Sebuah video yang memperlihatkan seorang guru di sebuah SMP di Kota Cimahi, Jawa Barat menampar siswanya menggunakan buku beredar di aplikasi percakapan warga dan menjadi viral.
Dari video berdurasi 20 detik yang beredar, terlihat seorang guru mengenakan jilbab warna merah muda dan seragam coklat menampar siswa yang duduk di depan lapang sekolah.
Berdasarkan penelusuran, peristiwa tersebut terjadi di SMPN 1 Kota Cimahi. Adapun anak yang ditampar merupakan siswa kelas IX lantaran dipicu kesalahpahaman penilaian akhir semester (PAS).
"Kita beri sanksi disiplin sesuai PP 94 tahun 2021 tentang Disiplin ASN. Ini bentuk dari pembinaan, kalau masih mengulang baru hukuman berat," kata Kepala Disdik Kota Cimahi, Harjono, Rabu (14/12/2022).
Diketahui, kasus guru tampar siswa ini telah direkonsiliasi oleh pihak sekolah, pada Kamis 8 Desember 2022. Orangtua siswa dan guru sudah bertemu dan saling memaafkan.
Kekinian, oknum guru di SMPN 1 Cimahi itu telah mendapat sanksi dari Dinas Pendidikan setempat.
Harjono mengapresiasi langkah rekonsiliasi antar kedua belah pihak. Meski begitu pihaknya tetap menjatuhkan sanksi disiplin kepada guru sebagai bentuk pembinaan serta tak terulang di kemudian hari.
"Tetap saja (disanksi), karena ada indikasi pelanggan disiplin. Jadi rekonsiliasi merupakan tindakan personal, tapi persoalan profesionalisme tetap harus ditempuh," jelasnya.
Harjono menilai selain Dinas Pendidikan, organisasi profesi seperti PGRI bisa ikut terjun untuk melihat apakah tindakan tersebut melanggar etik atau tidak. Jika melanggar, bisa saja guru tersebut juga dapat sanksi etik dari organisasi profesi.
Baca Juga: Ganjar Larang Penggunaan Petasan di Malam Tahun Baru 2023: Membahayakan!
"PGRI mestinya turun, apakah tindakan itu melanggar etik profesi atau tidak, berdasarkan pengakuannya itu untuk mendisiplinkan anak, nah apakah cara seperti itu dibenarkan secara etik atau tidak," tutur Harjono.
Guna mengantisipasi tindak perundungan serta aksi kekerasan di lingkungan sekolah, Disdik Cimahi berencana sosialisasi sistem disiplin positif, yakni sebuah cara untuk mendisiplinkan siswa tanpa kekerasan.
"Saya akan sosialisasikan disiplin positif di lingkungan sekolah. Artinya bagimana caranya mendisplinkan siswa tanpa mencederai dan melukai," tandasnya.
Berita Terkait
-
Study Tour ke Bali, Viral Sejumlah Siswa SMP Kesurupan, Karena Berlaku Kurang Pantas di Tempat Suci?
-
Hubungan Sudah Mesra, Kapan Ridwan Kamil Bakal Umumkan Dirinya Resmi Jadi Kader Partai Golkar?
-
Sudah Dianggap Jadi Warga, Ridwan Kamil Masih Tutup Rapat Kapan Ia Bakal Pamerkan KTA Partai Golkar Miliknya
Terpopuler
- Lirik Lagu 'MBG Mas Bahlil Ganteng' yang Viral, Lengkap Asal Usulnya
- 7 HP Midrange Serasa Flagship 2026: Spesifikasi Premium dan Performa Juara
- 5 HP Realme RAM 12 GB dan Kamera Jernih Paling Murah Mulai Rp2 Jutaan
- 3 HP Android dengan Kualitas Kamera Selevel iPhone 17 Pro Max, Cocok untuk Bikin Konten
- 4 Sepatu Nike Tanpa Tali Serbaguna: Nyaman untuk Olahraga, Praktis buat Jalan Santai
Pilihan
-
Bos Nvidia Serobot Antrean Jagung Bakar dengan Traktir Semua Pembeli, Egois atau Dermawan?
-
BREAKING NEWS! Persija Resmi Tidak Perpanjang Kontrak Mauricio Souza
-
Eks Wamenaker Noel Ebenezer: Hukum Mati Saja Saya!
-
Staf Ahli Gubernur Kaltim Bawa-Bawa Status 'Cucu Nabi' demi Redam Demo Massa
-
Cara Buka Tabungan Pesirah Bank Sumsel Babel dari HP, Tak Perlu Antre di Bank
Terkini
-
3 Sepatu New Balance Tanpa Tali, Bantalan Nyaman untuk Jalan Kaki Jauh
-
Pertamina Drilling dan Halliburton Indonesia Sepakat Jalin Kerja Sama Strategis
-
Ada 2 Tanggal Merah di Bulan Juni 2026, Ini Daftarnya Sesuai SKB 3 Menteri
-
Kasus Pencabulan di Ponpes Pekalongan, Polisi Siapkan Safe House, Korban Lain Diminta Melapor
-
Raja Menit Bermain: 3 Penggawa Timnas Indonesia dengan Jam Terbang Tertinggi di Eropa
-
Wuling Daftarkan Air EV Versi Empat Pintu Ramaikan Segmen Mobil Listrik Murah
-
TANK CHAIR Siap Tayang 2026, Anime Sci-Fi Penuh Aksi Brutal Umumkan Cast Utama
-
40 Kode Redeem FF Terbaru 28 Mei 2026: Cek Event Pinky Sembari Tukar Token Universal
-
Tak Sekadar Bawa Tumbler, Riset Ungkap Aksi Iklim Paling Berdampak: Apa Saja?
-
4 HP Redmi Note 17 Lolos Sertifikasi: Pakai Snapdragon Anyar, Baterai 7.000-10.000 mAh