Imam Masykur (25), pemuda asal Desa Mon Keulayu, Kecamatan Gandapura, Kabupaten Bireuen, Aceh, ditemukan tewas di Sungai Cibogo, Karawang, Jawa Barat, pada Jumat, 18 Agustus 2023.
Imam tewas setelah diculik hingga dianiaya oknum Paspampres berinisial Praka RM beserta dua rekannya yang lain yang juga anggota TNI.
Peristiwa awal terjadi saat korban didatangi para pelaku di toko komestik yang dijaganya pada 12 Agustus 2023 di Jalan Sandratex, Kelurahan Rempoa, Ciputat Timur, Kota Tangerang Selatan.
Danpomdam Jaya Kolonel Cpm Irsyad Hamdie Bey Anwar mengatakan penculikan dan penganiayaan pemuda Aceh itu didasari motif uang.
"(Motif) uang tebusan. Tidak saling kenal," kata Irsyad saat dikonfirmasi, Senin (28/8/2023).
Berikut fakta Imam Masykur, pemuda Aceh diculik-dianiaya oknum Paspampres hingga tewas:
1. Anggota Paspampres
Irsyad mengungkap dari ketiga tersangka, hanya Praka RM yang merupakan anggota Paspampres. Sedangkan dua lainnya anggota TNI yang berdinas di satuan lain.
"Tersangkanya yang sudah diamankan tiga orang. TNI semua ketiganya. Satu yang dari Paspampres yang lain bukan," jelasnya.
Baca Juga: 7 Hal Kasus Dugaan Oknum Paspampres Aniaya Warga Aceh hingga Tewas
2. Dua Kali Diamankan
Sebelum peristiwa 12 Agustus 2023 lalu, Imam Masykur pernah diamankan oleh oknum yang mengaku petugas.
Warga sekitar berinisial Y mengatakan, korban pernah diamankan sekira dua bulan lalu. Namun, sehari kemudian dipulangkan lagi dan aktivitas toko kosmetik kembali dibuka.
"Sebelumnya pernah diamanin, tapi nggak tahu sama petugas mana. Sehari tutup, habis itu besoknya buka lagi," kata Yajid ditemui Senin (28/8/2023).
3. Jual Obat Keras Ilegal Berkedok Toko Komestik
Ketua RT setempat Sarif Marjaya mengatakan, banyak laporan tentang aktivitas penjualan obat daftar G atau obat terlarang yang dilakukan di toko kosmetik Imam Masykur.
Berita Terkait
-
7 Hal Kasus Dugaan Oknum Paspampres Aniaya Warga Aceh hingga Tewas
-
Terungkap, Pemuda Aceh yang Tewas Dianiaya Oknum Paspampres Jual Obat Keras Ilegal Berkedok Toko Komestik
-
Gibran Sampai Turun Tangan, Ini Deretan Kasus Kekerasan yang Melibatkan Paspampres
-
Sebelum Dianiaya Oknum Paspampres hingga Tewas, Imam Masykur Pemuda Aceh Sudah 2 Kali Diamankan
-
Oknum Paspampres Aniaya Warga Aceh, Saksi: Pelaku Ngaku Petugas, Korban Dipiting
Terpopuler
- 5 Mobil Listrik Paling Murah di 2026 untuk Harian, Harga Mulai Rp60 Jutaan
- Iran Sakit Hati Kapal dan Minyak Miliknya Rp 1,17 triliun Dilelang Indonesia
- Catat Tanggalnya! Ribuan Warga Badui Bakal Turun Gunung Temui Gubernur Banten Bulan April
- 7 Sepatu Lari yang Awet untuk Pemakaian Lama, Nyaman dan Tahan Banting
- 63 Kode Redeem FF Max Terbaru 27 Maret 2026: Klaim Bundel Panther, AK47, dan Diamond
Pilihan
-
Mengamuk! Timnas Indonesia Hantam Saint Kitts dan Nevis Empat Gol
-
Skandal Rudapaksa Turis China di Bali: Pelaku Ditangkap Saat Hendak Kembalikan iPhone Korban!
-
Arus Balik Susulan, 14 Ribu Kendaraan Diprediksi Lewat GT Purwomartani Sabtu Ini
-
Fokus Timnas Indonesia, John Herdman Ogah Ikut Campur Polemik Paspor Dean James
-
Video Jusuf Kalla di Pesawat Menuju Iran adalah Hoaks
Terkini
-
Senin Terasa Berat Setelah Libur Panjang? Ini Fenomena Bare Minimum Monday yang Lagi Viral
-
Utang Puasa atau Syawal Dulu? Ini Jawaban Ulama yang Banyak Dicari Umat Muslim
-
Tren Baru Pasca Lebaran: Loud Budgeting, Cara Jujur Ngaku Lagi Bokek Tanpa Malu
-
Hingga Malam Ini, 1,1 Juta Pemudik Padati Bakauheni, Kendaraan Ikut Melonjak
-
PP Tunas Mulai Diterapkan, Banyak Kasus Anak Berawal dari Medsos Tanpa Pengawasan
-
Sinopsis Film Emmy, Angkat Kisah Emmy Saelan: Pahlawan Perempuan Makassar
-
ASN Jawa Timur Resmi WFH Setiap Hari Rabu, Kenapa Pilih di Tengah Pekan Ya?
-
Dua 'Pesawat Super' Milik AS Hancur, Kekuatan Militer Iran Kejutkan Dunia
-
Dari Nostalgia Rasa ke UMKM Sukses, D'Kambodja Heritage Tumbuh Bersama Dukungan BRI
-
Menghidupkan Kenangan Lewat Rasa, D'Kambodja Jadi Ikon Kuliner Semarang Berkat Dukungan BRI