Suara.com - Calon presiden dan wakil presiden Joko Widodo (Jokowi) dan Jusuf Kalla (JK) menginginkan Aceh lebih bermartabat. Hal itu dikatakan Ketua Umum Partai Nasional Demokrat (Nasdem) Surya Paloh dalam kampanye dialogis di Sigli, Ibu Kota Kabupaten Pidie, Provinsi Aceh, Kamis (5/6/2014).
"Kami mendukung pasangan Jokowi dan Jusuf Kalla karena mereka ingin Indonesia lebih baik dan Aceh lebih bermartabat," katanya.
Kampanye berlangsung di rumah pengusaha di Sigli dihadiri seribuan masyarakat. Kampanye tersebut juga dihadiri langsung Calon Wakil Presiden Jusuf Kalla.
Surya Paloh menyebutkan bagi pasangan Jokowi dan Jusuf Kalla, Aceh merupakan daerah modal, daerah yang memperkuat keberadaan Negara Kesatuan Republik Indonesia.
Oleh karena itu, kata dia, pasangan ini berkomitmen membangun Aceh. Komitmen ini akan ditagih jika Jokowi dan Jusuf Kalla terpilih sebagai Presiden dan Wakil Presiden RI 2014-2019.
"Aceh merupakan daerah memperkuat NKRI. Jadi, jangan pernah meragukan ketulusan rakyat Aceh memodali Bangsa Indonesia," ungkap pendiri Partai Nasdem tersebut.
Surya Paloh menyebutkan, Partai Nasdem tidak asal mendukung pasangan Joko Widodo dan Jusuf Kalla. Sebelum mendukung, Partai Nasdem melihat dan mempelajari siapa orang yang akan didukung.
"Setelah kami pelajari, JK merupakan individu yang dekat dengan siapa saja. Begitu juga dengan Jokowi. Jokowi dikenal dengan kesederhanaan," ungkap dia. (Antara)
Berita Terkait
Terpopuler
- Lipstik Merek Apa yang Tahan Lama? 5 Produk Lokal Ini Anti Luntur Seharian
- Malaysia Tegur Keras Menkeu Purbaya: Selat Malaka Bukan Hanya Milik Indonesia!
- Dexlite Mahal, 5 Pilihan Mobil Diesel Lawas yang Masih Aman Minum Biosolar
- Awas! Jakarta Gelap Gulita Besok Malam, Cek Daftar Lokasi Pemadaman Lampunya
- Warga 'Serbu' Lokasi Pembangunan Stadion Sudiang Makassar, Ancam Blokir Akses Pekerja
Pilihan
-
Jadi Tersangka Pelecehan Santri, Benarkah Syekh Ahmad Al Misry Sudah Ditahan di Mesir?
-
Kopral Rico Pramudia Gugur, Menambah Daftar Prajurit TNI Korban Serangan Israel di Lebanon
-
Ingkar Janji Taubat 2021, Syekh Ahmad Al Misry Resmi Tersangka Kasus Pelecehan Santri
-
Sebagai Ayah, Saya Takut Biaya Siluman Terus Menghantui Pendidikan Anak di Masa Depan
-
Rugikan Negara Rp285 T, Eks Dirut Pertamina Patra Niaga Alfian Nasution Dituntut 14 Tahun Bui
Terkini
-
Bukan Intervensi! Eks Penyidik: Usul KPK Capres Wajib Kader Partai Bentuk Kontribusi Pemikiran
-
Setelah 21 Tahun, Akankah Transjakarta Akhiri Era Tiket Murah Rp 3.500?
-
Misi Kemanusiaan Miss Cosmo 2025: Perkuat Akses Operasi Bibir Sumbing Gratis di Indonesia
-
Amerika Serikat Perluas Blokade Iran ke Selat Hormuz Hingga Samudra Pasifik dan Hindia
-
Perang AS - Iran Bikin Eropa Boncos, Biaya Impor Bahan Bakar Bengkak Rp 505 Triliun
-
Halalbihalal Tokoh Sumbagsel: Mendagri Tito Ajak Rumuskan Program Nyata 2027-2029
-
Gaji Jurnalis Pemula Disorot: Idealnya Rp 9,1 Juta, Faktanya Masih Banyak di Bawah UMR
-
PERKUPI Lantik Pengurus Jakarta, Tegaskan Peran Jaga Kerukunan Umat Beragama di Ibu Kota
-
Alasan KPK Dorong Capres hingga Cakada dari Kader Parpol: Demi Cegah Mahar Politik
-
Hadirkan Raisa hingga Yura Yunita, Pagelaran Sabang Merauke 2026 Siap Guncang Indonesia Arena!