Ketua Umum PSI Kaesang Pangarep menyerahkan kartu tanda anggota atau KTA secara langsung kepada beberapa anggota baru di Bandung, Jawa Barat termasuk di antaranya kepada eks bos intelijen TNI Marsekal Madya TNI Purn. Kisenda Wiranatakusumah.
Kisenda Wiranatakusumah, yang juga putra pahlawan Achmad Wiranatakusumah, sebelum purnawirawan sempat menjabat sebagai Kepala Badan Intelijen Strategis TNI.
"Pak Kisenda ini putra daerah di sini. Saya rasa seluruh masyarakat di sini kenal dengan beliau, dan kinerja beliau selama ini memuaskan. Saya rasa tidak ada salahnya memilih beliau pada tahun 2024," kata Kaesang dilansir dari Antara, Minggu (8/10/2023).
Kisenda, bernaung di bawah bendera PSI, mendaftarkan diri sebagai calon anggota DPR pada Pemilihan Umum 2024. Dalam kesempatan yang sama, Kisenda mengaku bangga dan terhormat bergabung sebagai kader PSI.
"Yang pasti bergabung ke PSI karena partai anak muda. Kalau saya lihat anak muda kontaminasinya agak kurang. Saya masih berharap partai anak muda diawaki orang-orang yang sangat idealis. Kami tahu mesin bangsa ini jalannya nanti anak-anak muda," kata Kisedan, yang lama berkarier di dunia intelijen.
Selain kepada Kisenda, pada hari yang sama Kaesang juga menyerahkan KTA kepada beberapa anggota di Babakan Sari, Kiaracondong yang merupakan basis terbesar pemilih PSI di Bandung. Penerima KTA itu salah satunya Rizki Kurniawan (26).
Rizki, yang merupakan warga Kiaracondong, mengaku bergabung menjadi kader PSI karena ingin berkontribusi pada gerakan antikorupsi yang merupakan visi partai.
Rombongan Kaesang terdiri dari sejumlah pejabat partai di antaranya Sekretaris Jenderal PSI Raja Juli Antoni dan dua anggota Dewan Pembina PSI, yaitu Isyana Bagoes Oka dan Giring Ganesha.
Setelah ke Bandung, Kaesang berangkat ke Garut pada malam ini. Terakhir, Kaesang dijadwalkan menyambangi Tasikmalaya pada Senin sore besok.
Baca Juga: Setahun Menikah, Erina Gudono Bongkar Alasan Tunda Hamil Anak Kaesang
Berita Terkait
Terpopuler
- 10 HP Murah Memori 128 GB dan Kamera Bening di Bawah Rp1,5 Juta untuk Multitasking
- Dicukur Timnas Indonesia 5-1, Pemain Naturalisasi Kamboja Jadi Sasaran Kemarahan Fans
- 7 HP Murah Spesifikasi Terbaik di Bawah Rp2 Juta, Kamera 108 MP hingga NFC
- Bukan Sekadar Urusan Nasi Uduk di Matraman, 'Waspada Skenario Kerusuhan Agustus 2026'
- 9 Rekomendasi Lipstik Tahan Lama yang Cocok untuk Kulit Sawo Matang
Pilihan
-
Hukum Tak Mampu Meyakinkan Publik, Main Hakim Sendiri Jadi Jalan Pintas
-
Rupiah Jebol ke Rp18.083 per Dolar AS, Terpuruk Paling Dalam di Asia usai Perry Warjiyo Mundur
-
Adik Kim Jong un ke Indonesia Cs: Hei Antek-antek Asing, Stop Jadi Corong Bayaran AS
-
Melania Trump Hendak Dibunuh saat Belanja Baju, Ada 'Orang Dalam' Berkhianat
-
Bayi 'Putri Duyung' Lahir di OKI, Apa Itu Sirenomelia yang Membuat Kakinya Menyatu?
Terkini
-
Pertamina EP Adera Sambung Harapan Anak Putus Sekolah Lewat Program Sekolah Kembali
-
Apa Itu Aplikasi AMPERA 24/7? Kini Warga Palembang Bisa Akses Layanan Polisi dari Ponsel
-
Murid Mengeluh Sepatunya Mengganjal saat Dipakai Sekolah, Isinya Diduga Paket Sabu
-
5 Fakta Mahasiswa KKN Tenggelam di Sungai Rawas, Perahu Terbalik Usai Tabrak Kayu
-
Ada Apa di Kejari Kabupaten Bogor? Kasi Pidsus Mendadak Dipanggil Kejagung
-
Pemenuhan Gizi Jadi Fondasi Tumbuh Kembang Anak, Ini yang Harus Diketahui Orang Tua
-
Dari Gudang hingga Rumah, Begini Perjalanan Produk Sebelum Sampai ke Tangan Konsumen
-
Ancaman Belum Usai: Sosiolog UNJ Ingatkan Bentrokan Matraman Rawan Dibajak Isu SARA
-
Tuntas Uji Coba 3 Bulan, Pemkab Bogor Godok Rute Baru Bus Listrik Bojong Gede - Exit Tol Citeureup
-
Ditahan KPK, Moch Mahrus Suap Anggota DPR Rp1,5 Miliar demi Raih Hibah Pokmas Jatim