Tiap memasuki bulan September, publik kerap mendapat informasi bohong alias hoax seputar Partai Komunis Indonesia (PKI).
Salah satunya sebuah video yang beredar di laman Facebook soal PKI dan Ganjar Pranowo.
Akun Facebook Kgs Badar Bae unggah ulang video yang bersumbar dari SnackVideo. Di video akun Snackvideo @kresnasakti terdapat potongan klip politis PDI P Adian Napitupulu tengah berikan orasi untuk mendukung Ganjar Pranowo di Pilpres 2024.
Namun narasi di video itu menyebutkan soal anak PKI tersemat pada klip tersebut.
"pdip tukang bohong. Ingat Wadas, woy anak PKI.. ganjar pranowo itu pemimpin yang gagal urus Jawa Tengah," tulis narasi yang tersemat di tengah klip tersebut.
Sementara akun Facebook Kgs Badar Bae menuliskan narasi serupa pada caption unggahan video tersebut.
"Anak keturunan PKI teriak-teriak untuk memenangkan ganjar pranowo, eh dia lupa bahwa ganjar pranowo itu punya masalah dengan masyarakat desa wadas Jawa Tengah yang masyarakatnya di gusur bila menolak akan di laporkan ke polisi,"
Faktanya, klip yang diunggah akun Facebook dan Snackvideo itu tidak berisi penjelasan apapun soal anak PKI. Tidak disebutkan siapa anak PKI yang dimaksud, apakah Adian Napitupulu atau Ganjar Pranowo.
Faktanya, kedua politis PDI P tersebut bukan berlatarbelakang keluarga PKI.
Baca Juga: Nama Pj Gubernur Jawa Tengah Pengganti Ganjar Pranowo Ditentukan Pekan Ini
Ayah Adian ialah Ishak Parluhutan Napitupulu, mantan Kepala Kejaksaan Negeri di sejumlah kota, di antaranya di Kotamobagu, Barabai, dan Kupang.
Ayah Adian wafat pada tahun 1981 ketika ia bekerja di Kejaksaan Agung di Jakarta.
Faktanya, ayah Ganjar Pranowo, Parmudji Pramudi Wiryo merupakan seorang polisi dan sempat ditugaskan dalam operasi penumpasan gerakan PRRI di Sumatra Tengah (Sumatra Barat, Riau, dan Jambi sekarang).
Kesimpulan, video dengan narasi anak PKI teriak-teriak menangkan Ganjar Pranowo di Pilpres 2024 ialah informasi bohong alias hoax.
Berita Terkait
-
Tidak Pernah Juara, Shin Tae-yong Resmi Dipecat Digantikan Indra Sjafri, Benarkah?
-
Meski Masih Percaya Prabowo, PKB Ancam Hengkang dari Koalisi jika Gerindra Ingkari Komitmen
-
Nama Pj Gubernur Jawa Tengah Pengganti Ganjar Pranowo Ditentukan Pekan Ini
-
Usai Dinaturalisasi Malaysia, Saddil Ramdani Langsung Bongkar Kelemahan Timnas Indonesia, Benarkah?
-
Wasit Hiroki Kasahara Ngaku Zalimi Timnas Indonesia U-23, Vietnam Pasrah Final Piala AFF U-23 2023 Diulang, Benarkah?
Terpopuler
- Rumor Cerai Nia Ramadhani dan Ardi Bakrie Memanas, Ini Pernyataan Tegas Sang Asisten Pribadi
- 5 Sepeda Murah Kelas Premium, Fleksibel dan Awet Buat Goweser
- 5 HP Murah RAM Besar di Bawah Rp1 Juta, Cocok untuk Multitasking
- 5 City Car Bekas yang Kuat Nanjak, Ada Toyota hingga Hyundai
- Link Epstein File PDF, Dokumen hingga Foto Kasus Kejahatan Seksual Anak Rilis, Indonesia Terseret
Pilihan
-
Viral Dugaan Penganiayaan Mahasiswa, UNISA Tegaskan Sanksi Tanpa Toleransi
-
5 HP RAM 8 GB untuk Multitasking Lancar Harga Rp1 Jutaan Terbaik Februari 2026
-
Ivar Jenner Gabung Dewa United! Sudah Terbang ke Indonesia
-
3 Emiten Lolos Pemotongan Kuota Batu Bara, Analis Prediksi Peluang Untung
-
CV Joint Lepas L8 Patah saat Pengujian: 'Definisi Nama Adalah Doa'
Terkini
-
Keamanan Siber Indonesia Masuki Babak Baru, Konvergensi IT dan OT Jadi Sorotan
-
Gunung Marapi Erupsi 25 Detik, PGA Ingatkan Ancaman Lahar Dingin di Sumbar
-
Harga Veloz Hybrid Alami Kenaikan di IIMS 2026, Termurah Rp 303 Juta
-
6 Fakta Kasus Kekerasan Mahasiswa UNISA Yogyakarta, Pelaku Diduga Anak Kades Bima
-
Wawalkot Medan Zakyuddin: Bersih Itu Sudah Kewajiban, Terus Dirutinkan
-
Investasi SDM Jepang di Bogor, Brexa Targetkan Kirim 4.000 Tenaga Kerja Profesional Tahun Ini
-
Jordi Amat Solid, Rafael Struick Masih Tumpul: Bedah Rapor Bintang Timnas di Super League
-
Lakukan Operasi Senyap di Bea Cukai, KPK Amankan 17 Orang
-
Fakta Mayat Perempuan Tak Utuh di Pesisir Selatan: Diduga Istri Siri Curanmor, Tubuh Dimakan Biawak
-
Mengulas The Psychology of Money: Pelajaran yang Jarang Diajarkan di Sekolah