meningkatkan keterampilan anggota yang harapannya dapat membantu meningkatan pendapatan keluarga,"ujar Pur.
Pur menambahkan bahwa Forum Sebar berusaha terus aktif dalam kegiatan di bidang sosial lainnya. Forum Sebar juga mengirimkan anggotanya untuk terlibat dalam kerja-kerja pelestarian cagar budaya.
"Kemarin sudah kirim anggota untuk bantu membersihkan rumah wedana, tukangnya yang sekarang membantu kerja disana juga itu angota Sebar,"ungkapnya.
Sementara Titi mengatakan bahwa tas anyaman ini berbahan eceng gondok yang dikeringkan untuk kemudian dianyam lalu dijemur sebelum dibentuk ke berbagai produk.
Ia menambahkan bahwa selama ini pembuatan masih tergantung dari pemesanan dan pemasaran mengunakan media sosial seperti Facebook, Instagram, dan Whatsapp.
"Harga jual produk tas ini antara 10.000-100.000, sehari rata-rata bisa membuat dua buah, sambil mengisi waktu luang dan bisa untuk menambah pendapatan keluarga,"jelasnya.
Pelatihan yang diikuti oleh belasan anggota Sebar ini sendiri dihadiri oleh Pembina Sebar Syachri Ramadhan. Pria yang baru saja dilantik menjadi Kepala BPPRD Metro ini sendiri mengapresiasi kegiatan pelatihan ekonomi kreatif semacam ini.
Baca Juga: Bangkitkan UMKM, Forum Sebar Gelar Sosialisasi KUR dan Pembuatan NIB
"Ini juga bagian dari ekonomi kreatif yang dapat dikembangkan, dipromosikan bersama-sama untuk peningkatan perekonomian anggota Sebar khususnya dan mendukung program pembentukan sentra-sentra ekonomi di Kelurahan dan kampanye Metro Bangga Beli,"pungkasnya.
Terpopuler
- 10 HP Murah Memori 128 GB dan Kamera Bening di Bawah Rp1,5 Juta untuk Multitasking
- Dicukur Timnas Indonesia 5-1, Pemain Naturalisasi Kamboja Jadi Sasaran Kemarahan Fans
- 7 HP Murah Spesifikasi Terbaik di Bawah Rp2 Juta, Kamera 108 MP hingga NFC
- Bukan Sekadar Urusan Nasi Uduk di Matraman, 'Waspada Skenario Kerusuhan Agustus 2026'
- 9 Rekomendasi Lipstik Tahan Lama yang Cocok untuk Kulit Sawo Matang
Pilihan
-
Hukum Tak Mampu Meyakinkan Publik, Main Hakim Sendiri Jadi Jalan Pintas
-
Rupiah Jebol ke Rp18.083 per Dolar AS, Terpuruk Paling Dalam di Asia usai Perry Warjiyo Mundur
-
Adik Kim Jong un ke Indonesia Cs: Hei Antek-antek Asing, Stop Jadi Corong Bayaran AS
-
Melania Trump Hendak Dibunuh saat Belanja Baju, Ada 'Orang Dalam' Berkhianat
-
Bayi 'Putri Duyung' Lahir di OKI, Apa Itu Sirenomelia yang Membuat Kakinya Menyatu?
Terkini
-
Murid Mengeluh Sepatunya Mengganjal saat Dipakai Sekolah, Isinya Diduga Paket Sabu
-
5 Fakta Mahasiswa KKN Tenggelam di Sungai Rawas, Perahu Terbalik Usai Tabrak Kayu
-
Ada Apa di Kejari Kabupaten Bogor? Kasi Pidsus Mendadak Dipanggil Kejagung
-
Pemenuhan Gizi Jadi Fondasi Tumbuh Kembang Anak, Ini yang Harus Diketahui Orang Tua
-
Dari Gudang hingga Rumah, Begini Perjalanan Produk Sebelum Sampai ke Tangan Konsumen
-
Ancaman Belum Usai: Sosiolog UNJ Ingatkan Bentrokan Matraman Rawan Dibajak Isu SARA
-
Tuntas Uji Coba 3 Bulan, Pemkab Bogor Godok Rute Baru Bus Listrik Bojong Gede - Exit Tol Citeureup
-
Ditahan KPK, Moch Mahrus Suap Anggota DPR Rp1,5 Miliar demi Raih Hibah Pokmas Jatim
-
Kebakaran Lahan Meluas ke Pemukiman, BPBD Cianjur Minta Warga Waspadai Puntung Rokok
-
140 Titik di Banten Darurat Air Bersih