Suara.com - Kyai Haji (KH) Abdul Wahab Hasbullah merupakan pendiri organisasi Nahdlatul Ulama. Ia dikenal sebagai ulama yang memiliki pemikiran modern. Saat ini, nama Abdul Wahab sedang diperjuangkan untuk menjadi pahlawan nasional.
Menurut anggota Dewan Syuro PKB Ali Maschan Moesa, Abdul Wahab sangat layak menjadi pahlawan nasional karena kontribusi pemikirannya yang besar bagi bangsa Indonesia.
"Beliau juga pencetus ulang sekolah demokrasi, yang mendirikan sekolah kebangkitan. Dialah Ketua Syarikat Islam cabang Mekkah waktu ia masih sekolah di Mekkah," kata Ali Maschan kepada suara.com, Jumat (18/4/2014).
Abdul Wahab juga merupakan pendiri surat kabar Soeara Nahdlatul Oelama atau Soeara NO dan Berita Nahdlatul Ulama.
Salah satu upaya untuk memperjuangkan Abdul Wahab menjadi pahlawan nasional, pada tanggal 24 April 2014 nanti akan diselenggarakan seminar tentang Abdul Wahab di Universitas Nasional, Jakarta Selatan.
"Seminar ini untuk referensi institusi yang akan mengantarkan Abdul Wahab menjadi pahlawan nasional," kata Ali Maschan.
PBNU dan Gubernur Jawa Timur, kata Ali Maschan, sudah setuju untuk mengangkat Abdul Wahab menjadi pahlawan nasional.
Berita Terkait
-
Ada 100 Lebih Tokoh Diusulkan Terima Tanda Jasa dan Tanda Kehormatan
-
Sempat Dianggap Tokoh Mitos, Ini Alasan Ratu Kalinyamat Justru Ditakuti Penjajah Portugis
-
Dianggap Mitos hingga Diakui Pahlawan Nasional: Siapakah Ratu Kalinyamat?
-
Jelang HUT RI, Ikon Pahlawan Solo Ini Dipoles hingga Bersih
-
Perancang Masjid Istiqlal hingga Monas Friedrich Silaban Diusulkan Jadi Pahlawan Nasional
Terpopuler
- Gus Kikin Pimpin PBNU, Antara Satire 'Salah Dalil' hingga Guyon 'PWNU Jatim Cabang Jakarta'
- Persib Bandung vs Seoul FC dan Melbourne Victory, Mariano Peralta Kirim Psywar
- 8 Sepatu Jalan untuk Komuter KRL dan MRT yang Empuk dan Awet
- 9 Pilihan HP Infinix RAM 8GB Kelas Entry Level Harga Rp1-3 Jutaan
- Kulkas Merek Apa yang Tidak Ada Bunga Es? Ini Pilihan dan Tips agar Tak Salah Beli
Pilihan
-
Sudah dari 2023, 'Nyelang' Jadi Napas Warga Pesisir Cilincing Demi Dapatkan Air Bersih
-
Dikepung Asap Karhutla, Pesawat Menhut Raja Juli Antoni Gagal Mendarat di Pontianak
-
Santap Siang Bareng di Rusia, Prabowo Minta Maaf ke Putin Karena Hal Ini
-
Dua Bus Transjakarta Tubrukan di Pancoran, Benarkah Sopir Mengantuk karena Cuti Duka Ditolak?
-
Bikin Cemas! Pesawat Garuda Indonesia Pecah Ban Angkut 156 Penumpang
Terkini
-
Bukan Hanya Pangan dan Tempat Tinggal, Ini Kebutuhan Utama Warga Terdampak Gempa NTT
-
Pertama Kali Donor Darah? Simak Panduan dan Persiapannya dari Aksi Indodana Finance-KSDD
-
Karhutla Masuk Area Konsesi, Lebih dari 10 Perusahaan Perkebunan Sumsel Diminta Klarifikasi
-
FT Timnas Indonesia U-20 vs Laos: Zahaby Gholy Cetak Brace, Garuda Muda Puncak Klasemen
-
Donald Trump Bantah Rencana Ganti Nama Selat Hormuz dengan Namanya Sendiri
-
Kebakaran Renggut Nyawa 3 Pekerja, PT Evyap Beri Bantuan dan Evaluasi Operasional
-
Karhutla Sumsel Terus Berulang, Ketimpangan Agraria Kembali Dipertanyakan
-
Dari 566 Korban Keracunan Massal Sidoarjo, Tersisa 34 Santri Masih Dirawat di RS
-
Kali Bekasi Hitam Pekat dan Berbau
-
Polisi Bongkar Jaringan Merkuri Ilegal 1 Ton Senilai Rp2,8 Miliar, Pasok Tambang Emas di 3 Wilayah