Ada beberapa bagian dari peran Raihaanun di Badai Pasti Berlalu yang memiliki kemiripan dan berkebalikan.
Bagi pencinta film klasik Indonesia, khususnya "Badai Pasti Berlalu" buatan 1977 yang meraih empat penghargaan di ajang Piala Citra, remake film ini pada 2007 adalah sesuatu. Dari pemeran utama Christine Hakim, Roy Marten, dan Slamet Raharjo, kemudian terjadi estafet kepada Raihaanun, Vino G Bastian, dan Winky Wiryawan. Lalu kehadiran sutradara Teguh Karya diteruskan Teddy Soeriaatmadja.
Kemunculan Raihaanun dalam film itu dipujikan. Ia digadang-gadang akan menjadi aktris bersinar. Dan pembuktiannya sudah ada, lewat sederet film yang dibintanginya kemudian.
Dalam kehidupan cintanya juga senada, perempuan bernama lengkap Siti Hafar Raihaanun Nabila, kelahiran 7 Juni 1988 ini menikah dengan sutradara dari film pertama yang dibintanginya itu, Teddy Soeriaatmadja, kelahiran 7 Februari 1975.
Meski perbedaan usia di antara mereka berdua lebih dari 10 tahun, keduanya kompak saling mengisi dan jarang mendapat sorotan negatif. Hingga hari ini, Rabu (5/7/2023) saat Pengadilan Agama Tigaraksa mengabulkan perceraian yang berkasnya didaftarkan pada 15 April 2023 dengan nomor perkara 1810/Pdt.G/2023/PA.Tgrs.
Berbagai catatan tentang Raihaanun membuat pernikahan yang dibinanya bersama sang suami kandas setelah dibina 16 tahun. Membuat sedih, karena mengingatkan kepada perannya sebagai Siska, dalam film Badai Pasti Berlalu versi remake.
Yaitu perempuan yang patah hati karena ditinggal pacarnya, menjalin kasih dengan teman abangnya, kesal karena ia dijadikan taruhan, lalu minggat bersama lelaki lain yang berkarakter licik.
Versi Raihaanun adalah kebalikannya. Ia menikah di usia 18 tahun, dan melakukan perselingkuhan lebih dari sekali. Kemudian terjerumus dalam kesukaan minuman beralkohol, yang mengingatkan pada karakter Winky Wiryawan atau Slamet Raharjo di kedua versi film Badai Pasti Berlalu.
Selain perselingkuhan dan alcoholism, dikutip dari kanal Enterntainment Suara.com, Raihaanun juga disebutkan memiliki latar belakang penyakit kejiwaan.
"Diagnosa mengidap gangguan bipolar dan harus menjalani pengobatan terus-menerus untuk membuat kondisinya stabil," bunyi keterangan dari laman Mahkamah Agung, Rabu (5/7/2023).
Sejak menjalani pemeriksaan ke psikiater pada Januari 2018, Raihaanun disebut sering meminta cerai. Ingin hidup bebas tanpa suami dan anak-anak.
Teddy Soeriaatmadja menyiapkan fasilitas rehabilitasi untuk istrinya pada saat itu, namun tidak terlaksana. Juga ingin melakukan konseling dengan Raihaanun, namun tidak dilakukan.
Akhirnya Teddy Soeriaatmadja mengajukan gugatan perceraian dan hak asuh tiga anak mereka jatuh kepadanya.
Berita Terkait
-
Pamer Foto Liburan Bersama Natasha Rizky, Desta Malah Dibilang 'Caper'
-
Desta Ngamuk Dituding Caper Gegara Liburan Bareng Natasha Rizki dan Anak Usai Bercerai
-
Liburan Bareng Usai Cerai, Panggilan Desta buat Natasha Rizki Jadi Omongan: Berasa Punya 4 Anak
-
Ari Wibowo Bongkar Kebiasaan Buruk Inge Anugrah: Belahannya Terlalu Kelihatan!
-
CEK FAKTA: Jawab Pertanyaan Najwa Shihab, Arya Saloka Akui Sudah Bercerai dengan Putri Anne
Terpopuler
- 5 Shio yang Menarik Keberuntungan 28 Juni 2026, Hari Penuh Hoki dan Kesempatan
- 4 Sepatu Kanky Terlaris di Shopee, Nyaman Dipakai Seharian Sesuai Review Pembeli
- HBL Mantiri Dikukuhkan jadi Ketua BPP PPAD Gantikan Try Sutrisno
- 5 Motor Teririt untuk Buruh dan Pelajar, Dompet Tetap Aman Meski Pakai Pertamax
- 10 Promo Sepatu Lari di Sports Station: Adidas, Reebok, dan New Balance Mulai Rp299 Ribuan
Pilihan
-
Takut PHK, Prabowo Putuskan Harga LNG untuk Industri USD 13/MMBTU
-
Sejarah! Timnas Voli Indonesia Kalahkan Korsel dan Juara AVC Mens Volleyball Cup 2026
-
Bumi Berguncang! Gempa 6,2 M Hantam Afghanistan, Getaran Terasa Hingga India
-
Perang Meletus Lagi! Iran Hantam Basis AS di Teluk, Gencatan Senjata Runtuh
-
Pelatih Timnas Iran Desak Infantino Tegas Terhadap AS: Perlakuan Mereka Buruk!
Terkini
-
Menuju Kota Global, Jakarta Kejar Target Bebas Buang Air Sembarangan
-
PAN Cilegon Pasang 8 Formatur di Tingkat DPC, Muscab Digelar Serentak
-
Jangan Terkecoh! Pendakian Gunung Merapi Masih Ditutup, Abaikan Ajakan di Medsos
-
Selvi Ananda Gibran Bersama 5.000 Ibu PKK Akan Serbu Kota Makassar
-
Organda Kota Semarang Gelar FGD, Bus Listrik Mulai Uji Coba di Trans Semarang
-
Jadi Otak Penyekapan, Bos Percetakan di Senen Perintahkan Anak Buah Pasung Kaki Korban
-
1.590 Anak Nasabah PNM Terima Beasiswa, Membuka Mimpi Keluarga Prasejahtera
-
BRI Optimalkan Dana SAL untuk Pembiayaan Produktif, Dorong Ekonomi Tumbuh Berkelanjutan
-
Dapat Tambahan Likuiditas dari Dana SAL, BRI Perkuat Dukungan bagi UMKM dan Dunia Usaha
-
Terekam CCTV, Modus Bule dan Dua Rekannya Gondol Kosmetik di Toko Palembang