Kelanjutan dari perang sarung Jatipulo yang minta korban nyawa adalah pencarian pelaku oleh Polres Metro Jakarta Barat.
Saat sahur di awal bulan Ramadan, Kamis (23/3/2023) terjadi perang sarung antarpemuda di kawasan Jatipulo, Palmerah, Jakarta Barat. Sarung yang mestinya menjadi bagian dari peranti ibadah malah disalahgunakan. Dimodifikasi sedemikian rupa sehingga saat dikibaskan mampu membuat pihak terluka hingga meregang nyawa.
Dikutip dari kanal News Suara.com, korban bernama Muhamad Jatmico mengalami penusukan saat perang sarung. Hingga akhirnya meninggal dunia. Polisi Resor Metro Jakarta Selatan atau Polres Metro Jakbar berhasil meringkus satu tersangka saat berada di Apartemen Cengkareng, dan satu lagi di Jawa Barat.
Kapolres Metro Jakarta Barat, Kombes Pol M Syahduddi mengatakan menyatakan ada dua tersangka, dengan inisial L alias K (18) dan U yang melakukan tindakan kriminal dalam perang sarung. Keduanya memiliki peran yang berbeda dalam menghabisi korban.
Tersangka L alias K berperan menghajar korban menggunakan paralon berbentuk celurit.
"U yang menyabetkan celurit ke bagin bawah ketiak korban, hingga korban tewas," jelas Kombes Pol M Syahduddi di Mapolres Jakbar, Selasa (28/3/2023).
Dalam penangkapannya, edua tersangka ini ditangkap di dua tempat berbeda. L alias K, dan seorang rekannya yang berinisial M alias I ditangkap di Kampung Pasir Madin, Desa Kalomg Liud, Kecamatan Nanggung Bogor, Jawa Barat.
Kemudian, tersangka U di tempat pacarnya, Apartemen Puri Orcard, Cengkareng, Jakarta Barat.
"Dari tangan pelaku, kami dapati juga celurit yang dipergunakan pelaku dalam aksinya," tandas Kombes Pol M Syahduddi.
Guna mempertanggungjawabkan perbuatannya, pelaku dijerat dengan pasal 170 KUHP ayat 2 ke 3, tentang Pengeroyokan, yang menyebabkan kematian, dan atau pasal 354 ayat 2 tentang Penganiayaan berat. Keduanya terancam dengan ancaman hukuman penjara paling lama 12 tahun penjara.
Berita Terkait
-
Perang Sarung Berdarah di Hari Pertama Puasa, Polisi Tangkap 2 Pembunuh Jatmico Pemuda Palmerah Jakbar
-
Fenomena Perang Sarung: Dahulu dan Sekarang Berbeda, Dijadikan Momen Tawuran Bulan Ramadan
-
Dipicu Tarung Sarung, Kasus Klitih di Jogja Meningkat
-
Diduga Akan Perang Sarung 6 Remaja Ditangkap di Gamping, Kapolsek Sebut Kebanyakan Orang Wilayah Luar Sleman
-
Aksi Kejahatan Jalanan di Bumijo Viral, Polisi Tangkap 15 Pelaku
Terpopuler
- 10 Pantangan Feng Shui Rumah yang Sebaiknya Dihindari, dari Pintu hingga Kamar Mandi
- 3 HP Xiaomi RAM 8 GB Murah di Bawah Rp1 Juta, Ini Pilihannya
- 4 Rekomendasi Merk Rice Cooker yang Awet dan Bagus untuk Pemakaian Jangka Panjang
- Napak Tilas Jejak Kolonial Londo Ireng di Makam Kherkof Purworejo
- Feng Shui Rumah Menghadap Utara, Lakukan 4 Tips Ini agar Energi Seimbang dan Bawa Hoki
Pilihan
-
Sudah Dibangun Sejak 2023, Sejauh Mana Bibit Sriwijaya Kemampo Pulihkan Hutan Sumsel?
-
Napak Tilas Jejak Kolonial Londo Ireng di Makam Kherkof Purworejo
-
100 Personel Damkar Masih Berjibaku Padamkan Kebakaran Gedung Bapenda DKI
-
Kantor Bapenda DKI Jakarta Dilalap si Jago Merah, Api Semakin Membesar
-
Bocoran Reshuffle Kabinet Agustus: Norman Joesoef Bakal Dilantik Jadi Wamenhan RI
Terkini
-
6 Tanda-Tanda Rumah Memiliki Energi Positif Chi yang Membuat Penghuni Tenang
-
Indonesia Dikelilingi Api: 107 Ribu Hektare Terbakar, Mengapa Karhutla Sulit Dipadamkan?
-
Membongkar Dosa Besar Para Anak Rantau Lewat Lagu Sesi Potret
-
1.400 Pekerja Sumsel Kena PHK, Mayoritas Tanpa Perselisihan, Ada Apa?
-
Bareng Baba Lili Tata, Kenalkan Gaya Hidup Aktif pada Anak Sambil Eksplorasi Jakarta
-
Period Poverty dalam Ketimpangan Kelas: Menggugat Hak Dasar Tubuh Perempuan
-
Derita Pekerja asal Jambi, Cacat Permanen Akibat Kecelakaan Kerja di Kampar
-
Gus Alex Didakwa Terima USD 5,2 Juta di Korupsi Kuota Haji
-
17 Caption 17 Agustus Singkat Aesthetic untuk Instagram
-
Pemulihan Ekosistem Palsu Mengintai di Balik Bencana Kebakaran Hutan dan Lahan