/
Senin, 28 Agustus 2023 | 16:48 WIB
Peti Jenazah Imam Masykur, Pemuda Aceh Dianiaya Paspampres. ([Instagram @hotmanparisofficial])

Imam Masykur (25), pemuda asal Desa Mon Keulayu, Kecamatan Gandapura, Kabupaten Bireuen, Aceh, ditemukan tewas di Sungai Cibogo, Karawang, Jawa Barat, pada Jumat, 18 Agustus 2023.

Imam tewas setelah diculik hingga dianiaya oknum Paspampres berinisial Praka RM beserta dua rekannya yang lain yang juga anggota TNI.

Peristiwa awal terjadi saat korban didatangi para pelaku di toko komestik yang dijaganya pada 12 Agustus 2023 di Jalan Sandratex, Kelurahan Rempoa, Ciputat Timur, Kota Tangerang Selatan.

Danpomdam Jaya Kolonel Cpm Irsyad Hamdie Bey Anwar mengatakan penculikan dan penganiayaan pemuda Aceh itu didasari motif uang.

"(Motif) uang tebusan. Tidak saling kenal," kata Irsyad saat dikonfirmasi, Senin (28/8/2023).

Berikut fakta Imam Masykur, pemuda Aceh diculik-dianiaya oknum Paspampres hingga tewas:

1. Anggota Paspampres

Irsyad mengungkap dari ketiga tersangka, hanya Praka RM yang merupakan anggota Paspampres. Sedangkan dua lainnya anggota TNI yang berdinas di satuan lain.

"Tersangkanya yang sudah diamankan tiga orang. TNI semua ketiganya. Satu yang dari Paspampres yang lain bukan," jelasnya.

Baca Juga: 7 Hal Kasus Dugaan Oknum Paspampres Aniaya Warga Aceh hingga Tewas

2. Dua Kali Diamankan

Sebelum peristiwa 12 Agustus 2023 lalu, Imam Masykur pernah diamankan oleh oknum yang mengaku petugas. 

Warga sekitar berinisial Y mengatakan, korban pernah diamankan sekira dua bulan lalu. Namun, sehari kemudian dipulangkan lagi dan aktivitas toko kosmetik kembali dibuka.

"Sebelumnya pernah diamanin, tapi nggak tahu sama petugas mana. Sehari tutup, habis itu besoknya buka lagi," kata Yajid ditemui Senin (28/8/2023).

3. Jual Obat Keras Ilegal Berkedok Toko Komestik

Ketua RT setempat Sarif Marjaya mengatakan, banyak laporan tentang aktivitas penjualan obat daftar G atau obat terlarang yang dilakukan di toko kosmetik Imam Masykur.

Load More