Suara.com - Kalau memang Partai Golkar hanya menargetkan calon wakil presiden (Cawapres), lebih baik mengusung Jusuf Kalla (JK) ketimbang menurunkan Aburizal Bakrie (Ical) menjadi cawapres.
Demikian disampaikan Politisi Partai Golkar Poempida Hidayatullah soal pandangannya koalisi Partai Golkar ke depan.
"Kalau memang posisi yang mau ditarget itu cawapres, Golkar sebaiknya dukung JK saja untuk jadi cawapres Jokowi. Karena secara elektabilitas JK tertinggi untuk Cawapres. Dan dengan Jokowi tinggi sebagai capres akan berpotensi menang telak di pilpres," kata Poempida dalam pesan blackberry-nya kepada suara.com, Jakarta, Minggu (11/5/2014).
"Kalau mau mengusung cawapres pun harus yang mempunyai kemungkinan menang besar," tambahnya.
Poempida mengatakan, wacana pengusungan cawapres JK itu datang dari DPP Partai Golkar. Karena itu, perlu dibawa ke Rapat Pimpinan Nasional (Rapimnas) untuk penyelesaian akhir. Rapimnas ini pun akan diselenggarakan dalam waktu dekat.
"Finalnya memang harus menunggu hasil Rapimnas yang bisa dibilang akan terjadi kejutan-kejutan," tutur Poempida.
Tag
Berita Terkait
Terpopuler
- Link Download Gratis Ebook PDF Buku Broken Strings, Memoar Pilu Karya Aurelie Moeremans
- 5 Sampo Penghitam Rambut yang Tahan Lama, Solusi Praktis Tutupi Uban
- 5 Mobil Nissan Bekas yang Jarang Rewel untuk Pemakaian Jangka Panjang
- 4 Bedak Wardah Terbaik untuk Usia 50 Tahun ke Atas, Bantu Samarkan Kerutan
- 7 Sepatu Skechers Wanita Tanpa Tali, Simple Cocok untuk Usia 45 Tahun ke Atas
Pilihan
-
John Herdman Termotivasi Memenangi Piala AFF 2026, Tapi...
-
Purbaya Sebut Bisnis Sektor Media Cerah: Saham DIGI, TMPO, dan VIVA Langsung Ceria
-
Dari 'Kargo Gelap' Garuda ke Nakhoda Humpuss: Kembalinya Ari Askhara di Imperium Tommy Soeharto
-
Tanpa Bintang Eropa, Inilah Wajah Baru Timnas Indonesia Era John Herdman di Piala AFF 2026
-
Hari Ini Ngacir 8 Persen, Saham DIGI Telah Terbang 184 Persen
Terkini
-
YLBHI Nilai RUU Penanggulangan Disinformasi Ancaman Serius Demokrasi dan Kebebasan Berekspresi
-
Iran Hubungi China, Bahas Ancaman Militer AS Pasca Manuver USS Abraham Lincoln
-
Haru Pengukuhan Guru Besar Zainal Arifin Mochtar, Tangis Pecah Kenang Janji pada Sang Ayah
-
Saksi Bantah Acara Golf di Thailand Bicarakan Penyewaan Penyewaan Kapal
-
KPAI Soroti Lemahnya Pemenuhan Hak Sipil Anak, Akta Kelahiran Masih Minim di Daerah Tertinggal
-
Prabowo Gelar Rapat Tertutup, Bahas Tambang Mineral Kritis Hingga Mobnas
-
Air Mata dan Pelukan Ibu Warnai Momen Kebebasan Laras Faizati di Rutan Pondok Bambu
-
AS Dilaporkan Siapkan Serangan Kilat ke Iran, Sikap Trump Tentukan Perang Dunia?
-
Dituding Rugikan Negara Rp2,9 Triliun, Kerry Riza: Itu Adalah Pembayaran atas Tagihan Saya
-
Dedi Mulyadi dan Willy Bongkar Sisi Gelap Gunung Emas: 70 Ribu Gurandil dan Raup 250 Kg Emas