Dua pemain Egy Mauulana Vikri dan Edo Febriansah dipastikan tidak akan bermain ketika timnas Indonesia melawan Irak di Kualifiikasi Piala Dunia 2026.
Timnas Indonesia melawan Irak pada hari ini, Kamis (16/11/2023). Pertandingan ini digelar di Basra International Stadium.
Shin Tae-yong membawa 25 pemain skuad Garuda ke Irak. Namun, ada dua nama yang tidak diikutsertakan dalam pertandingan menghadapi Singa Mesopotamia.
Keduanya adalah Egy Maulana Vikri serta Edo Febriansah. Nama mereka hilang dari pengumuman skuad di Instagram PSSI.
Usut punya usut, dicoretnya Egy dan Edo karena mengacu dari reguliasi yang hanya memperbolehkan setiap tim mendaftarkan 23 pemain saja. Alhasil Shin Tae-yong mencoret pemain Dewa United dan Persib Bandung itu.
"Karena cuma bisa daftarkan 23 nama, da pemain harus ditinggal dan dipastikan tidak bermain menghadapi Irak. Mereka adalah Egy Maulana Vikri dan Edo Febriansah," tulis laporan akun @garudafansbook.
Meski begitu, belum diketahui apakah Egy dan Edo akan dipakai melawan Filipina. Atau mereka tetap tidak didaftarkan.
Pasalnya setelah melawan Irak, tim Merah Putih bakal menantang Filipina di Rizal Memorial Stadium. Laga ini dijadwalkan pada 21 November 2023.
Baca Juga: Hitung-hitungan Timnas Indonesia U-17 Lolos Peringkat 3 Terbaik, Peluangnya Besar?
Berita Terkait
-
Nama Egy Maulana Vikri Mendadak Hilang dari Skuad Timnas Indonesia jelang Lawan Irak, Ada Apa?
-
Shin Tae-yong Coret 2 Pemain Jelang Duel Timnas Indonesia Lawan Irak
-
Timnas Indonesia Ditantang Duel Irak, Egy Maulana Vikri Akui Sudah Pelajari Kekuatan Lawan
-
Shin Tae-yong Bikin Pengamat Sepak Bola Bertanya-tanya jelang Kualifikasi Piala Dunia 2026
-
51 Gol di First Round Kualifikasi Piala Dunia 2026 Zona Asia, 12 Gol Dicetak Pemain Timnas Indonesia
Terpopuler
- Jakarta Siap Pungut Pajak Mobil Listrik Tahun Ini, Kendaraan Mewah Kena hingga 75% PKB
- Dokter Tifa Menang, Sidang Kasus Ijazah Jokowi Resmi Dihentikan
- 6 Shio Paling Beruntung pada 23 Juli 2026, Keberuntungan Memihak
- 5 Warna Lipstik Wardah untuk Bibir Hitam dan Kulit Sawo Matang
- Resmi Daftar Kemenkum, Partai Gerakan Rakyat Pastikan Usung Anies Baswedan Capres
Pilihan
-
Febrie Adriansyah Resmi Ditahan Kejagung, Teriak Kriminalisasi Saat Digiring ke Mobil Tahanan
-
Takut Lumpuh, Hotman Paris Pilih Mundur Jadi Pengacara Febrie Usai Pijit di Bojong Gede Tak Mempan
-
Saraf Terjepit, Hotman Paris Putuskan Mundur Jadi Kuasa Hukum Eks Jampidsus Febrie Adriansyah
-
Dokter Tifa Menang, Sidang Kasus Ijazah Jokowi Resmi Dihentikan
-
Menang Lima Gol, Timnas Putri Indonesia Back to Back Juara AFF Women's Cup 2026
Terkini
-
Viral Diskriminasi WNI di Bali, Imigrasi Larang 2 WNA Penyelenggara Event Lari Masuk Indonesia Lagi
-
Harga Kebutuhan Naik, Gaji Tetap: Realitas Daya Beli yang Kian Menurun
-
Arsenal Siapkan Strategi Khusus Datangkan Julin Alvarez, Viktor Gyokeres Jadi Opsi Tukar?
-
Guru Besar UII: Publik Tak Cukup Tuntut Maaf, Layak Layangkan Mosi Tidak Percaya pada Prabowo
-
Ulasan Novel Kado Terbaik: Potret Haru Perjuangan Anak Jalanan
-
Qualcomm Siapkan Snapdragon 8 Elite Gen 5 Versi Murah, Akhiri Era HP Flagship Mahal?
-
Prabowo Guyur Insentif Baru, Bea Masuk Impor MRO dan LPG Dipangkas Jadi 0%
-
Momen Febrie Adriansyah Teriak Kriminalisasi Saat Digiring ke Mobil Tahanan
-
The Da Vinci Code: Misteri, Simbol, dan Sejarah yang Memancing Rasa Penasaran
-
Heboh Kasus Pencabulan Anak SD Yatim Piatu di Sumut, Guru ASN Wajib Disanksi Berat jika Terbukti